Cara Mendapat Penghasilan Utama dari Ngetwit dan Update Status Facebook


social media adminSelama ini, banyak orang yang ngetwit atau berfesbuk ria hanya untuk bersenang-senang. Bahkan sampai ketagihan, lupa waktu, banyak pekerjaan terbengkalai. Itulah sebabnya, sebagian orang menjadikan Twitter dan Facebook sebagai “kambing hitam” atas berkurangnya produktivitas kerja.

Benarkah “tuduhan” seperti itu?

Ternyata jawabannya TIDAK SELALU 🙂

Beberapa waktu lalu, saya berbincang dengan seorang teman yang pernah bekerja di sebuah advertising agency. Nama panggilannya sama dengan nama seorang pelawak Indonesia: Temon. Tapi jangan bayangkan Temon yang di teve itu ya. Beda jauh pokoknya, hehehe… 😀

Mas Temon menyebut nama seorang blogger yang mendapat penghasilan Rp 6 juta perbulan. Padahal pekerjaannya sama seperti yang biasa kita kerjakan: ngetwit di Twitter dan update status Facebook.

“Ah, masa sih? Bohong kali! Gimana caranya?”

Hehehe… apakah saya terlihat seperti seorang pembohong?

Bagi Anda yang sudah kenal saya, atau setidaknya pembaca setia blog ini, pasti tahu bagaimana reputasi saya selama ini, kan?

Alhamdulillah, saya sendiri pun sudah beberapa kali mendapat job “twit berbayar”. Saya dibayar cukup mahal hanya untuk menulis 140 karakter di Twitter seperti contoh berikut:

#Barutahu kalo di @RestoXYZ ada menu baru, #BebekGorengSpicy. Kemarin teman saya nyoba, katanya enak banget. Nanti mau coba juga ah… 🙂

Hm, tarif saya tentu rahasia, hehehe….
Tapi sebagai gambaran saja: Kisarannya antara Rp 150 ribu hingga Rp 3 juta.

Jadi coba bayangkan saja:
Hanya menulis 140 karakter seperti di atas, ada orang yang dibayar Rp 150.000, ada yang Rp 700.000, ada yang Rp 2.000.000, bahkan ada yang Rp 3 juta!

“Kok bisa berbeda-beda seperti itu?”

social media adminKarena tarif sangat tergantung dari (1) jumlah follower, dan (2) seberapa besar pengaruh kita terhadap para follower kita. Semakin banyak jumlah follower kita, dan semakin kuat pengaruh kita terhadap mereka, maka bayaran kita akan semakin mahal.

“O gitu, ya? Lantas, siapa yang membayar?”

Tentu saya, yang membayar adalah perusahaan atau brand yang menyuruh kita menulis twit tersebut.

“Kenapa mereka mau membayar kita SEMAHAL ITU hanya untuk menulis twit atau update status?”

Begini:
Sejak zaman dahulu kala hingga era serba canggih seperti saat ini, ada salah satu trik promosi yang paling jitu dan tak pernah lekang oleh perkembangan zaman, yakni promosi dari mulut ke mulut.

Kalau melihat sebuah iklan TV, Anda mungkin hanya tertarik melihat iklannya yang bagus. Tapi untuk membeli produk yang diiklankan? Belum tentu tertarik, bukan?

Beda halnya jika suatu hari, salah seorang teman terdekat Anda berkata:

“Eh, Jeung, udah pernah makan di Resto XYZ blom? Kemarin aku ke sana bareng Dian dan Sinta. Asyik banget, lho. Rugi kalo belom nyoba.”

Saya yakin, rekomendasi sederhana dari seorang sahabat dekat seperti ini, kemungkinan besar akan membuat Anda sangat tergoda 🙂

Nah, social media seperti Facebook dan Twitter merupakan sarana yang sangat tepat untuk melakukan promosi dari mulut ke mulut. Dan Anda mungkin sudah tahu, promosi seperti ini sangat efektif karena:

  1. dilakukan oleh orang yang sudah kita kenal dan percayai,
  2. informasinya disampaikan dengan cara yang sangat personal, dan
  3. biasanya yang berpromosi adalah konsumen (bukan produsen, bukan staf marketing) yang sudah mencoba langsung produk/jasa yang dia promosikan.

* * *

social media adminPara pemilik brand yang selama ini menghabiskan banyak uang untuk beriklan di televisi, mulai menyadari bahwa kini ada media yang jauh lebih efektik, yakni SOCIAL MEDIA.

Salah seorang teman saya lainnya yang pernah bekerja sebagai staf marketing di sebuah perusahaan TV Kabel, bercerita bahwa belakangan ini tren pemasangan iklan di televisi menurun drastis. Kenapa? Karena banyak pemilik brand saat ini yang mengalokasikan banyak anggaran iklan untuk social media, dan mengurangi jatah iklan untuk media elektronik.

Tapi jangan salah sangka! Yang mereka lakukan bukan memasang banner, atau membuat naskah iklan “terang-terangan” seperti (contoh) berikut:

Resto XYZ menjanjikan kepuasan Anda dalam menyantap makan malam. Cobalah! Dijamin tak menyesal.

Anda pasti setuju, cara berpromosi seperti ini sangat tidak disukai, terutama di social media. Kalau ada orang yang berpromosi dengan cara seperti ini di Twitter atau Facebook, pasti banyak follower atau friend list mereka yang merasa terganggu lalu kabur.

Para pemilik brand pun sangat sadar bahwa beriklan secara hard selling seperti itu di social media sangatlah tidak efektif. Karena itu, yang mereka lakukan adalah meniru promosi dari mulut ke mulut tadi, tapi disesuaikan dengan sifat dan karakter media online. Dengan kata lain, format iklan yang ditampilkan sangat “soft” sehingga orang-orang tidak merasa terganggu.

Teman-teman bisa melihat contoh teks iklannya seperti yang sudah saya tulis di atas (@RestoXYZ). Atau untuk lebih jelasnya, coba simak satu contoh lainnya berikut ini.

Berangkat ke kantor, pake parfum XYZ dulu ah. Biar wangi, seger dan #percayadiri pas presentasi nanti di depan klien. Doakan ya teman-teman, moga presentasi saya nanti sukses 🙂

Bila membaca updates status seorang teman seperti di atas, apakah Anda merasa terganggu? Pasti tidak!

Perhatian Anda mungkin lebih fokus pada pesan, “…doakan semoga saya sukses presentasi.” Tapi munculnya brand “parfum XYZ” bisa tanpa sadar memasuki pikiran bawah sadar Anda, lantas membuat tingkat kepercayaan Anda terhadap merk parfum tersebut meningkat beberapa persen.

Biasanya, yang diberi tugas untuk menulis “status berbayar” seperti itu bukan kalangan internal perusahaan, bukan staf marketing mereka. Kenapa? Karena seperti yang saya tulis di atas, promosi dari mulut ke mulut lebih efektif bila disampaikan oleh “the real consumer”. Dan akan lebih efektif lagi bila yang menyampaikannya adalah orang yang sudah Anda kenal dan percayai.

Karena itu, para pemilik brand pun menggandeng para Facebookers dan/atau pengguna Twitter sebagai PERANTARA mereka. Hubungan yang sangat akrab antara pemilik akun Twitter dengan para followernya, merupakan situasi yang sangat menguntungkan sebaga sarana promosi dari mulut ke mulut.

Dan orang yang diberi job seperti ini, biasa disebut Buzzer.

Nah, sampai di sini Anda mungkin mulai paham, kenapa banyak pemilik brand yang rela menganggarkan banyak dana untuk berpromosi di social media. Anda pun mungkin mulai paham, kenapa banyak orang belakangan ini yang mendapat banyak penghasilan hanya dengan cara rajin ngetwit atau update status Facebook.

* * *

Teman-teman sekalian,

social media adminBuzzer hanyalah salah satu contoh profesi yang berkaitan dengan penyediaan atau pengelolaan konten untuk social media. Contoh lainnya adalah Social Media Admin (socmed admin).

Secara singkat, socmed admin adalah profesi di mana kita diberi kepercayaan oleh perusahaan tertentu untuk mengelola akun-akun social media mereka; khususnya Facebook dan Twitter. Tugas mereka adalah mengisi konten di social media tersebut berdasarkan jadwal tertentu, merespon komentar-komentar dari pengunjung, membangun komunitas yang solid, dan seterusnya.

Mas Temon memberi bocoran bahwa bila ada orang yang menjadi socmed admin untuk dua brand saja, maka penghasilan perbulannya bisa membuat dia penuh percaya diri resign sebagai karyawan. Kebayang kan, seberapa besar penghasilannya? Hehehe… 🙂

Inilah yang saya maksud dengan judul tulisan ini: “Penghasilan Utama dari Ngetwit dan Update Status Facebook” 🙂

Secara umum, kita bisa menyebut orang-orang bekerja sebagai pengelola-konten social media sebagai Influencer.

* * *

“Wah, ternyata menarik juga, ya?”

“Baru ngeh nih, gue sekarang!”

“Lantas gimana caranya agar aku bisa jadi socmed admin? “

Hm… tentu sangat panjang bila harus saya ceritakan semua di sini.

Tapi saya yakin semua setuju:
Anda tidak hanya butuh ilmu tentang “bagaimana caranya” kan? Buat apa ilmunya, kalau setelah itu tetap tak bisa mendapat uang dari Twitter atau Facebook??? 😀

Kalau tahu ilmunya, plus diarahkan untuk mendapat berbagai macam peluang kerja sebagai influencer, pasti lebih asyik, kan?

Karena itulah, saya dan Mas Temon ingin berbagi ilmu dengan Anda mengenai:

  1. Cara membuat konten yang menarik sehingga akun socmed anda disukai oleh banyak orang.
  2. Cara menambah follower Twitter dan friend list Facebook secara alamiah dan cepat.
  3. Cara meningkatkan pengaruh Anda terhadap para follower dan friend list, sehingga “harga” akun Anda di mata pemilik brand menjadi tinggi.
  4. Cara mencari, menyusun dan mengorganisir konten untuk sosial media.
  5. Web/aplikasi apa saja yang dapat memudahkan pekerjaan seorang social media admin.
  6. Cara memonitor dan membuat laporan akun social media.
  7. Cara mengelola komunitas dan membangun keterikatan (engagement)

Setelah membekali Anda dengan ilmu dan keahlian di atas, kami akan langsung mencarikan job yang menarik dari para pemilik brand. Jadi, Anda bisa segera mendapat banyak penghasilan hanya dari kegiatan ngetwit atau update status Facebook.

Asyik kan?

social media adminKalau tertarik, Anda dipersilahkan bergabung dengan Kelas Influencer di Writers Academy.

Jangan katakan tarifnya kok mahal?

Harga yang Anda bayarkan merupakan INVESTASI untuk masa depan.

Setelah selesai belajar di Writers Academy, Anda insya Allah bisa “balik modal” dengan cepat, bahkan bisa mendapat penghasilan yang jauh lebih besar!

Ya, Kelas Influencer di Writers Academy ini akan mengarahkan Anda menjadi orang yang berprofesi sebagai seorang influencer. Bukan sekadar mendapat ilmunya, tapi insya Allah sangat berpeluang besar untuk mendapatkan jobnya pula 🙂

Tertarik? Jika ya, Anda bisa mendaftarkan data diri dengan cara yang sangat mudah:
Kirim SMS ke nomor 083895196497 dengan format:
KIF – nama anda – alamat email anda
Contoh:
KIF – dewi susanti – dewisusanti@blabla.com

Setelah itu, tim dari Writers Academy akan mengirimi Anda email yang berisi penjelasan lengkapnya.

NB: Tersedia DISKON HEBOH bagi Anda yang mengirim SMS. Jadi, BURUAN YA 🙂

Semoga informasi ini bermanfaat. Salam sukses selalu!

Jonru
Follow me: @jonru

 

Iklan

49 responses to “Cara Mendapat Penghasilan Utama dari Ngetwit dan Update Status Facebook

  1. Sungguh menarik…saya pernah kerja jadi staf di penerbitan, dan sekarang resign demi anak. Mau banget onlen via  dan laptop dan dapet penghasilannya

    Suka

  2. wah menarik juga nih, bisa di coba ntar ,,terima kasih Infonya Mas,,

    Suka

  3. kereeeeen pekerjaaan seru tuch !

    Suka

  4. Tuing..tuing.. jadi ngiler sampe guling-guling…

    Suka

  5. Info baru nih. Thanks mas Jonru.

    Suka

  6. “Sip jadi tertarik juga loo …””

    Suka

  7. Internet telah merubah cara orang mencari uang.
    Harus diakui di era internet dan social media seperti sekarang ini membuat kita harus terus beradaptasi menyesuaikan diri dengan kondisi terkini. Mungkin memang benar memperoleh pekerjaan konvensional masih mempunyai peluang walaupun semakin terbatas. Namun, jika kita terus berpikir seperti itu pada akhirnya kita sendiri yang akan kewalahan. Robert T. Kiyosaki, salah seorang entrepreneur dari Amerika pernah berkata bahwa internet telah membuat cara kita mencari uang menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih (cepat kaya) muda 🙂

    Suka

  8. Nice Info, ngiler juga 1x nulis 3juta. Thanks infonya.

    Suka

  9. Siiiiip…..ide bagus juga tuh, mas jonru, salam sukses selalu

    Suka

  10. caranya mendftrny gmn

    Suka

  11. Internet memang superrrr….. Sekarang cari uang secara umum lebih mudah dibanding dulu dgn bantuan internet….

    Suka

  12. sy sdh dftar lwt sms tapi kok sampe skrg lom da email masuk untuk penjelasan lengkpnya…trs no hpny kalau di sms pending trs

    Suka

  13. apakah nanti setelah lulus dari Writers Academy, kita dijamin dapat pekerjaan sebagai socmed admin ato Influencer???
    dan bisa mendapatkan job dari brand tertentu??

    Suka

    • @adhit: Tak ada yang dapat menjamin anda mendapat pekerjaan atau tidak. Tapi yang jelas, kami akan mengawal Anda menuju peluang2 yang tidak didapatkan oleh mereka yang tidak mendaftar di Writers Academy.

      Suka

  14. pengen punya duit banyak…

    Suka

  15. kalau facebook belum pernah liat,
    kalau di twitter memang tidak ada space iklan, berbeda dengan facebook.

    Suka

  16. Banyak cara mendapat penghasilan..cara baru yang sangat menarik

    Suka

  17. Wah…..enak juga ya cari penghasilan gede.Pengin sih,jelas.

    Suka

  18. pak, untuk kursus kif apa berupa ebook ato lainnya?

    Suka

    • @lowongan kerja bali: Modulnya tercetak. lalu ada konferensi online dan 2 kali tatap muka. Selain itu juga ada praktek mengelola social media, sbg persiapan sebelum mendapat the real job 🙂

      Suka

  19. Wah, boleh juga infonya. Yang pasti hasilnya yang kita dapat pasti berbeda. Tergantung ikhtiar kita juga.

    Suka

  20. Mending nge-twit sama FB-an ya, daripada nunggu tunjangan…

    Suka

  21. Saya sudah pernah mendengarnya, namun bingung untuk mempraktekannya. Disamping karena followernya masih sedikit, juga kesulitan dalam merangkai kata-kata yang pas di hati pembaca atau follower saya. Terima kasih Pak Jonru sudah berbagi informasi yang menurut saya sangat inspiratif ini. Salam sukses

    Suka

  22. satu lagi mas pembayarannya gi mana???
    cash langsung segitu

    Suka

  23. mas saya sudah sms belum ada balesan.
    kira2 jam berapa ya petugas online jadi bisa?
    (ga sabar nunggu balesan) 😀

    Suka

  24. Wow, menarik bgt, berapa biaya yg harus dikeluarkan unt ikut kelas influencer itu??dan butuh wkt berapa lama?ad jaminannya gak? Thx u

    Suka

  25. Saya sudah lama mengharapkan pekerjaan seperti ini, kang. Ayoo… para brand, saya siap loh.. jadi socmed admin brand, Anda, 😀

    Suka

  26. Wah, SubhanaAllah
    Mr. Jonru sungguh luar biasa ! semoga Allahu Akbar tuhan yang sangat Luar biasa memperbanyak jumalah Orang2 seperti Mr. Jonru ini yang ada di indonesia. Amiin Jayalah Selalu Negeri dan Agamaku.
    Salam Persaudaraan dari sang Petualang.

    Suka

  27. kreatif sekali ya, tidak perlu repot menulis spt saya hahaha!

    Suka

  28. original banget tulisan2nya gan…
    pengen bisa nulis kayak ente….
    tapi ana ga se kreatif ente nech….
    hmmm…
    jadi iri…!!!
    hahahahaaa…..

    nice bro….

    Suka

    • @D-Viz: Bisa itu karena biasa, Gan 🙂
      Kalau ente mau bisa, coba mulai latihan menulis sejak sekarang. Menulis itu sama saja seperti keterampilan lain. Semakin sering diasah, akan makin terampil.

      Suka

  29. Saya baru saja terjun di dunia internet karena ingin mempromosikan jasa saya dan saat online dan melancong kesana sini banyak hal yang saya dapatkan termasuk memperoleh penghasilan melalui jejaring sosial facebook dan twitter. Sungguh menarik dan saya juga berminat mencobanya,
    terima kasih atas sharingnya..

    Suka

  30. wah , Alhamdulillah ya…..memang lok peluang selalu ada dimana-mana….Saya Udah daftar Mr. Jonru. Mohon Do’anya ya Mr. Jonru semoga saya bisa memiliki kepribadian kaya seperti Mr.
    Salam Expert.

    Suka

  31. Daftar jadi kelas Influencer berapa duit, Mas?

    Suka

  32. wah, saya sangat tertarik mengikuti kelas itu. sayangnya, sebagai pelajar, saya tidak memiliki uang sebanyak itu.

    Suka

  33. bener2 bermanfaat nih sharing ilmunya. jadi gitu ya ternyata. tinggal cari cara ngedapetin banyak followers di twitter & friend list facebook. baru deh bisa ngomong seenak lidah, dapet duit deh.. 🙂

    Suka

  34. Waaah.. info menarik dan bermanfaat nih pak.. terimakasih buat sharingnya yaaah pak.. semoga sukses selalu 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s