[Company Visit] Blogger Makin Diperhitungkan, Disejajarkan dengan Wartawan!


company visit pt dahana

Company Visit ke PT Dahana. Lokasi: Gudang bahan peledak di Banjarmasin

Kejadian di akhir September 2010 lalu benar-benar tak terbayangkan sebelumnya. Saya hanya seorang penulis. Kalau ada undangan ke luar kota, biasanya itu tidak jauh-jauh dari urusan pelatihan penulisan. Tapi suatu hari, mas Juli Jajuli dari PT Dahana menelepon saya. Dia bukan hendak mengadakan pelatihan penulisan, tapi mengundang saya untuk datang ke pabrik mereka di Subang dan Tasikmalaya (Jawa Barat), serta Batulicin dan Bontang (Kalimantan).

Yang harus saya kerjakan hanya melihat-lihat, bertanya jika perlu, mencatat hal-hal penting, lalu membuat tulisan hasil liputan di blog pribadi saya. Benar-benar kegiatan yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya!

Bila Anda seorang jurnalis, tentu langsung tahu bahwa kegiatan ini bernama COMPANY VISIT. Ya, benar sekali!

Terus terang, saya justru baru pertama kali mendengar istilah company visit setelah diundang oleh PT Dahana tersebut. Saya juga baru tahu, bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi hal biasa di lingkungan media massa. Banyak perusahaan yang mengundang para jurnalis untuk datang dan melihat-lihat langsung kantor/pabrik mereka.

pertambangan_batulicin

Berpose dengan latar belakang pertambangan batubara di Batulicin, Kalimantan Selatan

Tujuannya apa? Tentu saja, ini tidak terlepas dari peribahasa “Tak Kenal Maka Tak Sayang.” Bila seorang wartawan berkesempatan mengenal sebuah perusahaan secara lebih dekat, maka dia akan bisa membuat tulisan yang lebih komprehensif, dengan “penjiwaan yang jauh lebih mendalam”. Coba bandingkan dengan kegiatan konferensi pers, di mana si wartawan hanya mendapat info sekilas dan sepihak dari orang-orang yang duduk di depan podium.

Dari segi public relation, company visit akan banyak menguntungkan perusahaan, sebab info-info mengenai mereka ditulis secara lebih komprehensif dan mendalam. Berbeda dengan liputan biasa, di mana si wartawan hanya membuat liputan biasa, dangkal, bahkan sering terjadi bias informasi.

pabrik_nonel_subang

Foto kenangan ketika berkunjung ke pabrik nonel milik PT Dahana di Subang

* * *

Saya belum tahu, apakah acara seperti ini pernah atau belum melibatkan blogger. Kalau sudah pernah, ya alhamdulillah 🙂

Yang jelas, saya merasa sangat tersanjung ketika diundang oleh PT Dahana. Sebab undangan tersebut adalah dalam kapasitas saya sebagai seorang blogger. Artinya, hasil pengamatan dan liputan saya nantinya akan dimuat di blog.

Saya lebih tersanjung lagi, ketika tahu bahwa yang diundang bersama saya adalah wartawan profesional dari harian terkemuka, Bisnis Indonesia.

Untuk kunjungan ke Subang dan Tasikmalaya (20- 21 September 2010), saya hadir bersama Rudi Ariffianto, seorang reporter lulusan ITB. Selama kunjungan ke dua kota di Jawa Barat tersebut, kami berdua tampil seperti sepasang mitra kerja yang sedang melakukan tugas liputan jurnalistik.

Lantas untuk kunjungan empat hari di Kalimantan (28 September hingga 1 Oktober 2010), saya datang bersama Redaktur Pelaksana Bisnis Indonesia, Pak Chamdan Purwoko.

pabrik_dabex

Pabrik Dabex milik PT Dahana di Bontang yang sedang dibangun.

Sekadar info bagi Anda yang belum tahu, Redaktur Pelaksana (Redpel) adalah jabatan yang sangat strategis di sebuah media. Kedudukannya hanya satu level di bawah Pemimpin Redaksi, alias langsung di bawah pemimpin tertinggi keredaksian tersebut. Singkat cerita, Redpel memiliki wewenang yang sangat besar dalam mengarahkan misi/visi dan kebijakan suatu media.

Saya tentu sangat bersyukur karena satu tim dengan seorang tokoh penting dari media ternama berskala nasional. Padahal saya hanya seorang individu yang tidak mewakili lembaga manapun.

Saya diundang dalam kapasitas sebagai seorang blogger. Titik. Itu saja.

Mengapa PT Dahana merasa perlu mengundang seorang blogger? Bukankah yang biasa diundang untuk acara company visit hanyalah wartawan dari media ternama?

Jawaban atas pertanyaan inilah yang membuat saya merasa perlu angkat topi terhadap perusahaan BUMN yang memproduksi bahan peledak tersebut. Tampaknya PT Dahana sudah sangat memahami betapa besar peranan internet di era teknologi informasi sekarang ini.

Kita tenti ingat kasus Prita, yang sukses karena dukungan masyarakat lewat internet. Lewat program “Koin untuk Prita”, ibu rumah tangga yang satu ini berhasil menarik simpati jutaan orang yang justru hanya mengenal dia lewat internet.

Sebaliknya, “lawan” Prita yakni Rumah Sakit Omni Internasional Tangerang, justru mengalami nasib yang bertolak belakang. Mereka mendapat banyak kritik, cacian, celaan di Facebook, Twitter, milis-milis dan sejumlah blog. Sebuah media bernama internet telah berhasil mencoreng nama baik mereka, membuat banyak orang dengan penuh kebencian memboikot rumah sakit ini.

kantor_dahana_bontang

Berpose di depan kantor PT Dahana di Bontang, Kalimantan Timur

Kasus Prita menjadi bukti nyata bahwa internet telah menjadi sebuah media yang sangat penting. Mungkin tak berlebihan bila kita berkata bahwa internet telah hadir sebagai pilar kelima demokrasi setelah eksekutif, legislatif, yudikatif dan pers. Kenapa? Karena internet telah terbukti ampuh untuk menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Maka, hadir dan eksis di internet pada era teknologi informasi saat ini sungguh diperlukan. Apalagi, makin banyak masyarakat yang mengandalkan internet sebagai sarana untuk mencari informasi apapan.

BAYANGKAN jika ada orang yang mencari info mengenai perusahaan Anda lewat Google. Lantas, muncul hasil pencarian berupa sejumlah artikel yang ditulis oleh para blogger. Ada di antara tulisan tersebut yang isinya menjelek-jelekkan perusahaan Anda, ada yang memuji, ada yang berisi keluhan atau kritik tajam, ada yang membuat ulasan objektif, dan seterusnya. Intinya, mereka semua menulis sesuka-suka mereka saja, tak perlu takut pada Anda, karena mereka bukan karyawan Anda.

Tulisan-tulisan para blogger ini bisa membuat citra perusahaan Anda menjadi sangat baik atau sangat jelek. Berita buruknya: Anda tidak berwenang apapun untuk mengendalikan mereka.

* * *

Maka, bila perusahaan Anda ingin sukses menjalankan fungsi public relation di internet, tak ada jalan yang paling jitu selain hadir dan eksis di internet. Anda harus bergaul di dunia maya; aktif di Facebook dan Twitter, rajin membuat tulisan di blog mengenai perusahaan Anda, berinteraksi secara langsung dan akrab dengan masyarakat, dan seterusnya.

masjid_samarinda

Di tengah jadwal company visit yang padat, alhamdulillah masih sempat singgah di sejumlah tempat, seperti Masjid Islamic Center Samarinda ini.

Dalam konteks inilah, saya merasa perlu kagum pada PT Dahana yang sangat menyadari betapa pentingnya media internet untuk lebih mendekatkan perusahaan mereka kepada masyarakat. Bila selama ini untuk keperluan company visit, perusahaan-perusahaan pada umumnya hanya mengundang wartawan, mereka melakukan terobosan yang berani dengan mengundang blogger juga.

Bagi para blogger termasuk saya, kebijakan seperti ini tentu sangat menguntungkan. Posisi kita sebagai penulis di dunia maya akan semakin baik, semakin dihargai, semakian diperhitungkan.

Tentu tidak salah bila saya berharap, di masa mendatang semakin banyak blogger yang diundang untuk acara-acara company visit.

Amiin 🙂

* * *

Silahkan simak tulisan dan foto-foto hasil liputan saya pada acara company visit di PT Dahana tersebut:

headline_kompasiana

Salah satu tulisan saya dalam rangka liputan company visit ke PT Dahana - berjudul TAHU SUMEDANG BISA MELEDAK - tampil sebagai headline di halaman depan Kompasiana.com, juga di halaman Teknologi, pada tanggal 18 Oktober 2010 lalu. Klik foto untuk melihat ukuran sebenarnya.

* * *

Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda!

Jonru

Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com

Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com

Penulis Buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat!”
Buku Pertama di Indonesia yang Tidak Sekadar Berisi Kiat Jitu di Bidang Penulisan,
Tapi Juga MOTIVASI TERBAIK untuk Memandu Anda Mewujudkan Impian sebagai Penulis Sukses!
Klik http://www.PenulisHebat.com

Iklan

39 responses to “[Company Visit] Blogger Makin Diperhitungkan, Disejajarkan dengan Wartawan!

  1. Ping-balik: Tweets that mention [Company Visit] Blogger Makin Diperhitungkan, Disejajarkan dengan Wartawan! | Jonru on the Web -- Topsy.com

  2. SETUJU, Bang Jonru !!

    Blogger is My Life ;p

    *ikutin jejak Bang Jonru nih*

    Maju Terus Blogger Indonesia ……

    Suka

  3. Di luar negeri malah tidak lagi dibedakan antara wartawan dan blogger. ada yang berkesimpulan tulisan yang ditulis oleh blogger lebih jujur tanpa kepentingan apa-apa, blak-blakan. sukses the huffington post bisa menjadi contoh betapa prospeknya blogger, dan terakhir ada informasi hadiah pulitzer dimenangkan oleh blogger dari hunffington post dengan kategori media online.
    tapi Indonesia menulis blog baru sekedar hobby belum ditekuni secara serius untuk melahirkan sebuah tulisan mendalam.

    Suka

    • @Aceh Pungo: Iya, blogger Indonesia memang harus lebih serius lagi. Maraknya social media menjadi tantangan tersendiri, karena banyak orang yang justru berhenti ngeblog sejak Facebook dan Twitter mewabah di mana2 🙂

      Suka

  4. Sukses Pak Jonru… mudah-mudahan semakin banyak perusahaan-perusahaan yang sadar akan penggunaan Internet sebagai Public Relation nya…

    Suka

  5. Bismillah,

    Gitu ya Bang…blogger mulai diperhitungkan dalam kancah era informasi
    Mudah2an yang semula iseng2 atau hobby bagi para Blogger, sekarang serius untuk posting dan belajar dan belajar menulis yang benar.

    Sukses Blogger Indonesia !

    Suka

  6. Selamat mas Jonru atas Company Visitnya.
    Kalau di luar negeri memang Blogger statusnya tidak kalah dengan para jurnalis. Tak jarang ada perusahaan yang mau menggaji besar blogger sekedar membuat ulasan tentang perusahaan/produknya.
    Blogger Cina terkenal, Han Han, bahkan meluncurkan majalah sendiri karena blognya justru melebihi blog media massa yang ada:
    http://www.chinadaily.com.cn/china/2010-07/07/content_10073652.htm

    Meski blog seorang blogger total visitnya kalah dari media massa online yang hampir setiap menit ada update berita baru, tapi jika dihitung jumlah pembaca per artikel, bisa jadi blogger yang menang.

    Sebagai contoh media-islam.or.id memang dalam 2 tahun pageviewnya hanya 1.911.813. Tapi mengingat jumlah artikel hanya 196, rata2 setiap artikelnya dibaca 10.000 kali. Sebagai contoh artikel “Memberi Nama Bayi / Anak Secara Islami” dibaca 116.195 kali:
    http://media-islam.or.id/2008/02/01/memberi-nama-bayi-anak-secara-islami

    Ini jauh lebih banyak ketimbang artikel terpopuler di Kantor Berita Antara yang dibaca 4497 kali:
    http://www.antaranews.com/berita/1287103376/gempa-5-0-sr-guncang-sukabumi

    Atau artikel “Mobil Murah dan Irit Buatan Indonesia” yang dibaca 29.575 kali:
    http://infoindonesia.wordpress.com/2009/02/06/mobil-nasional-gea-buatan-inka-seharga-rp-50-juta

    Itu belum efek copy paste dan juga penyebaran ke berbagai milis yang ketika saya cari di Google.co.id mencapai 4.150 hasil untuk keyword “Mobil Murah dan Irit Buatan Indonesia.” Jadi total pembacanya kalau dikali 100 saja bisa mencapai 2,9 juta!

    Jadi buat para Blogger jangan merasa minder. Insya Allah kita bisa bersaing dengan media massa.

    Suka

  7. saya setuju banget kalau blogger disejajarkan dengan wartawan

    Suka

  8. pastinya, tapi kita juga mesti inget, jadilah blogger yang baik.

    Suka

  9. yup betul banget sob, mungkin dengan berjalanya waktu blogger memang bisa disejajarkan dengan wartawan.amin

    Suka

  10. tapi rasanya masih aneh kalo di KTP kolom pekerjaannya : blogger 🙂

    Suka

  11. wah, asyik juga klw Blogger dag diperhitungkan mcam wartawan, seru yah klw dapat undangan, hehe, bisa jalan-jalan 🙂

    Suka

  12. Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya

    Suka

  13. Thank you so much, It is exactly posting what I have been searching for!

    Suka

  14. Keren nih mas Jonru… Konsistensi dan orisinalitas mas Jonru dalam ngeblog bisa menjadi inspirasi bagi blogger yang lain. Secara jujur saya katakan, mas Jonru adalah blogger terbaik Indonesia…

    Suka

  15. Setelah misi begitu, mau kemana lgi pak….

    Suka

  16. wah saya sebagai orang bontang merasa senang dengan foto foto diatas.. hehehehe

    Suka

  17. sip bang jonru. saya baca yang di kompasiana.
    add ya kompasaiana saya di http://www.kompasiana.com/aneppaoji

    Suka

  18. selamat dan sukses ya…

    Suka

  19. Saya sudah beli & baca buku pak Jonru “Menerbitkan buku itu Gampang!”
    Keseluruhan saya sangat suka & benar0benar membuka pengetahuan saya dalam menulis. Awalnya saya tidak kenal bahkan mendengar Nama Jonru.
    “Makanan apa itu? Kok bukunya mahal gila?” pikir saya saat di gramedia.
    Tapi entah kesambet setan mana. Buku itu tetap saya beli.
    Setelah saya baca 5menit…10menit… Saya langsung tidur.
    Ketika saya bangun… Langsung ngambil laptop… & menulis…
    “Wow, entah dapat pencerahan dari mana. Buku itu emang GILA!”
    Sampai sekarang buku itu masih saya baca, menjadi buku termahal & paling bermanfaat yang pernah saya miliki.
    Terima kasih pak Jonru…! ^_^
    “Saya akan menerbitkan buku…!”

    Suka

  20. sebetulnya kegiatan ‘blogger’ dan ‘wartawan’ menurut saya sama yaitu ‘menulis’.
    kalau wartawan menulis di media formal, sedangkan blogger menulis di media non formal (blog pribadi).

    blogger dan wartawan sama-sama tukang menulis …..

    syukurlah kalau sekarang ini sudah ada perusahaan yang menghargai jasa blogger.

    sukses untuk blogger indonesia,

    salam.

    Suka

  21. Hhmmm… Tulisannya memberiku sebuah inspirasi, thanks for share bro…

    Suka

  22. Pak Jonru ini hebat banget..hal-hal kecil sampai yg besar bisa dijadikan objek tulisan yang menarik…sukses terus pak…:)

    Suka

  23. pengalaman yang sangat menarik mas.. jadi ingin dan kepengin.. sukses selalu

    Suka

  24. aku kepengin sukses
    gmn caranya ea???????

    Suka

  25. aku tertarik nh mas..
    kasih2 saran dong..

    Suka

  26. Wah top banget pak, semoga ke depannya blogger Inodnesia bisa disejajarkan dengan para wartawan juga.

    Suka

  27. Dazzling post about Blogger Makin Diperhitungkan, Disejajarkan dengan Wartawan! I’m not able to read this language. Please convert it English language. Thanks a lot 🙂

    Suka

  28. bener banget blogger = wartawan se =77777777777777777

    Suka

  29. boleh nannya bagaimana cara mencari ide,,menulis dan semangant nulis,,thanks…salam kenal

    Suka

  30. Wah kesempatan yang langka saya juga kalau diberi kesempatan pasti akan bangga sekali. Selamat mas Jonru atas Company visit-nya 😀

    Suka

  31. saya setuju banget kalau blogger disejajarkan dengan wartawan

    Suka

  32. pekerjaan blogger memang sangat bagus,,apalagi dengan tulisannya mampu memperkenalkan suatu daerah wisata atau tempat melalui media online

    Suka

  33. Ping-balik: Jonru Ginting – Rumah alumni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s