Mengapa 2 Bulan Ini Saya Berhenti Ngeblog?


Dua bulan belakangan ini, saya jarang ngeblog. Kalaupun ngeblog, isinya hanya “iklan terselubung”, sebab saya harus menulis untuk mempromosikan sesuatu. Fitur Blogger Sejati Minggu Ini (yang biasanya di-update setiap Kamis) pun terbengkalai. Saya juga mulai jarang posting di Facebook dan Twitter. Ada apakah gerangan? Apakah saya sedang berusaha “menghilangkan diri” seperti Carissa Puteri?

Temans, mohon maaf sebesar-besarnya atas kevakuman saya. Sejujurnya, ada beberapa kejadian “besar” pada diri saya sejak Mei 2011 lalu. Tapi karena kejadian tersebut bersifat sangat personal, mohon maaf jika saya tak bisa menceritakannya.

Yang jelas, saya juga manusia biasa yang punya banyak kelemahan. Berkurangnya frekuensi saya dalam ngeblog dan update status di social media selama dua bulan terakhir ini, merupakan salah satu bukti nyata dari kelemahan  tersebut.

Selama dua bulan ini, saya terus terang lebih banyak melakukan intropeksi diri. Ada sejumlah kegagalan dalam hidup dan bisnis saya. Tugas saya adalah menemukan akar permasalahannya, lalu mencari solusi terbaik.

Salah satu solusi yang saat ini sedang saya usahakan adalah BELAJAR LAGI. Dalam waktu dekat, saya ingin sekali mengikuti pelatihan NLP dan Public Speaking.

Kenapa? Sebab dari hasil intropeksi saya, kedua hal inilah yang harus segera saya pelajari lebih mendalam, agar kesuksesan yang lebih besar bisa tercapai.

Dan tentu saja, saya berusaha agar kembali rajin menulis. Sebab sudah sering terbukti, menulis merupakan salah satu terapi diri yang mampu membuat kita terbebas dari berbagai macam masalah.

Nah, kalau teman-teman punya rekomendasi pelatihan NLP dan Public Speaking yang bagus tapi murah (sebab saya belum sanggup membayar yang tarifnya mahal, hehehe…), mohon bantuan informasinya ya.

Terima Kasih dan Salam Sukses!

Jonru

NB: Tanggal 26 Juni 2011 lalu saya menjadi pembicara pada Gathering AsianBrainers di Bandung, membawakan materi “Kiat Jitu Menulis untuk Internet Marketing”. Anda bisa mendownload modulnya di sini.

Iklan

11 responses to “Mengapa 2 Bulan Ini Saya Berhenti Ngeblog?

  1. salut atas kejujuran Abang 🙂 memang betul, gak semua bisnis bakalan lancar.. tapi justru dengan kendala dan introspeksi, membuat kita makin kuat 😀

    semoga sukses untuk setiap langkah Bang Jonru ke depan, maaf nih saya belom bisa mampir ke kantor Rawamangun 😀

    Suka

  2. Ruar biasa.. angkat topi untuk abang.
    untuk Pelatihan NLP yg murah meriah dan ga murahan ada di http://fastnlp.com/ 🙂

    Suka

  3. Saya maalah baru tw pelaatihan NLP ,
    Coba pak jonru hadir ke majelis2 ilmu,seperti majelis maulid dan majelis ratib . . biasanya akan menemukan solusi karena pikiran akan kembali jernih. .satu lagi Gratis hehe ..

    Suka

  4. NLP?? Saya juga masih belum tahu apa artinya Pak Jonru. Coba saya cek tetangga sebelah ya… hehehe

    Suka

  5. Semoga cepat ngeblog kembali Pak Jonru. Ngomong2 boleh tahu gak, kata ngeblog dalam bahasa indonsia apa. Nge- di depan blog kan bahasa betawi. saya suka kesulitan memakainya kalau menulis di blog sendiri..terima kasih

    Suka

  6. Kalau kata Stephen R Covey adalah sharpen of the saw.
    Jadi kalau jadi tukang kayu, setiap beberapa jam harus berhenti untuk mengasah gergajinya, agar tetap tajam.
    bang Jonru, kalau public speaking mungkin sepertinya Tung Desem Waringin deh.
    NLP coba deh ke deep mind power engineering di http://deepmindpower.com
    barangkalai bermanfaat dan terus berkarya.
    Salam

    Suka

  7. Kalau kang Jonru saja masih pengen belajar, apalagi saya. 😀 Masih banyak ilmu yg harus sy pelajari untuk bisa mencapai sukses. Terutama di bisnis online. 🙂 Semangat pak.

    Suka

  8. semangat trus pak. kita sbg makhluk lemah harus trus belajar dan tentu berdoa

    Suka

  9. saya kira mungkin pak jonru liburan atau refreshing

    Suka

  10. salam kenal pak jonru dari pemula 🙂

    Suka

  11. NLP rasanya memang mutlat diperlukan dijaman modern seperti sekarang ini ya.. tapi masih saja muncul tanda tanya dibenak saya, kenapa orang-orang terdahulu seeprti sunan ampel dan lain-lain itu tidak butuh yang namanya pelatihan NLP (..ato mungkin dia belajar dengan nama berbeda kali ya..hehe) untuk mampu menggerakkan masyarakat dan melakukan perubahan?
    Note : Sunan ampel menggerakkan ekonomi daerah ampel surabaya ketika usianya masih 20-an.. bagaimana dengan kita?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s