Ikutilah! Lomba penulisan novel yang aneh!


Kata Bang Napi, waspadalah! Waspadalah!

Di dunia penulisan, banyak penerbit atau perusahaan tak jelas yang suka mengirim publikasi ke milis-milis, menginformasikan bahwa mereka butuh naskah, dan menerima naskah dari siapa saja.

Lucunya, mereka hanya mencantumkan alamat email, tanpa adanya identitas yang jelas (alamat, nama perusahaan, nomor telepon, dan sebagainya).

Kita bukannya curiga, tapi berhati-hati tentu penting, bukan?

Bagaimana jika naskah anda jatuh ke tangan orang yang tak jelas? Apakah dia orang baik? Apakah dia orang jahat yang hobi membajak karya orang lain? Tak ada yang bisa memastikan, bukan?

Beberapa minggu lalu, sebuah email seperti ini masuk ke milis PenulisLepas. Si pengirim mengaku dari perusahaan tertentu. Ketika ada anggota milis yang bertanya, “Ini dari perusahaan mana, adakah nomor telepon anda?” Dengan amat enteng dia menjawab, “Maaf, karena alasan tertentu kami tidak bisa memberitahukan identitas kami.”

Wah! Gile bener ini orang!

Dan kemarin, orang dengan jenis yang sama mengirimi saya email, meminta tolong untuk mempublikasikan lomba penulisan novel di situs PenulisLepas.com.

Karena dia juga tak mencantumkan identitas yang jelas, saya pun memintanya.

Tapi apa jawaban dia? Beginilah:

Maaf saya tidak bisa memberikan nomor telephone kantor kami jika untuk ditampilkan. Kami mempunyai alasan sendiri untuk tidak memberikan alamat serta nomor telephone kantor kami. Selain itu kami juga takut jika peserta mengirimkan surat ataupun menelephone kantor kami. Namun jika untuk urusan pendataan di penulislepas.com kami bisa memberikan nomor telephone kantor kami. Mohon di mengerti Pak.

Sekali lagi maaf…

Regards

Waduh, please deh! Kenapa harus takut ditelepon oleh peserta lomba? Alasan yang sangat aneh!

Dan jika dipikir-pikir, isi publikasi lomba mereka tak kalah aneh sebenarnya:

Lomba penulisan novel (jakarta)

==> ingat ya.. ada kata “jakarta” di situ

Z***** publishing mengadakan lomba penulisan novel. Perlombaan ini dapat di ikuti oleh semua kalangan. Adapun syarat2nya sbb :

1. Tema bebas

>> ya, oke kalau temanya bebas. Tapi apa tidak ditentukan novel ini untuk remaja atau anak-anak atau dewasa? jenis drama atau misteri atau komedi atau apa gitu? masa untuk lomba tak ada persyaratan seperti ini? Aneh banget!

2. Tidak mengandung SARA, pornografi, pornoaksi.

3. Panjang halaman minimal 150 halaman

===> ok deh, yang beginian sudah biasa! tak ada yang aneh.

4. Di ketik rapi 1,5 spasi, menggunakan font times new roman, 12 pt.

Kirimkan karya anda + Sinopsis + biodata lengkap via email z***** @ yahoo.com paling lambat 31 Januari 2007 (diperpanjang dari 31 November 2006).

===>> oh, kenapa harus dikirim via email? Apa mereka gak bakal mabok, jika harus membaca ratusan novel via layar komputer? Mikir dong ah! Ini adalah persyaratan lomba yang aneh bin ajaib!

Biasanya, untuk lomba novel, panitia hanya bersedia menerima naskah via pos, karena mereka sadar bahwa membaca novel via layar komputer tentu amat melelahkan. Satu novel aja bisa bikin teler. Apalagi jika mereka misalnya menerima kiriman 500 novel dari 500 peserta lomba.

busyet dah!

Pengumuman pemenang via telephone tanggal 20 Maret 2007.

===> o, berarti publik tak akan tahu tentang pengumuman ini kan? Soalkankan cuma via telepon.

Adapun hadiah2nya sebagai berikut :

===> eits… tunggu dulu..
sabar dong.

Gimana dengan nasib naskah para peserta? Akan diterbitkan di mana? bagaimana dengan royaltinya? Bagaimana dengan ini dan itunya? Kok tidak dijelaskan sama sekali?

Ini adalah informasi lomba yang aneh, sebab info yang ditampilkan sangat minim. Sangat tidak memadai. Makin mencurigakan saja!

1. Juara I mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 20.000.000, sertifikat dan mendapatkan voucher belanja 2.500.000

2. Juara II mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 15.000.000, sertifikat dan mendapatkan voucher belanja sebesar Rp 1.500.000

3. Juara III mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 10.000.000, sertifikat dan mendapatkan voucher belanja sebesar Rp 750.000

4. 3 juara harapan mendapatkan hadiah uang sebesar @ Rp 5.000.000, sertifikat. dan mendapatkan voucher belanja sebesar Rp 500.000.

>>> wow! hadiahnya gede banget! Ini adalah lomba penulisan novel dengan hadiah terbesar yang perrnah saya dengar.

Seharusnya, hadiah sebesar ini hanya mampu diberikan oleh sebuah lembaga atau perusahaan besar, dengan sponsor yang besar pula.

Dan kalau mereka memang besar, seharusnya mereka dengan bangga menunjukkan jati diri mererka. Tapi ini? Mereka malah sengaja bersembunyi.

benar-benar aneh!

Keanehan berikutnya:
mereka menyebutkan bahwa pemenang akan mendapat voucher belanja. Belanja di toko mana nih? kok tidak disebutkan?

TUnggu apa lagi!!! Kirimkan karya anda sekarang juga.

===> saya menunggu kejelasan dari anda, tahu!

PS : Tidak diadakan surat-menyurat ataupun menanyakan telephone panitia lomba, sebab Panitia lah yang akan menghubungi anda.

===> hiks. sok misterius amat sih loe!

Regard,

D*** M

===> ya, saya tahu. Itu adalah namamu. Tapi apa jabatanmu? Kenapa tidak disebutkan?

Maka saya pun membalas emailnya tersebut dengan tegas:

Jika Pak D*** tidak bersedia mencantumkan alamat dan nomor telepon, mohon maaf kami juga tidak bisa memuat publikasi dari anda.

Dan tahukah anda, apa jawaban dia? Ini dia:

Owh saya bisa mengerti. Nomor telephone perusahaan saya 031-5936***. Alamat : Jalan Perum Menur Pumpungan No ** Surabaya Timur. Namun untuk mengirimkan karya-karya cukup via email saja ya, Pak.

===> oke, untuk sementara saya lega.

Tapi eits.. tunggu dulu!!!

Di atas dia menyebutkan

Lomba penulisan novel (jakarta)

tapi kenapa dia kok memberikan alamat Surabaya? Apa maksudnya? Bisakah anda memecahkan teka-teki ini? Hihihi….

Karena penasaran, saya pun menghubungi seorang teman di surabaya (maaf, demi alasan keamanan, saya tidak bisa memberitahu nama teman tersebut. Kalau pun anda tahu, mohon untuk tidak ditulis di sini ya. SImpan di hati saja) untuk menelepon ke nomor di atas. Dia sudah menyanggupi.

Tapi karena tidak sabaran, maka barusan saya menelepon sendiri ke sana. Interlokal gitu lho. Dari warnet, habis sekitar Rp 9.200. Tapi tak apalah, demi memuaskan rasa penasaran saya.

Dan tahukah anda, apa yang saya dapatkan?

1. rumah tersebut adalah kediaman om agus dan mbak lili

2. itu adalah rumah tinggal biasa, tak ada perusahaan apapun di sana.

3. Si penerima telepon sempat menyebutkan bahwa rumah tersebut berada di kompleks mana gitu (saya lupa). Tapi yang jelas, nama kompleksnya tidak sama dengan alamat yang diberikan oleh si D***M itu.

Barusan, saya juga sudah men-trace IP address yang tercatat di email orang tersebut. Dan hasilnya adalah:

descr: PT. Broadband Multimedia, Tbk
descr: Internet Service Provider
descr: Broadband and Multimedia Services
descr: Citra Graha Building 4th Floor
descr: Jl. Gatot Subroto Kav 35-36
descr: Jakarta – Indonesia

Oh, ternyata dia pake kabelvision Jakarta.

Artinya: dia ada di jakarta, bukan surabaya!!!

Nah, sekarang, silahkan anda menyimpulkan sendiri.

Saran saya cuma satu, mirip seperti saran Bang Napi:

Kejahatan bukan hanya terjadi karena ada pelakunya, tapi bisa juga karena kita terlalu mudah percaya dan terpedaya pada ucapan atau trik jahat para penjahat tersebut.

jadi, waspadalah! Waspadalah!

Jakarta, 16 November 2006
Jonru

Lanjutan tulisan ini bisa dibaca di sini 🙂

Iklan

63 responses to “Ikutilah! Lomba penulisan novel yang aneh!

  1. ooo gitu yach.. tipsnya..

    Suka

  2. yuni nurpratiwi

    saya hobby sekalii penulis . pokoknya saya ingin sekali bisa menjadi seorang penulis-penulis yang bisa nerbitin sebuah karyanya .
    jika ada yg membantu . saya ingin sekali bisa seperti mereka . yang menyalurkan bakat saya ini .
    terima kasih

    Suka

  3. gmn c cra ikut lomba penulis novel tolong krimin cranya ya?????????

    Suka

  4. mas saya mau nanya, untuk membuat resensi,itu harus memperhatikan apa saja ? tolong bales ke email saya saja. terimakasih

    Suka

  5. terimakasih atas informasinya
    ternyata banyak penipuan dengan berbagai macam kedok
    saya sedang giat2 nya mengirimkan tulisan saya ke berbagai penerbit

    Suka

  6. Mas Jonru makasih banyak, tadinya aku pengen banget ngirim karya tulis ku lewat email kan lebih praktis, tpi stelah baca blog mas jonru aQ jd mikir2 lagi, tapi da solusi gk mas buat ngecek pa tu lomba beneran atw palsu. trus juga klo bleh minta bantuan sama mas jonru bwat menilai tulisanku di bloq atw mungkin aku kirim ke mas jonru. dan terima kasih banyak dah boleh gabung di belajar menulis online, bukunya bermanfaay banget.

    Suka

  7. LOmba menulis novelnya terakhir tanggal berapa
    truuuz ngrin alamt nya dmn ????????????

    Suka

  8. Permisi Pak Jonru
    kalau ada info lomba novel / cerpen / artikel bisa sharing infonya?
    saya sangat menghargai bantuan Pak Jonru untuk sharing ttg info novelnya

    syukron, jazakallah

    Suka

  9. pak jonru……nulis naskah fiksi d blog itu berbahaya gak sih?saya tulis cerita full hanya saja saya pisah pisah stiap bagiannya.mohon sharingnya.thks

    Suka

  10. bang apakah saya mampu mewujudkan keinginan saya tapi dalam saya yakin mampu

    Suka

  11. sedih pak mendengar berita seperti ini, keorisinalitasan suatu karya benar-benar bisa di permainkan 😦

    Suka

  12. Saya akui jika Anda memang cerdas dan bertanggung jawab terhadap keselamatan banyak orang dari aksi penipuan yang merugikan di atas. Salut mas. 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s