Tentang Sebuah Warnet di Pojok Samping Kantor Pos Pusat Semarang


kantor_pos_semarangBila Anda berkunjung ke Kantor Pos Pusat Semarang, cobalah tengok ke sisi-kanannya. Masih adakah paviliun kecil di sana? Jika ada, apakah masih ada warnet yang beroperasi di sana?

Pertanyaan ini bukan teka-teki, bukan jebakan, bukan sebuah misteri untuk menemukan harta karun. Saya sudah bertahun-tahun tidak ke Semarang. Dulu saya kuliah di sana, lulus tahun 1998, lalu mulai bekerja dan tinggal di Jakarta sejak 2000. Tahun 2004 dan 2005 saya pernah ke Semarang, tapi tidak mampir di Kantor Pos Pusat.

Kenapa saya tertarik pada Kantor Pos Pusat Semarang, khususnya pavililun kecil di samping kanannya? Sebab di tempat itulah untuk pertama kalinya tahun 1998 lalu saya berkenalan dengan internet.

Orang yang berjasa dalam mengajari saya berinternet adalah Edi Santoso, sahabat akrab di pers kampus, dan secara tak terduga sejak tahun 2003 lalu menjadi adik ipar saya!

Saat itu saya memang minta diajari internet olehnya. Saya lupa apa motivasi utama saya ketika itu. Yang jelas, satu-satunya dialog yang masih saya ingat adalah, “Bila nanti kita sudah berpisah, kan masih bisa kontak-kontakan via internet.”

Edi pun mengajak saya ke Kantor Pos Pusat itu, singgah di warnetnya, menunjukkan apa itu internet dan bagaimana cara kerjanya.

Sebagai pemula, saya tentu tidak langsung mengerti. Saya banyak bertanya pada Edi, juga pada si petugas yang sangat penyabar.

Saya masih ingat betul, saat itu warnet di Kantor Pos Pusat tersebut menggunakan akses internet dari Wasantara.Net.Id. Aksesnya sangat lambat. Tapi karena saya belum pernah pakai internet di tempat lain, dan tentu saja belum ada perbandingan, maka saya menganggapnya biasa-biasa saja. Saya bahkan pasrah saja ketika si petugas warnet berkata bahwa saya harus menjadi anggota di warnet tersebut, lalu mendapat alamat email yang cukup panjang: wr-jonru@smg.wasantara.net.id.

Inilah alamat email pertama saya!

Saya orangnya senang mencoba-coba, terutama untuk hal-hal yang baru saya kenal. Demikian pula halnya dengan internet. Edi hanya satu kali menemani saya ke warnet. Setelah itu, secara diam-diam saya pergi sendiri. Saya coba-coba sendiri. Saya belajar sendiri. Saya utak-atik sendiri. Ketika bingung, saya coba cari tahu sendiri bagaimana cara mengatasi masalah yang muncul. Barulah setelah mentok, saya memanggil si petugas warnet yang penyabar.

Tragisnya:
Walau si petugas sudah berusaha semaksimal mungkin membantu dan memberikan penjelasan, saya belum mengerti juga 🙂

Salah satu masalah terbesar yang saya hadapi ketika itu adalah tentang cara menggunakan email. Saya sudah buka program pengelola emailnya (waktu itu namanya Eudora kalau tak salah), tapi kok inboks email saya tak ketemu juga??? Yang muncul di layar justru ratusan pesan email dari orang-orang yang tidak saya kenal, dan ditujukan entah kepada siapa, tapi anehnya kok bisa muncul di layar komputer di hadapan saya????

Belakangan saya tahu, ternyata itu adalah mailing list (milis). Mungkin saya pernah tanpa sadar bergabung di milis tertentu??? Entahlah!

* * *

Tahun 1999, karena berbagai macam alasan, saya meninggalkan Semarang dan pindah ke Bandung. Selama di Bandung itulah saya makin rajin menyambangi warnet untuk bermain internet. Bukan untuk bersenang-senang semata, tapi tujuan utama saya adalah untuk mencari pekerjaan.

Lalu suatu hari, tanpa sengaja di sebuah warnet, saya membaca majalah InfoKomputer yang berisi tulisan tentang “Software Terbaik untuk Membangun Halaman Web”. Saya membaca tulisan itu dengan antusias, dan pahamlah saya tentang cara membangun halaman web.

Di rumah (saya waktu itu punya komputer tapi belum ada akses internetnya), saya langsung praktek membuat web. Duhai! Alangkah senangnya ketika untuk pertama kalinya saya berhasil membuat halaman web dan meng-online-kannya di Geocities.com. Ya, waktu itu memang masih banyak layanan website gratisan, dan belum ada blog. Dan Geocities.com, salah satu penyedia layanan web gratisan terbesar saat itu, masih menyediakan fasilitas upload file menggunakan FTP software. Maka di situs inilah – antara lain - untuk pertama kalinya saya belajar tentang pembuatan dan pengelolaan web.

Saya lulusan S1 Akuntansi, dan sama sekali belum pernah kuliah/kursus di bidang komputer atau internet. Semua keahlian komputer/internet yang saya dapatkan murni dari hasil belajar secara otodidak.

Sejak pertama kali mengenal internet di Warnet Kantor Pos Besar Semarang tahun 1998, saya terus belajar. Semua keahlian saya dapatkan dengan sistem trial and error saja. Memang saya juga belajar dari buku. Tapi saya membacanya sekilas saja, lalu langsung dipraktekkan. Begitu ada masalah, barulah saya lihat lagi bukunya. Bila di buku tidak ada, saya tanya kepada teman-teman yang lebih pintar.

Intinya: Bila bingung, saya tidak langsung bertanya pada orang lain, tapi saya SECARA MANDIRI mencoba mempelajarinya terlebih dahulu.

Maka demikianlah. Alhamdulillah kini saya sudah bisa mendirikan dan mengelola banyak website. Saya aktif di sejumlah komunitas online. Walau bukan seorang webmaster, bukan ahli komputer/internet, tapi insya Allah dasar-dasar pengetahuan dan keahlian di bidang ini sudah saya kuasai. Karena itulah, saya merasa bersyukur. Pengetahuan dan keahlian seperti ini menjadi modal yang sangat berharga ketika saya menekuni kegiatan apapun di internet. Misalnya internet marketing, atau ketika saya mendirikan dan mengelola sebuah bisnis pelatihan penulisan secara online di Sekolah-Menulis Online.

Alhamdulillah, semua ini berawal dari perkenalan saya dengan internet di Warnet Pojok Kantor Pos Pusat Semarang tahun 1998 lalu. Semua ini bisa terjadi karena bantuan Allah, dan karena saya orangnya suka mencoba-coba, suka belajar secara trial and error, langsung berani action walau pengetahuan saya masih sangat terbatas.

Tahun 2002, saya mendapat kabar bahwa Wasantara.Net.Id dibubarkan. Tentu ada rasa kehilangan tersendiri di hati saya. Sebab provider internet yang satu ini memiliki peran historis tersendiri bagi perjanalan hidup saya di dunia maya.

Oh ya, bagaimana dengan pertanyaan awal saya? Sudahkah Anda berkunjung ke Kantor Pos Pusat Semarang? Kalau sudah, tolong jawab pertanyaan saya di awal tulisan ini, ya.

Terima kasih banyak.

Jonru

Penulis, netpreneur, blogger, internet marketer, trainer

NB: Foto diambil dari sini 🙂

tagged: ulang tahun ke-11 detikcom

Iklan

21 responses to “Tentang Sebuah Warnet di Pojok Samping Kantor Pos Pusat Semarang

  1. saya juga ikutan kontes ini, pak. semoga kita sama-sama mendapatkan kemenangan. amin

    Suka

  2. pengen ikut juga. Kalo bikin tulisan sih idenya berebutan keluar. tapi dasarnya gaptek, lihat sarat2 yg mungkin sebenarnya sederhana buat org lain, tapi buat saya sih ga ngerti. kayak, harus copy paste apa…gitu, di edit apanya….. lagi, widget itu juga apa? klik ini, klik itu rasanya malah makin kacau……..modemnya sering ngadat lagi….(malah curhat lagi, maaf ya pak! he..he…) itulah saya sekarang yg masih tahap “my first online experience”. Tapi Insya Alloh, saya ga bakal putus asa!

    Suka

  3. pengen ikut juga. Kalo bikin tulisan sih idenya berebutan keluar. tapi dasarnya masih gaptek, lihat sarat2 yg mungkin sebenarnya sederhana buat org lain, tapi buat saya sih ga ngerti. kayak, harus copy paste apa…gitu, di edit apanya….. lagi, widget itu juga apa? klik ini, klik itu rasanya malah makin kacau……..modemnya sering ngadat lagi….(malah curhat lagi, maaf ya pak! he..he…) itulah saya sekarang yg masih tahap “my first online experience”. Tapi, segala sesuatu memang harus dimulai, bukan?

    Suka

  4. @muji: amiin
    terima kasih Pak

    @marina: Nah gitu dong
    harus tetap semangat!

    Suka

  5. Menginspirasi nih ceritanya. Dari seorang yang awan sekarang malah menekuni bidang web. Salut 🙂
    Oh ya mampir juga ke sini bung Jonru:
    http://heartxplorer.blogspot.com/2009/07/internet-doraemon-dan-gunung-brojo.html

    Dan…satu lagi, hehe. Kalau ada parttime job web design jangan lupa contact saya… boleh kan jadi partner 🙂 Thanks…

    Suka

  6. Salam kenal mas jonru dari kanglurik..
    Ikutan juga mas saya. http://kanglurik.wordpress.com/2009/07/09/jaman-jaman-gaptek-internet/

    Saya dulu juga gaptek puol mas. Internet baru aja ahlinya. Wah isin tenen mas…

    Suka

  7. Wah, saya juga kenal internet dari Semarang 😀
    Paviliun itu, entahlah… meski tiap taun saya mudik kesana, tidak pernah memperhatikan. Nanti kalau mudik lagi saya liat…

    *Ternyata saingannya berat-berat… termasuk abang satu ini 😀

    Suka

  8. Wah tulisannya inspiratif !!

    Kita memang harus selalu mencoba untuk memulai hal-hal baru, dan banyak belajar sendiri (otodidak) tentunya…

    Iya nih rival nya sekaliber Bang Jonru euy!!, tapi tetap optimis tentu nya:) Tul engga Bang??

    Suka

  9. Jon, Paviliunnya masih ada [sebelah kiri apa kanan ya?] Kalau kita lihat Kantor Pos, berarti Paviliunnya ada di sebelah kiri kita. Bangunan itu masih ada, tetapi sudah tidak dipakai buat internet lagi.

    Pengalamanmu sama kayak aku Jon, Aku belajar dari tempat ini.

    Suka

  10. Wah nice story Bang…. sekalian nostalgia yah….

    Bang Jonru bisa dapet adik ipar, kalo aku Alhamdulillah bisa dapet jodoh dari blog juga hehehehe. penulis yang sering dpt email dari bang jonru juga 😀

    Suka

  11. terima kasih ya….wah, sudah jadi ahli komputer nih. bisa belajar sama anda ya 🙂

    Suka

  12. horeeee! tulisan pak jonru ini menang! selamat ya……

    Suka

  13. kayaknya aku pernah lihat bangunan itu, setahun yang lalu. apa itu kantor pos di dekat stasiun semarang ya ? sayang saat itu nggak sampai cari warnet di skitar sana, cuma lewat doank di depan kantor post tsb.

    Suka

  14. sama, tahun 1999, saya pertama kenal warnet ya di kantor pos semarang. saya dapat alamat email: harison@smg.wasantara.net.id. Cuma saya lebih “heroik”, karena saya di jepara. Jadi untuk bisa nge-net saya mesti menempuh jarak 50 km lebih…ha…ha….tak kurang dari setahun, saya dapat pekerjaan sebagai redaktur detik.com (www.detik.com). seneng bangat rasanya…baru kenal internet, langsung bekerja di perusahaan online macam itu.

    Suka

  15. saya kenalan internet kurang lebih yha tahun 1997-1998, msh dikampus waktu itu. keperluan pertamanya malah buat cari-cari peluang usaha, jatuh bangun sampe sekarang masih terus belajar tentang internet, khususnya design web, hehehe..

    Suka

  16. warnet pertama yang saya tahu juga berlokasi di sebelah kantor pos

    Suka

  17. masih bos, tapi warnet tersebut sudah kurang peminatnya,

    Suka

  18. Pak Jonru,
    bukan soal Warnet itu, tapi Semarang pernah memberi saya kenangan seperti saya tulis di notes saya di facebook.

    Yang pertama di http://www.facebook.com/people/Agus-Nur/1632585243#/note.php?note_id=128597815773

    dan yang kedua di http://www.facebook.com/people/Agus-Nur/1632585243#/note.php?note_id=126865975773

    Saya sendiri tinggal di Jogja, perjalanan di dua notes di atas adalah perjalanan yang mengubah pandangan saya thd Semarang. Please baca ya, sekaligus boleh dong minta tanggapannya thd tulisan itu.

    Thanks.

    Suka

  19. salam kenal dari mantan petugas warnet wasantara.net semarang.sekitar tahun 2000.semoga mas jonru sukses selalu.saya sekarang fokus di PT Pos Indonesia di MPC ( Mail Prosesing Centre)semarang.Jl.Imam Barjo No 3 semarang.wasalam david effendi

    Suka

  20. Ceritanya kebetulan sama mas Jonru. Warnet itu juga pernah jadi bagian dalam sejarah perjalanan saya. Kebetulan sekitar tahun 2001-2002 saya masih sering pakai warnet di seputar semarang. termasuk yang di kantor pos semarang. Kalau soal kecepatan, waktu itu kayaknya tidak ada warnet di semarang yang bisa diandalkan kecepatannya. Bikin stres n senewen aja.

    Biarlah mereka berubah untuk berkembang mas Jonru. seperti kita yang terus berubah ke arah yang lebih baik. Semoga anda semakin sukses mas! Salam action!

    (dari yang selalu bangga jadi orang Semarang)

    Suka

  21. warnetny udah gak difungsikan lagi pak,,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s