Webtorial Detikinet yang Aneh


Saya sadar sepenuhnya, mungkin tulisan saya kali ini bisa menjadi “iklan tidak langsung” dari perusahaan yang memasang sebuah iklan – tepatnya advertorial atawa webtorial di detikinet.com. Sebenarnya, saya sudah sejak beberapa bulan lalu membaca teks iklan yang menurut saya sangat rancu ini. Saya tergelitik untuk membahasnya, dan baru sekarang ada kesempatan.

Webtorial yang dimaksud berjudul “Power Business CD-ROM” yang mengiklankan produk dengan nama yang sama, milik Indomedia (nama perusahaan lengkapnya bahkan tidak disebutkan.

Kenapa saya katakan bahwa iklan ini rancu? Sebab antara pengantar dan kesimpulannya sama sekali tidak sinkron. Pengantarnya tentang A, tapi kesimpulannya malah tentang B.

Saya terus terang merasa heran, kenapa tim advertorial Detik.com – sebuah media yang sangat ternama di Indonesia – bisa melakukan kekeliruan seperti ini?

Berikut saya kutipkan teks lengkap dari advertorial tersebut. Saya memberikan tanda khusus pada bagian-bagian tertentu agar anda dapat menganalisisnya dengan cermat.

Webtorial Power Business CD-ROM yang aneh

Jumat , 16/02/2007 18:01 WIB
Power Business CD-ROM
Tim Webtorial – detikInet

Jakarta, Dewasa ini baik perusahaan-perusahaan lokal maupun multinasional mulai concern untuk melakukan penggalian informasi sedalam-dalamnya mengenai pelanggan mereka. Dengan makin mendekatkan diri pada pelanggan, maka perusahaan akan makin mengerti akan produk/layanan yang dibutuhkan oleh pelanggannya, sehingga target perusahaanpun tercapai dengan meningkatnya penjualan.

Ketergantungan perusahaan-perusahaan modern terhadap kekuatan informasi, kini, semakin terasa. Banyak perusahaan yang mulai menggali informasi yang sedalam-dalamnya mengenai pelanggan mereka, guna mencari peluang meningkatkan penjualannya. Gudang data pun dibangun. Ribuan atau bahkan miliaran bit data disimpan, untuk kemudian diolah guna mencari preferensi dan kebiasaan pelanggan, atau digunakan untuk memudahkan pengambilan keputusan bisnis. Tak pelak, solusi-solusi semacam business analytic dan business intelligence pun makin banyak dilirik.

Untuk mendukung kebutuhan akan informasi pelanggannya maka kebanyakan perusahaan melakukan alternatif dengan melakukan pembangunan gudang data, tetapi cost dan effort yang harus dikeluarkanpun tidak sedikit. Sehingga jalan keluarnya adalah mencari sumber data yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Data yang tidak update bisa merusak setiap aspek bisnis dari perusahaan. Di sisi layanan pelanggan, informasi buruk dan out-of-date bisa menyebabkan kegagalan promosi pemasaran dan memicu ketidakpuasan pelanggan. Di sisi rantai pasok, data produk yang buruk bisa memicu penyumbatan produksi dan memperlamban pemenuhan pesanan ke para peritel.

Manfaat yang bisa dipetik dari data yang bersih ini terbilang cukup banyak dan nyata. Data pelanggan yang lebih baik akan meningkatkan layanan pelanggan dan mengurangi risiko gagalnya promosi pemasaran. Belum lagi, peluang baru untuk melakukan cross-selling dan up-selling.

Karenanya, masalah kualitas data tersebut, dewasa ini, sudah menjadi masalah bisnis yang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Infomedia sebagai pembuat buku petunjuk telpon halaman kuning dan halaman putih, sudah seharusnya menjadi sumber dari data bisnis yang tidak saja update, tapi juga lengkap dan dapat dipercaya.

Infomedia berusaha untuk menjembatani kebutuhan perusahaan terhadap kurangnya sumber data yang dapat dipercaya dan juga kemudahan dalam mengakses data, yaitu dengan mengeluarkan produk Power Business CD ROM. Kesuksesan produk didukung dengan masih sedikitnya perusahaan yang bergerak di bisnis ini dan juga minimnya kesanggupan dari perusahaan kompetitor dalam menyediakan data yang up to date dan dapat dipercaya.

Sumber-sumber data yang kini banyak beredar di pasaran, baik berupa data bisnis maupun data residensial, kebanyakan memiliki kondisi data yang tidak dapat diandalkan baik dari segi tingkat kevalidasian maupun keabsahannya.

Beberapa pemain di industri penyediaan data-data bisnis, memberikan informasi yang cukup mendalam mengenai suatu perusahaan. Namun seberapa sering informasi tersebut di perbarui masih menjadi pertanyaan bagi para penggunanya.

Perubahan positioning yang cukup significant perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan competitive advantages dan memberikan value added yang lebih dibanding kompetitor lainnya.

Power Business CD-ROM merupakan produk Konten Infomedia yang memberikan direktori dari seluruh perusahaan yang ada di Indonesia dengan jumlah listing sebanyak 52.000 perusahaan dan jika berdasarkan alamat maka jumlah data dalam CD-ROM tersebut adalah sebanyak 130.000 data. Informasi yang diberikan selain data direktori perusahaan hasil pencarian juga terdiri dari:
– informasi direktori
o informasi group
o informasi anak perusahaan
o informasi jaringan bisnis
– informasi umum
o informasi kegiatan usaha
o informasi akses
o informasi perizinan
– informasi keuangan
o informasi asset
o informasi modal
o informasi saham
o informasi penjualan
– informasi kontak
o informasi komisaris
o informasi direksi
o informasi manajemen

Data-data tersebut diberikan berikut aplikasinya, dimana fitur-fitur yang terdapat di aplikasi antara lain;
a. Data Searching
Fasilitas untuk mencari dan menampilkan nama-nama perusahaan/kontak yang diinginkan. Hasil Searching dapat disimpan untuk digunakan baik untuk dilihat pada saat berikutnya maupun untuk digunakan pada fitur-fitur lainnya.
b. Labeling dan Mail Merge
Merupakan fasilitas untuk membuat label bagi surat-surat untuk direct mail, maupun untuk pembuatan dokumen yang disertakan.
c. Contact Management
Fasilitas untuk menyimpan informasi direktori yang diinginkan dalam suatu address book khusus (tersimpan pada lokal/hard disk) yang dapat di panggil kembali sewaktu-waktu, dan ditambahkan dengan informasi-informasi tambahan mengenai tindakan yang sudah dilakukan terhadap kontak tersebut.

Produk Power Business CD ROM dijual dengan 2 alternatif harga:
a. Power Business Platinum Edition
– Harga produk = Rp. 8.000.000,- dengan kondisi pembeli akan mendapatkan 2 (dua) kali tambahan CD ROM Power Business yang berisikan data yang telah terupdate. Jangka waktu pengambilan CD ROM tambahan tersebut berlaku selama 1 (satu) tahun sejak pembelian CD ROM Power Business tersebut.
b. Power Business Silver Edition
– Harga produk = Rp. 4.000.000,- dimana pembeli hanya mendapatkan 1 (satu) CD ROM yang dibeli tanpa mendapatkan keuntungan tambahan yaitu tanpa adanya CD ROM tambahan berisikan data yang telah terupdate.

Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service : (021) 7917 9999 (pl/pl)

Nah, coba Anda perhatikan teks yang saya beri warna biru, lalu bandingkan dengan teks yang diberi warna merah.

Teks-teks berwarna biru adalah teks yang berisi argumen tentang pentingnya sebuah perusahaan untuk memiliki data yang memadai mengenai PELANGGAN mereka.

Nah, dari argumen ini, seharusnya produk yang mereka iklankan adalah produk yang berisi data mengenai PELANGGAN.

Tapi anehnya, yang mereka iklankan (baca bagian yang diberi warna merah) justru produk yang berisi DATA PERUSAHAAN.

Nah, benar-benar tidak sinkron bukan?

Memang, “pelanggan” suatu perusahaan bisa saja perusahaan lain. Tapi jika ini memang yang dimaksud pada iklan di atas, seharusnya sejak awal ada penjelasan – atau minimal indikasi – mengenai hal tersebut. Namun saya sama sekali tidak menemukannya.

Selain itu, coba lihat fitur-fitur apa saja yang ditawarkan pada produk “CD ROM Power Business”. Fitur-fitur itu – menurut saya – sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang mereka sebutkan berikut ini (lihat naskah iklan di atas):

Banyak perusahaan yang mulai menggali informasi yang sedalam-dalamnya mengenai pelanggan mereka, guna mencari peluang meningkatkan penjualannya. Gudang data pun dibangun. Ribuan atau bahkan miliaran bit data disimpan, untuk kemudian diolah guna mencari preferensi dan kebiasaan pelanggan, atau digunakan untuk memudahkan pengambilan keputusan bisnis.

……….

Manfaat yang bisa dipetik dari data yang bersih ini terbilang cukup banyak dan nyata. Data pelanggan yang lebih baik akan meningkatkan layanan pelanggan dan mengurangi risiko gagalnya promosi pemasaran.

Coba simak kata “preferensi dan kebiasaan pelanggan” yang saya beri teks miring dan tebal di atas. Menurut saya, hal-hal seperti ini tidak akan bisa didapatkan dari data berupa informasi direktori, informasi umum, informasi keuangan, dan informasi kontak, sebagaimana yang ditulis pada ikan di atas. Preferensi dan kebiasaan pelanggan biasanya didapatkan dari hasil survey mendalam dan melalui metolologi penelitian yang cermat.

Advertorial ini sudah dimuat sejak 16 Februari 2007 lalu, sudah 3 bulan lebih. Tapi tampaknya pihak Detik.com belum menyadari kekeliruan yang mereka lakukan. Bahkan, si pemasang iklan pun mungkin tidak terlalu peduli pada hal itu. Selama produk mereka laku, mungkin mereka merasa hal-hal seperti ini tidak penting.

Tapi sebagai seorang penulis, terus terang saya merasa sangat tergelitik melihat bunyi iklan yang sangat rancu tersebut. Apalagi iklan ini katanya ditulis oleh tim advertorial detik.com, sebuah media yang sangat ternama di Indonesia.

Maaf bila tidak berkenan.

Cilangkap, 28 Mei 2007
Jonru

Iklan

2 responses to “Webtorial Detikinet yang Aneh

  1. wow .. ulasannya sangat menarik nih …
    kalo saya sebagai orang awam melihat advertorial tersebut masih sinkron-sinkron aja. mungkin kekurangannya pada advertorial tersebut tidak dijelaskan secara rinci informasi apa saja yang disajikan pada produk tersebut seperti kedalaman datanya seperti apa ? field datanya bagaimana ? dsb.
    saya yakin jika info itu dimunculkan tidak akan terjadi kesalahpahaman pada pihak pembaca iklan tersebut.
    ya ga mas …

    trim`s

    Suka

  2. Power Business CD Room..
    Jadi ingat, sekitar kamis minggu lalu saya di YM sama CS nya nawarin Produk itu. Setahu saya (lupa-lupa ingat, maaf) PB itu semacam Address Book plus info data perusahaan indonesia. Kesimpulan saya waktu itu, PB adalah alat yang berisi data informasi perusahaan seluruh indonesia (bisa di update) plus input data-data pelanggan (nama, alamat, data keuangan, dll, dll) perusahaan kita. Waktu itu sy nanya ke CS nya apa PB itu berupa Hardware (kayak PDA, komputer mini) atau hanya berupa software biasa aja. N jawabannya ndak jelas :(. Soalnya si CS ngomong diskon2 melulu.
    Kl menurut saya biarpun sudah dpt diskon (kl beli dua) harganya tetap mahal. Coba PB itu berupa hardware semisal PDA tp memiliki akses ke database infomedia nusantara.. mungkin lebih asik 🙂

    salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s