[Kiat Menulis] Berguru dari Penulis yang (justru) Merasa BUKAN Penulis


Berdasarkan penerawangan pengamatan saya, ada berbagai macam jenis penulis yang hidup di muka bumi ini. Yaitu:

  1. Penulis profesional, yakni orang-orang yang mencari uang lewat kegiatan menulis. Mereka ini masih terbagi dua lagi, yakni:
    1. Full Time Writer ==> Menulis sebagai sumber penghasilan utama.
    2. Part Time Writer ==> Menulis sebagai salah satu sumber penghasilan utama.
  2. Penulis amatir, yakni orang-orang yang menjadikan kegiatan menulis sebagai hobi belaka. Banyak orang yang salah persepsi terhadap istilah “penulis amatir” ini. Mereka mengira, penulis amatir adalah orang-orang yang belum pintar menulis, Hm, ini pandangan yang keliru, Saudara-saudara Sekalian!
    Termasuk ke dalam golongan penulis amatir:
    Orang-orang yang menulis untuk tujuan menambah pergaulan, berbagi ilmu, menghilangkan stress, aktualisasi diri, dan sebagainya.
    Seiring dengan perkembangan zaman pengalaman dan keahlian mereka, banyak penulis amatir yang akhirnya beralih status menjadi penulis profesional.
  3. Penulis Tidak Sadar, yakni orang-orang yang sering menulis (dengan tujuan tertentu), tapi mereka merasa bukan penulis. Contohnya
    1. Blogger. Mereka ini umumnya lebih senang disebut blogger daripada penulis. Padahal kegiatan utama mereka justru menulis. Jadi, sebenarnya mereka ini penulis juga, kan? (Barulah ketika tulisan di blog mereka diterbitkan menjadi buku, mereka dengan percaya diri mengatakan, “Saya penulis.”)
    2. Pebisnis online atau internet marketer. Mereka biasanya menulis untuk tujuan SEO, meningkatkan trafik website, dan sebagainya. Sama seperti blogger, mereka pun tidak sadar bahwa mereka sebenarnya penulis.
    3. Staf atau manajer humas di perusahaan, yang harus sering menulis untuk dibaca oleh wartawan atau konsumen mereka.
    4. Dan sebagainya.
  4. Penulis Wanna Be, yaitu orang yang bercita-cita menjadi penulis, tapi tak terwujud juga. Bukan karena mereka gagal. Bagaimana mungkin dibilang gagal, jika mencoba saja belum pernah. Mereka mengaku terlalu sibuk, banyak kendala, belum tahu caranya, MERASA MINDER, dan sebagainya dan sebagainya. Ah, banyak alasan deh pokoknya 🙂

* * *

Pada tulisan ini, saya tertarik untuk membahas penulis jenis ke-3.

Kenapa?

Sebab bagi kita semua yang termasuk penulis jenis nomor 1, 2 atau 4, SANGAT PERLU BERGURU PADA MEREKA.

Kenapa?

Coba perhatikan: Mereka ini pada umumnya bisa membuat tulisan yang bagus dengan cara yang sangat mudah.

Kenapa?

Sebab mereka tak punya beban dalam menulis. Ya, tentu saja. Mereka kan merasa bukan penulis. Jadi mereka menulis secara alamiah saja. Sesuai gaya dan passion masing-masing.

Maka, dari penulis jenis ke-3 inilah, lahirlah banyak tulisan yang bagus, berkualitas, dan disukai oleh banyak orang.

Bila Anda ingin saya menyebutkan contohnya, baiklah! Berikut beberapa di antaranya:

  1. Fauzi Rachmanto (banyak teman yang bilang, tulisan dia “daging semua”, saking bagusnya). Belakangan beliau juga menerbitkan buku dan menjadi kolumnis di majalah Wirausaha & Keuangan. Selamat ya Pak 🙂
  2. Roni Yuzirman. Tulisan-tulisan di blog pribadinya menjadi salah satu cikal bakal lahir dan berkembangnya Komunitas Tangan Di Atas yang terkenal itu.
  3. Agung “mbot” Nugroho. Demi Tuhan, tulisan-tulisan dia sangat unik dan luar biasa! Belakangan, Mbot juga menerbitkan sebuah buku.
  4. Edy Sihombing. Ia banyak menulis mengenai internet marketing.
  5. Akmal. Dia ini adalah penulis yang menurut saya, “Cara berpikirnya kok persis banget dengan saya?”
  6. Priyadi. Walau sekarang berhenti ngeblog, yang jelas tulisan-tulisan di blognya sangat bagus, diminati oleh banyak orang, sehingga dia PERNAH menjadi blogger paling ngetop di Indonesia.
  7. Cosa Aranda. Karena tulisan-tulisan di blognya-lah, dia kini sukses sebagai salah seorang internet marketer paling ngetop di Indonesia.
  8. Welly Mulia. Sama seperti internet marketer sukses lainnya, dia juga banyak membuat tulisan yang bagus di blog pribadinya.

Oke, delapan saja sudah cukup, ya. Maaf bagi teman-teman yang merasa sebagai penulis jenis ke-3, tapi belum saya cantumkan di atas. Bukan berarti saya lupa pada Anda. Tapi kalau ditulis semuanya, bisa-bisa tulisan ini berubah menjadi “daftar nama penulis” 😀

Yang jelas, saya sangat kagum pada Anda semua!

* * *

Nah, bagi kita-kita ini yang merasa sebagai penulis jenis 1, 2 atau 4, dan selama ini masih menghadapi kendala dalam menulis, cobalah kita berguru kepada para penulis jenis ke-3 di atas.

Kenapa kita sering mandeg dan tak bisa menulis?

Karena belum apa-apa, kita sudah banyak berpikir:

“Nanti tulisannya bagus enggak, ya?”

“Apa tulisan seperti ini layak disebut cerpen?”

“Bagaimana kalau tata bahasanya tidak sesuai dengan ejaan yang disempurnakan?”

“Bagaimana kalau para pembaca mengejek tulisan ini? Duh, malunya!”

Para penulis jenis ke-3 di atas, sama sekali tak pernah berpikir seperti itu. Mereka menulis secara spontan saja, tanpa banyak mikir.

“Ah, mungkin karena mereka memang berbakat!!!”

HEI SIAPA YANG BILANG ITU????

Kalau Anda masih percaya bahwa bakat itu penting, coba baca dulu artikel yang ini dan yang ini 🙂

Percayalah! Yang dilakukan oleh para penulis jenis ke-3 di atas – yang menyebabkan mereka sukses sebagai penulis, adalah:

MEREKA MENULIS DENGAN OTAK KANAN

Anda sudah baca tulisan “Kiat Menulis Bebas” alias “Otak Kanan Dulu Baru Otak Kiri?”

Kalau belum, coba dibaca dulu ya.

(Ada beberapa teman yang – katanya – sudah membaca tulisan tersebut. Tapi, “Ketika saya mempraktekkan kiat menulis bebas, kok masih susah ya? Saya tetap mandeg menulis!!!”

Temanku, percayalah! Ini hanya soal latihan. Segala sesuatu yang masih baru, memang terasa berat ketika dicoba, Karena itu, teruslah berlatih, ya! Tetap Semangat! Pantang Menyerah!)

Nah, bila Anda ingin menjadi penulis yang percaya diri, punya motivasi yang tinggi, tangguh, pantang menyerah dalam menghadapi kendala apapun termasuk penolakan naskah, selalu rajin dan penuh semangat dalam menulis……

Anda harus membaca buku terbaru saya:

penulis suksesCARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT

 

Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda!

Jonru

Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com

Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com

Penulis Buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat!”
Buku Pertama di Indonesia yang Tidak Sekadar Berisi Kiat Jitu di Bidang Penulisan,
Tapi Juga MOTIVASI TERBAIK untuk Memandu Anda Mewujudkan Impian sebagai Penulis Sukses!
Klik http://www.PenulisHebat.com

Iklan

27 responses to “[Kiat Menulis] Berguru dari Penulis yang (justru) Merasa BUKAN Penulis

  1. kalo liat blog saya termasuk penulis apa mas 🙂

    Suka

  2. @Hmcahyo: tidak penting kita termasuk penulis jenis apa. Yang penting teruslah menulis!

    Suka

  3. iya, saya paling suka pak roni manet (Dan bang jonru tentu), mengalir, gak perlu pake pusing mbaca tulisannya… ^)_^

    Suka

  4. Walau nama sy g masuk di list penulis no.3, sy berterima kasih sm Mas Jonru. Paling tidak ini bs memberikan 1 semangat baru kpd rekan2 blogger lainnya, bahwa mereka pada saat memutuskan untulk ngeblog sebenarnya sdh memutuskan utk menjadi penulis.

    Sayangnya, kadang masyarakat kita sering memandang blogger sebelah mata, hanya karena mereka belum menerbitkan buku. Dan dari temen2 blogger sendiri, bener2 sy rekomendasikan utk membaca buku Mas Jonru yg baru. Buku itu sy yakin bisa membuka mata temen2 untuk dgn pede mengatakan ‘saya adl penulis’.

    Saya baru menyadari ini dan akhirnya memutuskan membuat buku (walau masih sebatas ebook) The Simple Internet Selling, setelah membaca MBIG milik mas Jonru.

    Terima Kasih.
    Salam Sukses…

    Suka

  5. @Arief Maulana: Wah luar biasa! Terima kasih banyak pak, atas masukan dan testimoni-nya yang sangat bagus. Terima kasih juga karena sudah membaca buku saya. Alhamdulillah bila ada manfaatnya.

    Suka

  6. Serasa mendadak disentil dari jalan penuh harapan–tulisannya ngejleb uey… 🙂

    Suka

  7. heemmm…. ternyata saya penulis tho….. baru taw…. hehehe

    Suka

  8. Penulis Tidak Sadar, yakni orang-orang yang sering menulis (dengan tujuan tertentu), tapi mereka merasa bukan penulis. Contohnya
    Blogger. Mereka ini umumnya lebih senang disebut blogger daripada penulis. Padahal kegiatan utama mereka justru menulis.

    ——-
    Meli termasuk yang itu, Pak. Ga minderann dengen tulisan bahkan menjadi dasyat dalam tulisan2…
    Orang yang dikenang adalah orang yang banyak menulis dan berbuat. Semoga Meli bisa seperti itu.

    Suka

  9. Saya ga kepikiran untuk jadi penulis, tapi bener juga kata Mas Jonru, secara tidak sadar saya sdh jadi penulis walaupun tulisan saya masih blepetan. Terimakasih atas inspirasinya Mas.

    Suka

  10. Mohon ijin ya mas..

    Dengan ini saya mengundang pemilik blog dan semua teman yang sedang
    baca komen ini utk ikut berpartisipasi di kontes SEO Astaga!com dengan
    total hadiah 30 Jt lebih..

    Info Selengkapnya silahkan kunjungi

    http://www.astaga.com/kontes-seo-astagacom

    Suka

  11. Mungkin andi termasuk jenis penulis ke-2 alias masih amatir banget. Hehe 😀

    Suka

  12. saya juga blogger mas. Berarti saya penulis juga dong?! hehe, baru nyadar.

    Suka

  13. asik masuk daftar, walau nomer 2 dari belakang, hihihi

    Suka

  14. memang betul mas Jonru, penulis jenis-3 pertumbuhannya selaras dengan pertumbuhan penggunaan internet yang semakin meningkat. hanya saya perhatikan, setidaknya dalam komunitas beberapa blog temen yang biasa saya kunjungi. artikel-artikel yang semula update per-2 hari merosot menjadi update 3 hari sekali, seminggu sekali, 2 minggu sekali, bahkan ada yang sudah tidak pernah diisi lagi dengan artikel segar. padahal, sayang sih sebenarnya. (kadang-kadang saya termasuk juga didalam kategori ini 🙂 )

    ketika hal itu terjadi pada saya, saya merasa gelisah, saya merasa ada banyak gagasan yang ada di kepala saya. tapi masih setengah-setengah untuk menghempaskan dalam bentuk tulisan. tidak ada dorongan yang kuat untuk mengolah gagasan itu.

    kebetulan, saya membaca ebook anda yg baru “cara dahsyat menjadi penulis hebat” awalnya saya baca, ah ini cuma kumpulan motivasi doang. kok bobot tentang teknik penulisan malah sedikit sih?

    tapi saya tidak menyadari efek sofs skill-nya saya baru terasa sekarang. ada semacam bom waktu yang baru meledak, disaat saya tidak menyadarinya.

    sekarang saya malah bisa menulis 3 artikel perhari (menggunakan otak kanan) seminggu terakhir ini hampir setiap hari update artikel. saya merasa ini perkembangan yang baik.

    ebook anda memang proporsional dan sangat membantu mas Jonru (bukan iklan yah, ini jujur kok! )

    maaf kepanjangan,
    wassalam

    Suka

  15. emm, kira-kira etis gak ya kl aq ngirim artikel pada lebih dari 1 koran ato majalah? tp dg judul yang sama?

    Suka

  16. Jadi menemukan banyak tempat untuk berguru nih. Sudah ada 8 link untuk ‘diintip’, dicermati, dan … diapain lagi ya? Hehe…

    Suka

  17. @DJ_ati: Itu sangat tidak etis
    Sebaiknya hindari cara spt ini 🙂

    Suka

  18. Saya juga blogger Pak… ide untuk posting dengan judul n tema udah banyak banget, tapi ketunda trus mau mulai dari mana gitu…

    Suka

  19. Penulis Wanna Be…. Wah kesindir juga sama Mas Jonru…
    ntar kalo bukunya jadi segera kirim ya Mas… Biar ga Wanna Be…
    Oh ya… SMO versi trial kok ga bisa masuk ya Mas? Mau coba dulu…gitu. 🙂

    Suka

  20. @Pak RT: Sekarang SMO Free Trial sudah berganti menjadi sesuatu yang jauh lebih bagus Pak
    COba klik http://www.webmerdeka.com 🙂

    Suka

  21. Menulis adalah menyampaikan gagasan kepada orang lain. Menulislah secara bebas, tanpa tekanan apapun…. seperti kita berbicara. Lambat laun…., perbaiki gaya bicara kita sesuai : lawan bicara, kaidah tata-bahasa, situasi & kondisi dst.. Menulislah sekarang juga

    Suka

  22. Hmm,,Kalau tidak boleh di katakan sulit, menulis itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa ya Om?? Dengan menulis, menulis, dan menulis. Banyak inspirasi yang saya dapat dari sini. Terima Kasih Om Jonru. Semangat Menulis!!!

    Suka

  23. Yup thanks mas jonru, artikelnya sangat inspiratit, 😉

    Suka

  24. saya masih agak sulit mencari gaya menulis, mungkin bisa dikatakan masih mencari jati diri dalam penulis. Hehe

    Suka

  25. passion sih punya, actyonnia yang kagak. [] Reply:January 16th, 2011 at 23:07passion without action = ngendon hehehe[]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s