Monthly Archives: Oktober 2009

Jonru.net Desain Baru!


Bismillah. Mulai hari ini, blog Jonru.net ganti desain (theme).

Kenapa?

  1. Refreshing, agar ada suasana baru. Bosan dong, tampilannya begitu-begitu saja.
    .
  2. Agar pengaturan sidebar lebih fleksibel. Pada desain yang lama, kolomnya hanya dua, sidebar-nya sangat sempit, menyebabkan saya tidak leluasa dalam menambahkan unsur-unsur baru. Sekarang, kolomnya tiga. Sidebar paling kanan lebar banget. Hm, asyik banget pokoknya. Sekadar info: Sidebar di blog itu sangat penting!
    .
  3. Pada desain yang lama, tidak ada fitur untuk menambahkan menu di bagian header. Sekarang, ada! Walau hanya sedikit, tak apalah. Daripada tak ada sama sekali.

Apakah Anda suka pada desain baru ini? Mohon masukannya ya 🙂

NB:

  1. Mohon maaf bila masih banyak tampilan yang belum sempurna, dst. Ya, namanya juga desain yang baru dipasang. Insya Allah nanti secara bertahap akan disempurnakan.
    .
  2. Coba tebak, apa yang paling saya sukai dari theme (desain) terbaru ini? Ya, saya senang karena desainnya bisa langsung dipakai tanpa perlu dilakukan banyak pengaturan. Kalau desain lain, saya biasanya butuh waktu berhari-hari untuk melakukan kostumasi. Tapi yang ini? Utak-atiknya hanya butuh waktu sekitar 20 menit!

Salam Sukses!

Jonru

Iklan

Mengapa Banyak Orang yang Membenci Hari Senin?


we-love-mondays

Ketika hari Senin tiba, banyak orang yang berkata (walau cuma di dalam hati), “I hate Monday!” (Tulisan di Detik.com ini menjadi salah satu bukti kuatnya).

Dan ketika hari Jumat tiba, mereka ramai-ramai berteriak dengan sukacita, “Thanks God, It’s Friday!”

Mungkin selama ini kita menganggap hal seperti ini biasa-biasa saja. Tapi cobalah kita renungkan: Baca lebih lanjut

[Kiat Menulis] Tak Ada Istilah “Tulisan Fals”


Anda mungkin sering melihat sebuah iklan kopi di televisi yang menayangkan sosok suara pria bersuara fals. Lalu muncul si narator dengan ucapan, “Enggak semua orang bisa bermain musik.”

Ya, di dunia musik, memang suara merdu banyak ditentukan oleh bakat alam. Ada orang yang ditakdirkan bersuara merdu, sehingga dia berpotensi besar menjadi seorang penyanyi sukses. Sementara ada orang (termasuk saya) yang bersuara fals, pas-pasan, sehingga nyaris tak mungkin menjadi penyanyi sukses. Baca lebih lanjut