Ternyata Saya Mirip Nicholas Saputra :)


nicholas saputra

Saya dan Nicholas Saputra. Di mana miripnya? (Foto: Koleksi Pribadi)

Beberapa waktu lalu, ada sebuah perusahaan ternama yang melakukan sebuah survey secara online. Salah satu hasilnya: Sekitar 60% pria Indonesia ingin seperti Nicholas Saputra.

Apakah fakta ini yang menyebabkan saya membuat judul tulisan seperti di atas? Hehehe… tidak juga. Sebab kalau saya nanti tiba-tiba berubah mirip Nicholas Saputra, bisa-bisa istri saya malah kabur 😀

Judul tulisan ini dibuat justru setelah saya menonton sebuah video inspiratif tentang Nicholas, tanggal 19 Oktober 2011 lalu. Film pendek berdurasi 5 menit yang berjudul “Journey to Overcome the Fear” ini, menceritakan pengakuan pemeran Rangga dalam film “Ada Apa Dengan Cinta” ini, yang ternyata takut pada ketinggian! Nah, video ini menggambarkan bagaimana perjuangan Nicho ketika dia harus melawan rasa takutnya dengan cara melakukan olahraga skydiving, terjun bebas dari udara!

Untuk lebih jelasnya, coba tonton saja video berikut ini(*):


* * *

Sejujurnya, saya pun termasuk orang yang takut pada ketinggian. Sejak kecil, saya selalu bergidik dan ketakutan bila harus berada di tempat yang tinggi dan harus melihat jauh ke bawah. Nah, inilah persamaan saya dengan Nicholas Saputra 🙂

Karena punya kesamaan itulah, saya bisa merasakan bagaimana deg-degan dan nervous-nya Nicholas Saputra ketika harus berolahraga skydiving, terjun bebas dari tempat yang sangat tinggi di atas bumi! Sampai saat ini, saya bahkan belum kepikiran untuk berani melakukan aktivitas yang “sangat menyeramkan” seperti itu.

nicholas_saputra_skydiving

Momen ketika Nicholas Saputra menaklukkan rasa takutnya. (Sumber foto: Akun Lockerz.com Nicholas Saputra)

Tapi seperti ucapan Nicholas pada video tersebut, rasa takut memang harus dilawan. Sebab ketika kita berani melawannya, maka percaya diri akan muncul, dan momen tersebut terasa sangat istimewa.

Oke deh,
Suatu saat nanti, mungkin saya akan berolahraga skydiving, terjun bebas dari udara. Lalu setelah itu merasa bahagia karena berhasil melawan rasa takut terhadap ketinggian! Amiin…. Semoga terwujud 🙂

Sambil menunggu “suatu saat nanti” tersebut, saya ingin bercerita lagi tentang salah satu “ketakutan” lainnya, walau ini kadarnya biasa-biasa saja.

Dulu, ketika menonton sinetron Si Doel Anak Sekolahan, ada salah satu adegan yang saya ingat banget sampai sekarang;
Sepulang dari Belanda, Sarah membawa banyak oleh-oleh untuk keluarga Si Doel. Khusus untuk Mas Karyo, Sarah memberikan sebuah alat cukur elektrik. Tentu saja, Mas Karyo sangat senang diberi hadiah seperti itu.

Tapi keesokan harinya, Mas Karyo mengeluh dan marah-marah karena alat cukur itu telah melukai wajahnya.

Adegan ini membuat saya berpikir bahwa alat cukur elektrik ternyata tidak aman, beresiko tinggi dan bisa melukai wajah. Apalagi karena harganya relatif mahal, maka saya takut untuk membeli dan menggunakannya.

philips aquatouch

Philips AquaTouch. (Sumber foto: http://www.amazon.co.uk)

Maka, selama ini saya hanya berani memakai alat cukur biasa yang harganya sekian ribu rupiah saja. Padahal kalau dipikir-pikir, alat cukur seperti ini sebenarnya cukup merepotkan. Saya pun jadi sering malas atau lupa bercukur.

Akibatnya, hanya dalam hitungan hari, wajah saya sering jadi berewokan dan penuh bulu. Tentu ini sangat mengganggu dari segi penampilan. Apalagi saya seorang pembicara publik. Tentu kurang PD jika harus tampil dengan wajah “berantakan” di depan para peserta, bukan?

Karena itulah, saya akhirnya mencoba melawan rasa takut terhadap alat cukur elektrik dengan cara LANGSUNG MENGGUNAKANNYA. Walau tidak sedramatis seperti yang dilakukan Nicholas Saputra, tapi intinya sama saja. Mencoba melawan rasa takut dengan ACTION 😀

Peristiwa “bersejarah” itu terjadi pada malam tanggal 19 Oktober 2011, saat saya menghadiri launching produk Philips AquaTouch di Jakarta.

Menurut iklannya sih, produk alat cukur keluaran terbaru dari Philips ini sangat aman karena tidak akan melukai kulit wajah. Oke deh, saya akan mencoba untuk membuktikannya!

jonru bercukur

Ini saya ketika mencoba bercukur pakai Philips AquaTouch di acara launching produk ini tanggal 19 Oktober 2011. (Sumber foto: Koleksi pribadi)

Setelah mencoba, hm… ternyata memang benar! Rasanya hanya seperti sebuah benda sangat halus yang menyentuh kulit wajah dengan lembut. Sama sekali tidak sakit, tak ada luka sedikit pun. Saya pun merasa sangat aman dan nyaman untuk menggunakan alat cukur ini.

Tapi walau sangat lembut dan halus, bulu-bulu di wajah dan dagu saya bisa tercukur dengan sempurna (tentu jenggot harus disisakan karena saya ingin mengikuti sunnah Nabi) 🙂

Hasilnya, wajah terlihat sangat bersih dan klimis. Rasa percaya diri pun bertambah karena penampilan tidak lagi berantakan.

Saya pun tergoda untuk membeli produk ini. Tapi begitu tahu harganya, hm… rasa takut kembali muncul. Takut dimarahi istri gara-gara membeli barang yang harganya tidak sesuai anggaran belanja keluarga, hehehe… 😀

Namun, pandangan saya kembali berubah setelah mengetahui beberapa keunggulan AquaTouch ini. Satu di antaranya adalah pisau cukurnya yang “ajaib” karena bisa mengasah sendiri sehingga tidak perlu diganti selama 3 tahun. Jadi bayangkan saja: Kita cukup membeli satu alat cukur untuk dipakai selama 3 tahun! Bahkan, pihak Philips memberikan garansi untuk masa 3 tahun ini.

Kalau mau hitung-hitungan secara matematis, coba bandingkan AquaTouch AT750/16 yang harganya saat ini adalah Rp 450.000, atau AquaTouch T 890/16 seharga Rp 675.000. Dibandingkan dengan uang yang kita keluarkan untuk membeli pisau cukur manual (sekali pakai) selama tiga tahun, maka harga AquaTouch ini ternyata bisa lebih murah sekitar 30% hingga 40%.

Lagipula, ada beberapa keunggulan AquaTouch – selain garansi 3 tahun – yang membuat saya makin tergoda:

  • Bisa digunakan untuk bercukur biasa dengan foam, pakai air, atau sistem kering untuk di perjalanan. Jadi, bisa digunakan sewaktu-waktu, kapanpun dan di manapun, sehingga sangat praktis dan fleksibel.
  • Tahan air dan sangat mudah dibersihkan.
  • Potongan bulu tidak akan mengotori lingkungan sekitar, karena hasil potongan akan masuk ke bagian dalam alat cukur, dan sewaktu-waktu bisa dibuang.
  • Menggunakan batere yang bisa di-charge. Dan sekali di-charge akan tahan selama 1 bulan. Hm.. lama sekali, bukan? Sangat praktis untuk dibawa bepergian.
  • Dan masih ada sejumlah keunggulan lainnya.

Saya merasa bahwa AquaTouch ini sangat cocok untuk saya yang berprofesi sebagai trainer dan sering bepergian ke luar kota. Sebagai trainer, penampilan memang harus selalu terjaga, termasuk wajah yang bersih, rapi dan klimis. Kalau bulu-bulu di wajah sudah tercukur rapi, tentu saya merasa lebih nyaman dan percaya diri untuk tampil di depan para peserta pelatihan.

Kalau selama ini saya sering malas atau lupa bercukur, justru dengan AquaTouch ini saya jadi “ketagihan”, ingin bercukur terus.

jonru_philips_aquatouch1

Wajah saya yang brewokan sebelum cukuran, 19 Oktober 2011 malam. (Sumber foto: http://www.facebook.com/PhilipsSelfExpression.id)

jonru cukuran

Finishing touch. 20 Oktober 2011: Wajah saya yang sudah klimis, setelah cukuran dengan Philips AquaTouch. Â (Foto: koleksi pribadi)

jonru_philips_aquatouch

Pulang dari acara launching, membawa satu produk Philips AquaTouch. Alhamdulillah 🙂 (Sumber foto: Koleksi pribadi)

.

Makanya, ketika malam tanggal 19 Oktober 2011 lalu saya pulang membawa satu produk AquaTouch AT750/16 ke rumah, hm.. rasanya gembira sekali. Saya merasa seperti Nicholas Saputra yang melawan rasa takut akan ketinggian dengan mencoba olahraga skydiving. Hehehe… 😀

Semoga mulai sekarang, saya bisa lebih sering cukuran, kalau bisa setiap hari, agar penampilan makin rapi, menambah rasa nyaman dan percaya diri ketika tampil di depan publik.

(*) Sumber video: www.youtube.com/user/isobarindonesia di Youtube.

.

NB: Info Lomba Menulis:
Kebetulan nih, ada lomba menulis. Hadiahnya AquaTouch dan berbagai produk menarik lainnya dari Philips Indonesia. Tema lombanya sama dengan tulisan yang sedang Anda baca ini. Info selengkapnya bisa dibaca di sini.

.
NB: Fan Page Philips Self-expression Indonesia:
Oh ya, sehubungan dengan lomba di atas, juga untuk mendapat info-info menarik lainnya, teman-teman dipersilahkan untuk me-link Fan Page Philips Self-expression Indonesia di Facebook.
Alamatnya
www.facebook.com/philipsselfexpression.id

.

 

 

Iklan

12 responses to “Ternyata Saya Mirip Nicholas Saputra :)

  1. 1. kalo udah coba skydiving jgn lp buat artikel ttg itu mas iah? hehe
    2. wah, hebat, mas jonru memelihara jenggot..
    3. pgn ikut lomba, tp sayangnya musim MID..

    Suka

  2. lah ko “suatu saat nanti” mas jon? Bukannya kita jangan pernah menunda ,, kalo berkata “suatu saat nanti” hasilnya kita akan terus berkata “suatu saat nanti” dan endingnya ga kesampean 😀

    Suka

  3. @galih: Kalo ada yang mau menanggung semua biaya buat skydiving-nya, boleh deh sekarang juga. Hehehehe… 🙂

    Suka

  4. Memang bener mirip nicsap hehe…
    pisau cukur yg keren memang

    Suka

  5. tanggung sendiri dong mas ,, kan nanti yang akan merasakan manfaatnya mas jon sendiri 🙂
    btw pisau cukurnya keren 😀

    Suka

  6. Baru aja saya baca tulisan setema di blog Isnuansa.

    Jadi penasaran sama alat cukur itu. Selama ini cuma ngandalin alat cukur manual sih. Itu pun jarang, karena saya memang nggak terlalu sering bercukur, hehe….

    Wah, saya tertarik sama lombanya, nih. Moga-moga bisa ikut, hehe….

    Suka

  7. benar sekali pak jonru bahwa kita harus mengalahkan rasa takut dalam diri kita

    Suka

  8. Bisa aja nih tulisannya Mas Jonru. Jadi tertarik untuk beli juga. 🙂

    Suka

  9. Saya juga takut ketinggian mas. Naik ke atap saja sudah lemas, apalagi kalau disuruh loncat kaya’ gambarnya Nicholas Saputra. Saya pasti sudah pingsan duluan.

    Suka

  10. Hahaha….jd pngn ketawa. Pnter bgt ni Mas Jonru menghipnotis pembaca : D

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s