Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?


krisis globalSebagai umat beragama, tentu kita percaya bahwa Tuhan Maha Penyelamat. Hanya DIAlah yang bisa menyelamatkan manusia. Namun dalam konteks duniawi, kita juga bisa bicara soal “jaminan masa depan” atau hal-hal sejenis yang berkaitan dengan “keselamatan hidup”.

Bila ditanya pada orang tua kita, mungkin mereka berkata bahwa PENDIDIKAN-lah yang akan membuat masa depan kita lebih terjamin. Tidak heran, sebagian besar orang tua menyuruh anak-anak mereka bersekolah setinggi-tingginya, agar “masa depan mereka cerah.”

Tapi fakta membuktikan bahwa banyak juga sarjana (bahkan lulusan S3) yang menjadi pengangguran.

Fakta juga membuktikan bahwa banyak sekali orang yang kuliah di Fakultas Teknik, tapi akhirnya menjadi Staf Marketing. Atau lulusan Institut Pertanian Bogor yang menjadi wartawan.


Ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dulu ternyata tidak relevan dengan pekerjaan atau karir kita saat ini (mungkin Sarjana Kedokteran adalah satu-satunya perkecualian).

Lantas, apakah yang bisa “menyelamatkan” kita? Apakah yang bisa “menjamin masa depan” kita?

Sakti WibowoSaya akan sebutkan sebuah nama sebagai contoh: Sakti Wibowo.

Sakti Wibowo adalah seorang pengarang ngetop dari Forum Lingkar Pena (FLP). Dia hanya lulusan SMK, dan pernah bekerja sebagai kuli di pabrik roti.

Lantas, dia pun belajar menulis. Dia terus menulis. Dia mengasah KETERAMPILAN dia di bidang penulisan.

Kini, Sakti Wibowo sudah menerbitkan banyak buku. Sebagian bukunya sempat mendapat penghargaan tingkat nasional. Dia pernah bekerja sebagai redaktur di sebuah majalah berskala nasional. Dia juga pernah bekerja sebagai editor di sejumlah penerbit. Dan kini, dia juga mengelola sebuah bisnis di bidang penulisan.

Singkat cerita: Sakti Wibowo akhirnya bisa “menghidupi dirinya sendiri” (hm, dia masih bujangan), dia bisa “menjamin masa depannya”, dari KETERAMPILAN MENULIS!

Dari cerita di atas, saya yakin Anda mulai paham, bahwa yang bisa “menyelamatkan” atau “menjamin masa depan” kita bukanlah ijasah, bukan gelar kesarjanaan, bukan latar belakang akademis, bukan titel atau gelar dan seterusnya.

Yang bisa menjamin masa depan kita adalah KEAHLIAN!

Coba Anda lihat orang-orang paling sukses di dunia. Apa yang membuat mereka sukses?

Jawabannya: KEAHLIAN!

* * *

Sekarang ini masa krisis global. Perekonomian serba sulit.
Banyak PHK di mana-mana.

Mohon maaf, ini bukan doa:
Katakanlah suatu saat nanti ada orang yang harus kehilangan pekerjaan, sebagai dampak dari krisis global. Dia tidak punya keterampilan apapun. Apa yang akan bisa menjamin masa depannya pasca PHK?

Sekali lagi maaf, ini bukan doa 🙂

Tapi saya percaya, Anda bisa menarik poin penting dari masalah ini:

Bila punya keahlian tertentu, maka saya yakin KITA SEMUA tak akan pernah khawatir. Walau di-PHK, walau ditolak untuk bekerja di mana-mana, yakinlah bahwa KEAHLIAN Anda-lah yang akan “menyelamatkan” Anda.

Oke, memang benar bahwa Tuhan Maha Penyelamat. DIA-lah yang menyelamatkan kita, bukan keahlian tertentu atau apapun.

Ya, itu benar. Tapi Tuhan tak akan menyelamatkan kita seperti menjatuhkan mobil dari langit untuk kita miliki, bukan? Dalam bahasa agama, kita bisa menyebutkan bahwa Tuhan menyelamatkan kita melalui KEAHLIAN atau KETERAMPILAN yang kita miliki.

belajar menulisJadi, Anda tentu sudah paham bahwa keahlian sangat penting bagi masa depan kita.

Nah, jika sudah tahu bahwa Tuhan menyelamatkan diri kita di dunia ini lewat KEAHLIAN, maka seharusnya kita mau dan serius dalam upaya-upaya untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian diri.

Keterampilan menulis misalnya.

Bila Anda memang serius ingin menjadi seorang penulis hebat, dan Anda serius untuk belajar dan mengasah keterampilan di bidang ini, maka yakin deh bahwa keahlian menulis ini suatu saat nanti bisa menjadi “penyelamat” hidup Anda:)

Alhamdulillah, saya sudah membuktikannya.

Ketika dulu saya resign dari kantor, hanya bermodal nekat dan tekad, maka yang akhirnya membuat saya hidup sampai sekarang adalah KEAHLIAN MENULIS yang saya miliki.

Lewat keahlian menulis inilah saya diundang menjadi pembicara di sejumlah kota.

Lewat keahlian menulis inilah saya dipercaya oleh banyak orang untuk menjadi mentor menulis mereka di Sekolah-Menulis Online.

Lewat keahlian menulis inilah, Anda dengan sangat antusias membaca tulisan ini 🙂

* * *

Saya sangat percaya bahwa KEAHLIAN MENULIS merupakan hal yang sangat berharga bagi diri saya pribadi. Tuhan menjamin rezeki dan hidup saya lewat keahlian menulis, bukan dari ijasah atau gelar kesarjaaan saya (hm, sebenarnya saya lulusan Akuntansi!).

Dan KEAHLIAN apapun hanya bisa kita dapatkan melalui PRAKTEK.

Orang yang ingin ahli dalam hal menyetir mobil misalnya, maka yang harus dia lakukan adalah BELAJAR menyetir mobil dan TERUS PRAKTEK menyetir mobil.

Tak ada jalan lain kecuali itu, dan tak ada jalan pintas (kata Stephen King).

* * *

sekolah menulis onlineKarena menganggap KEAHLIAN sangat berharga, saya akan rela mengorbankan banyak hal untuk mendapatkannya. Pengorbanan uang, tenaga dan waktu, rasanya tidak ada apa-apanya dibanding manfaat yang akan saya raih setelah menguasai keahlian tertentu.

“Bagaimana jika untuk mendapatkan keahlian tertentu, saya harus mengeluarkan biaya yang besar, padahal saya orang miskin?”

Ada orang yang pernah bertanya seperti itu. Bahkan banyak rekan yang mengeluh pada saya. Katanya, mereka ingin sekali bergabung dengan Sekolah-Menulis Online. Tapi apa daya, investasi kepesertaannya – menurut mereka – sangat mahal.

Ya, saya SANGAT MEMAHAMI masalah seperti ini. Dulu keluarga saya pun sangat miskin. Demikian miskinnya sampai-sampai hutang ayah saya sangat banyak, dan kami pernah terpaksa makan bubur nasi untuk menghemat pengeluaran keluarga 🙂

Namun pertanyaannya, “Apakah Anda serius dengan niat untuk mengubah hidup Anda?”

Jika YA, maka silahkan serius pula untuk menguasai KEAHLIAN yang Anda inginkan.

Soal biaya, toh Anda bisa menabung, bekerja part time untuk mencari uang tambahan, atau apapun itu asal halal dan masih sanggup Anda kerjakan.

DI MANA ADA KEMAUAN, DI SITU ADA JALAN.

Semoga terinspirasi, semoga bermanfaat.

Terima kasih, sukses untuk Anda!

Tertanda,
Jonru
Pengelola Sekolah-Menulis Online
http://www.SekolahMenulisOnline.com
Cara Modern Menjadi PENULIS HEBAT! !

NB: Thanks to Pak Yusef J. Hilmy
Ceramah beliau pada acara Milad TDA ke-3 yang menjadi inspirator saya untuk menulis artikel di atas.

Foto atas diambil dari sini.
Foto bawah diambil dari sini.

Iklan

134 responses to “Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?

  1. Thanks mas Jonru,

    Motifasi yang diberikan membuat saya semangat kembali, terus terang sejak SD kelas IV saya sudah senang menulis,baik Cerpen maupun Puisi, bahkan waktu itu coba-coba menciptakan lagu walau agak kacau. Tulisan saya masih menggunakan tulisan tangan, dari beberapa tulisan tersebut ada yang sudah saya buatkan naskan skenario drama di stasiun radio di daerah dan pernah disiarkan.

    setelah saya bekerja di jakarta, saya masih sering menulis, namun karena keterbatasan waktu akirnya banyak terbengkalai juga. Ada beberapa tulisan seperti cerpen, puisi dan Cerbung pernah di tampilkan di beberapa edisi majalah bulanan di suatu perusahaan.

    Yah lagi-lagi kita salahin waktu, dan sebenarnya saya yang tidak serius menggalinya, melalui ini thanks mas Jonru sudah memberikan motifasi kembali. Insya Allah saya akan selalu semangat untuk kembali menulis, yang sudah sekitar 3 tahun ini saya tinggalkan.

    Terimakasih

    Suka

  2. Subhanallah bagus sekali tulisannya, dengan membaca tulisan ini seakan hidup ini mudah dijalani walau sesulit apapun kalau kita mau berbuat sesuatu yang baik. Saya merasa terinspirasi dengan pak Jonru akan semangat hidupnya untuk menggali potensi dalam diri, bahwa manusia ha4rus berusaha dan hasilnya kita serahkan pada Allah yang maha Tinggi dan maha mengetahui, pak Jonru semoga anad selalu sehat, sehingga dapat meneberkan ilmu yang anda miliki kepada semua orang. salam buat jonru.

    Suka

  3. Boss Jonru salam kenal ,Sukses Boss

    Suka

  4. Bang Jonru.
    Terima kasih atas artikel yang bergizi ini, satu lagi suplement buat saya untuk belajar menulis lebih rajin. Semoga suatu saat saya jadi penulis sehebat anda Amin.

    Suka

  5. Saya setuju deng bung Jonru. memang benar keahlian (ILMU) yang dapat membantu kita keluar dari hal-hal sulit. seperti yang pernah dikatakan Syaidina ALI bahwa Ilmu lebih utama dari harta, karena ilmu yang menjaga kita sedangkan harta kita yang harus menjaganya. semakin banyak diamalkan (seperti sedang mengasah pisau) semakin mengerti atau faham kita akan ilmu itu(semakin tajam bila digunakan).
    http://www.hestamina.wordpress.com

    Suka

  6. jd ingat dgn kitab megatrends 2000 ; ‘ gak peduli seseorang akan menjadi generalis ato spesialis di masa depan…’,artinya kira2 demikian:
    – seseorang harus punya ‘keahlian’ memandang kutu2 di kepalanya, agar tahu penyebab yang membuat kepalanya merugi…:)

    Suka

  7. memang keahlian yang bisa menghidupi kita sekecil apapun harus punya keahlian. terima kasih atas pencerahannya semoga bermanfaat bagi saya dan mas jonru

    Suka

  8. Bagi saya keahlian itu bisa didapat dari kegiatan yang berulang-ulang tetapi dari setiap pengulangan itu ada perubahan kearah perbaikan.

    Dalam hidup ini makhluk hidup dilahirkan belum bisa apa-apa, tetapi pada makhluk tersebut ada sifat alami yang tidak bisa mereka tolak, misalnya manusia lahir, menagis, bicara, serta tidur, duduk berdiri, jalan dan berlari.

    Keahlian didapat disamping melakukan sesuatu berulang-ulang bisa juga karena terpaksa dan hobi, biasanya sesuatu yang hoby akan melahirkan sesuatu yang lebih baik.

    kadang-kadang saya berpikir saya akan berusaha menulis minimal 1 tulisan dalam 1 minggu, namun hal ini sudah untuk saya wujudkan. Selalu ada ada saja hal yang membuat saya malassssssss. so solusinya gimana ya…?
    Mudah-mudahan dengan tidak bosan-bosannya mas jonru mengirimi saya e-mail suatu asa’at nanti saya bisa mewujudkan impian saya tersebut. terima kasih.

    Suka

  9. Mas Jonru, thanks atas artikel2nya.
    Pada dasarnya setiap manusia diberikan banyak keahlian oleh Tuhan YME, keahlian menulis, berbicara, melukis, menyanyi, menari, memperbaiki mesin, komputer, alat-alat rumah tangga, keahlian di bidang olah raga, kesehatan, politik, ekonomi dan masih banyak lagi. Tapi semua itu bergantung pada manusianya itu sendiri, mau ahli di bidang apa? Di berbagai bidang? Bisa. Apalagi cuma satu bidang, lebih bisa lagi. Masalahnya, bersediakah kita untuk mengasah bibit keahlian kita? Yakinkah kita dengan apa yang kita pilih? dan bla..bla..bla.

    Sukses buat Mas Jonru dan teman-teman semua.

    Suka

  10. wah kpn ya kita bs ketemuan?
    sy di phk pelan2 per 010409… sy belum ada niat buat buku, tp malah mau bikin koran gratis terbit sebulan 2x ( minggu ke 2& ke 4 ). sy butuh sekali input dari jonru&tmn2, tolong ya?

    Salam Sukses Utk Kita Semua

    Suka

  11. Ngga ada tanggapan dari mas jonru …. ????!!!????

    Suka

  12. Memang benar pak Jonru keahlian itu yang harus terus kita asah agar dapat menjadi pegangan untuk kita disamping tidak lupa adalah Ridho Allah SWT atas semua langkah yang kita lakukan. Tulisan pak Jonru menambah semangat niat-niat saya utk mewujudkan impian.

    Suka

  13. Memang benar pak Jonru keahlian itu yang harus terus kita asah agar dapat menjadi pegangan untuk kita disamping tidak lupa adalah Ridho Allah SWT atas semua langkah yang kita lakukan. Tulisan pak Jonru menambah semangat niat-niat saya utk mewujudkan impian.

    Suka

  14. Menulis memang perlu keahlian, keahlian dalam merangkai kata dan huruf hingga bermakna memang tidak mudah di miliki oleh sembarangan manusia.
    Karena semuanya itu datangnya dari Sang Pencipta dan Sang pembisik murni ke hati nurani. Cobalah renungkan dari tulisan ketulisan yang diterbitkan pak jonru sendiri ! yakinkah bapak bahwa tulisan-tulisan terbaik itu dan bernilai itu, di hasilkan disaat bapak gimana dan disaat jiwa bapak dalam keadaan apa ? Hanya bapak jonru yang tahu. Tapi tulisan tersebut di atas pantas dan patut diacungkan jempol, dan sangat tepat untuk pemberi motivasi sebagaimana bidang yang kini diilhami sama pak jonru. Dan saat ini pak jonru, saya “sangat” tertarik dan berkinginan sekali untuk menulis dengan thema KENAPA KITA HARUS MEMILIH ??? Dan ide ini muncul disaat orang-orang sedang membicarakan pilihan, misalnya saja kita akan memilih PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN, sedangkan PRESIDEN JUGA akan memilih teman yang tepat untuk dijadikannya WAKIL BAGI DIRINYA.
    Bertolak dari Jenis kelamin saja untuk menentukan pilihan, dikita saat ini terdapat dan tak dapat dipungkiri ada tiga kriteria, antara lain WANITA, PRIA, dan WARIA. Dari segi umur saja, dapat pula digolongkan kedalam tiga golongan, yakni, MUDA, DEWASA, dan TUA, begitu pula dari segi status sosial, mereka-mereka yang akan dipilih itu, ADA BERPENDIDIKAN TINGGI, MENENGAH, DAN ATAS. Dan dari pergaulan sosialnya, ada yang bermasa dan tidak bermasa, artinya ada yang kuper dan ada yang banyak kawan.
    Dan bila kita telah yakin KENAPA KITA TIDAK MEMILIH PEMIMPIN-PEMIMPIN BANGSA ITU UNTUK SEUMUR HIDUP SAJA Ya ??? tak akan kita dengar lagi kalimat koalisi yang mungkin akhirnya dapat menjadi Kolusi dan Korupsi, dan serta menjadi one prestasi. Ya mudah-mudahanlah bang jonru sukses dengan langkah-langkahnya. Selamat memilih pilihan yang tepat dan semoga Allah memberikan Pemimpin yang terbaik untuk negara kita, Amin.
    keahlian menulis menurut saya bukanlah

    Suka

  15. Bung Jongru..
    thanks bgt yah atas artikelnya..
    Saya setuju bgt dengan isi dari artikel tsb,,maaf klo saya baru bisa ikut berdiskusi,soalnya saya baru buka lagi e-meil saya..thx bgt yah..
    Saya percaya akan keahlian,,saya percaya di diri setiap manusia punya keahlian,,akan tetapi semua itu tergantung dengan bagaimana manusia tsb menggunakan keahlian tsb,males atau tidak manusia itu menggunakannya..
    thx bgt yah..GBU.
    Salam kenal dari saya.

    Suka

  16. jaman sekarang dimana ya ada sekolah gratis??

    Suka

  17. A. Kadir Latief

    Untuk Semua yg membaca,
    Saya seorang karyawan, penghasilan seorang karyawan selalu tetap dan pasti setiap bulan. Perubahan atas penghasilan rutin tersebut, bisa terjadi akibat adanya perubahan kebijakan pimpinan dengan pertimbangan perubahan ekonomi secara umum dan izin pemilik perusahaan. Untuk hidup sederhana cukuplah sudah. Namun, jika keinginan menyenangkan keluarga, mensejahterakan keluarga dan meninggikan martabat anak dengan memberinya ilmu pengetahuan yang lebih tinggi masih bermain dalam angan-angan dan sanubari kita, tulisan Bang Jonru diatas, layak menjadi prioritas utama yang harus dicermati dan dikerjakan.
    Trims Bang Jonru. Pemberian ilmu tanpa imbalan sudah sangat langka saat ini. Namun, pemberian ilmu yang setengah-setengah banyak juga di Kabupaten Langka-t, Sumatera Utara Bang.
    Salam Sehat dan Sejahtera, Slalu untuk Abang dan Keluarga.

    Suka

  18. Mas Jonru, saya sangat berterima kasih sekali dengan artikel artikel yang selalu membangkitkan semangat saya untuk menulis, walau saya masih belum bisa membangkitkan rasa percaya diri saya.
    memang benar sekali dan saya sangat sependapat dengan mas jonru, keahlian memang menjadi hal yang sangat penting untuk bekal anak – anak selain pendidikan yang tinggi, pendidikan hanyalah sebuah tiket memasuki dunia kerja, akan tetapi seiringnya pertumbuhan penduduk dan makin banyaknya orang – orang dengan pendidikan tinggi yang tidak disokong dengan bertambahnya lowongan pekerjaan menyebabkan makin banyaknya penggangguran dan lebih ekstrimnya lagi maraknya PHK di mana – mana.
    Keahlian mungkin kalau boleh saya ibaratkan sebagai “Sang Penolong” ia akan mengurangi beban psikologis seseorang, ia kan bangkit kala kita terpuruk, apapun keakhlian itu.
    Menulis, mungkin sebenarnya semua orang punya potensi untuk menulis akan tetapi kembali lagi sama seperti saya yang kadang selalu minder dan kurang percaya diri.
    saya sangat berharap masukan dan berharap bisa belajar banyak dari forum ini

    thanks..

    Suka

  19. Chairani hanum

    Kunci dari keberhasilan adalah kemauan untuk berubah. belajar dari kegagalan hari ini, dan hari esok kita tidak membuat kesalahan yang sama. Hal menarik untuk dikaji, krisis global bukan merupakan hal yang membuat mati “rasa dan gaya”, tetapi kejadian merupakan suatu obat perangsang agar tidak hanyut terbawa krisis. sekarang terpulang kepada kita, berani tidak mendapat tantangan. Yakinlah bahwa manusia ciptaan tuhan ini memiliki kemampuan yang berbeda. Perbedaan ini membuat kita menjadi “mantap” (meminjam istilah dalam ekologi). Jika satu potensi dapat memecahkan satu masalah, maka seandainya seluruh potensi yang ada pad a diri kita digunakan berapa masalah yang dapat diselesaikan. mengapa tidak

    Suka

  20. krisis global yang ada di depan mata memang harus dihadapi, mau tidak mau toh kita harus tetap akan “bertemu” dengannya.yang harus dipersiapkan…. itu dia yang dibilang pak jonru “keahlian”. bidang apapun yang kita geluti mestinya kita harus ahli.
    menjadi seorang penulis yang ahli adalah impian saya…dan semoga impian ini akan menjadi kenyataan…saya ingin menjalani hidup dengan menghidupkan mimpi2 saya.
    pok jonru saya dari smp sampai sekarang suka menulis tentang pengalaman pribadi atau moment2 penting dalam hidup saya.renungan-renungan tentang muhasabah diri, cerpen2 dan sekarang saya dah punya sebuah novel islami tapi semua masih dalam buku yang saya catat dengan rapi…teman2 saya sering saya minta pendapat setelah mereka baca…tuk di SMO saat ini saya sedang menabung…doain ya..pak saya bisa gabung di SMO

    Suka

  21. Saya tidak tau apa pokok permasalahan grisis global,pastinya aku ini orangnya tidak tau atau kurang komonikasi dengan orang orang terpelajar karena aku tidak tau politik dan perkembangan dunia yg menyangkut ekonomi dsb,tetapi kalau aku pikir pikir penyebabnya atau sumbernya dari america saya kira wajar dan itu resiko pemimpin dunia yg selalu memikirkan keselamatan negara lain dan mengorbankan negaranya sendiri dengan matinya beberapa prajurit dan pemborosan anggaran biaya perang karena itu kalau penyebabnya krisis global di hentikan saja untuk sementara dan masalah negara islam di timor tengah sebagai ancaman negara besar hal yg tidak mungkin karena orang islam senang damai kalau saja dengan non islam tidak senang itu karena dogma itu ipoleskom kata presiden pertama amerika ha..ha…

    Suka

  22. saya suka menulis, banyak hal dan banyak macam. saya suka membaca buku apa aja. saya ingin sekali bisa membuat cerpen, atau novel. tapi masalahnya, setiap tulisan saya belum ada yang selesai. bagaimana caranya untuk menyelesaikan tulisan? terkadang,saya jenuh dengan cerita yang saya tulis sendiri….

    Suka

  23. Assalamualaikum mas Jonru
    memnulis memang kombinasi kreativitas dan Intelegensi, musuh terbesarnya adalah kejenuhan dan bosan.

    apakah saya mampu pelihara Kreativitas itu atau justru akan mendekati musuhnya…

    Suka

  24. Mas JONRU, anda memang hebat ! Saya sendiri tadinya juga seperti kebanyakan orang, bukanlah seorang penulis. Alhamdulillah sekarang saya sudah pindah haluan, dari seorang entrepreneur di bidang IT, bergeser menjadi seorang pebisnis tulisan. Menurut saya, bisnis penulisan itu ternyata lebih mudah, enjoy, dan berdampak positif, baik bagi penulisnya maupun bagi para pembacanya. Dengan menulis, saya memiliki tambahan ilmu, banyak teman, dan lambat memiliki penghasilan yang layak. Target saya, akan menjadi milyarder baru dari pekerjaan sebagai seorang penulis. Alhamdulillah…..semua sedang bergerak menuju kenyataan. Bravo Mas JONRU …. Bravo penulis Indonesia !

    Suka

  25. Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan adalah sangat penting. Dan pada dasarnya tujuan pendidikan yang sebenarnya bukanlah untuk mencari uang,tapi untuk membangun mindset dan sikap yang positif dalam menghadapi segala persoalan hidup. Karena itu, orang yang cerdas tidak hanya membekali diri dengan pendidikan yang tinggi tapi juga keterampilan agar kualitas hidupnya semakin nyata. Menulis adalah salah satu keterampilan yang perlu diasah agar lebih mumpuni, karena menulis bukanlah bakat semata tapi dari kebiasaan dan keuletan. Saya terinspirasi dengan Jonru, makasih ya karena sudah memberi saya motivasi untuk menguasai keterampilan yang satu ini.

    Suka

  26. ya, memang benar untuk bertahan hidup di dunia ini memang harus mmepunyai keahlian. Pendidika juga sangt penting tapi sayang pendidikan sekarang hanya memprioritaskan aspek duniawi jarang sekali yang mengkedepankan ruhiyah sehingga ilmu yang di dapatkan tidak berlandaskan ketuhanan yang ujung-ujungnya hanya kesia-siaan tanpa rido dari Nya. Karena dari kecil kita didik untuk sekolah agar mendapatkan pekerjaan yang layak bukan di tanam kan niat menuntut ilmu untuk mencari Ridhonya sehingga ilmu yang di dapat tidak berkah…
    Wallahu’alam…
    Semoga kita selalu menambah keahlian dan senantiasa meniatkannya di Jalan Allah ya…
    Semangat….
    Allah juga tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubahnya.
    Merubahnya dengan ilmu (keahlian)…

    Suka

  27. akyu setuju bahwa keahlian merupakan salah satu faktor untuk meringankan kita dari beban krisis global

    Suka

  28. betul mas keahliah atau skill memang sangat diperlukn, tapi bagaimana jika ada orang yang tidak mempunyai keahlian khusus ??

    tentu semua ada solusinya, contohnya adalah website http://uangsuper.com merupakan website profesional yang dapat menolong orang awam atau siapasaja yang ingin sukses tanpa keahlian khusus.

    karena itu siapapun yang membuka http://www.uangsuper.com pasti akan langsung tertaik dan join. anda juga saya tantang untuk tidak join ketika membuka situs us, sanggup kah ??

    pasti tidak, itulah mengapa sekarang banyak orang dengan keahlian sedikit tapi bisa lebih sukses dibanding yang punya keahlian tapi tidak dimanfaatkan.

    mereka beruntung telah join di uangsuper.com

    Suka

  29. aku setuju keahlian, kemauan, tekat bulat, ulet satu paket maka kita bisa keluar dari krisis itu, event katanya krisis global, paling tidak diri pribadi tdk krisis.

    Suka

  30. Menulis memang harus dibudayakan di seluruh lembaga pendidkan sejak Sd , karena menulis adalah kemampuan plus bagi semua profesi untuik lebih pintar dan membuka serta berbagi ilmunya kepada pembaca, dan pahalanya akan terus mengalir jika tulisanya bermanfaat bagi pembacanya…. buat kami pendidikan formal juga wajib ditempuh bagi siapapun yang mampu meraihnya karena semua itu memperkaya hazanah ilmu yang mewarnai tulisanya, karena seorang dokter pengalamnya dibidang kesehatan lebih banyak dari seorang ahli ngelas yang menulis meskipun mengelas itu juga keahlian, bahasa asing harus diperbanyak karena buku2 yang ditulis oleh penulis asing banyak yang lebih berkualitas. Selamat berjuang dan memberikan inspirasi bagi para calon calon penulis Indonesia… bravo

    Suka

  31. Ping-balik: Cuma Ngeblog Bisa Dapat Blackberry GRATIS. Mau? | Jonru on the Web

  32. Kendali artikel pada sebuah artikel yang saya baca dan benar-benar indah,
    Penulis ingin mengucapkan terima kasih
    Pikiran dan ide-ide yang sangat baik!

    Suka

  33. Ping-balik: Jangan Setia pada Perusahaan Tempat Anda Bekerja! | Jonru on the Web

  34. Ok seep sangat inspiratif, saya juga masih belajar menulis dengan baik, sambil belajar dari jonru, mohon bimbinganya, di tunggu tulisan berikutnya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s