Cara Gampang Jadi Penemu (seperti Thomas Alva Edison)


do network program

Lang Ling Lung. Penemu, Bisa Ditunggu. Copyright: Walt Disney

Sempat terkejut juga ketika menyadari, ternyata saya seorang penemu! Penemu apa? Tentu saja, Sekolah-Menulis Online(*). Saya adalah orang pertama di Indonesia(**) yang mendirikan sekolah atau kursus menulis yang berlangsung secara online lewat internet.

Bukan bermaksud narsis. Tapi CERITA saya berikut ini semoga bisa menjadi insprasi bagi Anda yang ingin juga menjadi penemu seperti saya.

Ide awal dan proses pendirian Sekolah-Menulis Online (SMO) adalah ketika:

1. Saya Prihatin
Saya prihatin terhadap banyaknya keluhan teman-teman dari luar Jakarta:

Bikin pelatihan penulisan kok di Jakarta melulu? Kapan nih giliran Wonosobo?
Sekali-kali adain dong, pelatihan di Jayapura. Jangan di Jakarta melulu!
Jakarta lagi Jakarta lagi. Kapan giliran Kendari?

Saya bisa memaklumi keluhan tersebut. Tapi teman-teman yang protes ini sepertinya belum tahu fakta berikut:

Jika ada pembicara dari Jakarta yang mengisi pelatihan/workshop/seminar di kota lain, kemungkinannya ada dua: (1) Dia diundang oleh panitia dari kota tersebut, atau (2) Dia bekerja sama dengan panitia dari kota tersebut.

Sangat tidak mungkin bila ada pelatihan di Banjarmasin misalnya, tapi semua panitianya dari Jakarta. This is very impossible!

Karena itulah, jika selama ini saya dan teman-teman penulis lain belum sempat hadir mengisi pelatihan di kota Anda, maka penyebab utamanya adalah: Belum ada panitia dari kota Anda yang mengundang kami. Itu saja masalahnya 🙂

2. Saya Mencari Ide & Solusi

Ya, bagaimana cara mengatasi keluhan teman-teman di luar Jakarta tersebut? Bagaimana cara mengadakan pelatihan penulisan yang bisa menjangkau siapa saja di seluruh dunia, dengan sangat mudah? Tanpa harus bekerja sama dengan panitia dari kota lain?

Ketika bertanya-tanya seperti itu, saya tiba-tiba teringat masa lalu. Dulu ketika internet belum ada, saya sering membaca info di sejumlah koran mengenai “Pelatihan Jurnalistik Jarak Jauh”. Ada penulis dari sebuah kota kecil di Jawa Tengah yang mendirikan layanan unik seperti itu. Dia mengirim modul melalui pos, dan proses belajar berlangsung lewat kegiatan surat-menyurat. Wah, sangat amat kreatif banget, kan?

Saya pun berpikir, “Bagaimana jika ide ini saya ATM-kan? Maksudnya: Amati, Tiru, Modifikasi.

Dan, ide mengenai “pelatihan penulisan secara online lewat internet” pun terlintas di pikiran saya. Ya, sekarang kan zaman internet. Komunikasi atau sistem belajar lewat pos tentu sudah tidak cocok.

Kebetulan saya sudah akrab dengan internet sejak tahun 2000. Inilah salah satu modal utama saya tahun 2007 lalu, saat SMO pertama kali saya perkenalkan di dunia maya 🙂

do network program

Sekolah-Menulis Online yang kini berubah menjadi Writers Academy

.

3. Saya Langsung Action
Ya, saya langsung action tanpa kebanyakan mikir. Memang sempat ada keraguan, “Nanti ada yang daftar enggak, ya? Bagaimana kalau tidak laku?”

Tapi saya berusaha menepis keraguan seperti itu, dan berpikir bahwa jawaban atas keraguan baru akan hadir bila kita langsung action.

Maka tanggal 22 Juli 2007, untuk pertama kalinya saya membuat pengumuman berjudul “Pelatihan Menulis Secara Online, Biaya Super Murah!”, dimuat di sejumlah milis penulisan, situs belajarmenulis.com, dan blog pribadi saya(***).

Ternyata ada sekitar 35 orang yang mendaftar. Saya merasa sangat bersyukur dan percaya diri. Alhamdulillah, ternyata saya bisa!

Sejak ada SMO, saya bersyukur karena teman-teman dari berbagai pelosok Tanah Air, juga teman-teman warga Indonesia yang tinggal di luar negeri, sudah bisa mengikuti pelatihan penulisan tanpa harus meninggalkan rumah.

Bahkan kini, banyak teman penulis dan entreprenur yang ikut mendirikan kursus menulis online. Mungkin mereka terinspirasi oleh kesuksesan SMO. Wallahualam 🙂

Yang jelas, kehadiran “para pesaing” tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas sekolah menulis yang saya kelola.

* * *

Bagaimana Cara Menjadi Penemu?

Anda pun bisa kok, menjadi penemu seperti saya. Tidak harus penemuan yang luar biasa. Yang sederhana dan kecil-kecilan pun boleh. Semua sah-sah saja, kan?

Jangan buru-buru berkata “Tidak mungkin.” Karena tak ada yang tidak mungkin selama kita yakin dan mau mencoba. Apalagi untuk menjadi penemu sebenarnya sangat gampang. Coba ikuti saja tips sederhana berikut:

  1. Tekuni hobi dan passion Anda secara serius dan mendalam.
  2. Cari masalah apa yang paling sering dipermasalahkan orang-orang di lingkungan Anda, tapi sampai saat ini belum ada solusinya.
  3. Pikirkan dan cari tahu, ide kreatif apa yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.
  4. Langsung action. Segera wujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi baru.

Ikuti “Do Network Program” dari Lenovo Indonesia

do network program

Kebetulan, saat ini ada sebuah program yang bisa membantu Anda menjadi seorang penemu. Namanya Do Network Program, diselenggarakan oleh Lenovo Indonesia.

Lewat ajang ini, kita ditantang untuk melahirkan ide-ide baru, mengerjakan hal-hal yang belum pernah dikerjakan sebelumnya, lantas melahirkan inovasi baru untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Hadiah untuk ajang ini lumayan juga. Perangkat Lenovo untuk semua finalis, dan hibah $ 25.000 USD untuk sang pemenang.

Menggiurkan sekali, bukan?

Tapi, yang jauh lebih menggiurkan adalah kesempatan untuk berbahagia. Sebuah kebahagiaan yang tak ternilai harganya, karena Anda menjadi seorang penemu yang mengubah peradaban dunia!

Sama seperti yang saya rasakan saat iini sebagai penemu SMO. Kebahagiaan yang saya rasanya benar-benar priceless. Hadiah dari Do Network Program tak ada apa-apanya. Tapi kalau dapat, ya senang banget sih, hehehe… 😀

Memang penemuan saya – SMO – tidak sampai mengubah peradaban dunia, seperti Thomas Alva Edison lewat penemuan lampu listriknya. Tapi setidaknya saya merasa bersyukur karena penemuan kecil saya bisa membantu para penulis Indonesia yang haus ilmu untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka menjadi penulis sukses!

Hm, apakah ada yang lebih keren dari kebahagiaan seperti itu?

Info Detil Do Network Program:

Oh ya, sekadar informasi: Berikut sekilas info tentang Do Network Program:

  • Pendaftaran: 8 Desember 2011 s/d 25 Januari 2012
  • Pemilihan peserta favorit: 5 s/d 25 Januari 2012
  • Finalis: 26 Januari s/d 29 Februari 2012
  • Pengumuman pemenang: 1 Maret 2012

Mentor yang akan memandu para peserta:
1.Budi Putra (konsultan teknologi
2.Nurdiansyah (peneliti dan pemerhati pendidikan)
3.Onno W Purbo (independent IT writer)

Bila Anda tertarik untuk mendaftar ke Do Network Program, coba bentuk tim dari sekarang. Sebab program ini memang mengharuskan seperti itu. Lalu cari dan urun rembug mengenai ide dan proyek inovatif apa yang akan diikutsertakan. Setelah itu, silahkan langsung bergabung.

Info lebih lanjut mengenai Do Network Program bisa dibaca di http://donetwork.lenovo.com/

Semoga bermanfaat dan salam sukses, ya!

Jonru
Follow me: @jonru

Keterangan:
(*) Kini berubah menjadi Writers Academy dan bergabung dengan manajemen Oxford Course Indonesia
(**) Kalau untuk tingkat dunia sih, sudah ada beberapa yang mendahului 😀
(***) Sejarah lengkap SMO bisa dibaca di http://online.writersacademyindonesia.com/about.php

Iklan

13 responses to “Cara Gampang Jadi Penemu (seperti Thomas Alva Edison)

  1. mantap nie, sukses selalu pak jonru

    Suka

  2. Rajin2 donk ke makassar pak…
    buka pelatihan juga di Makassar 🙂

    Suka

  3. kereeen ikutan aaahhhh….. !!!

    Suka

  4. iya di cirebon dunk mas jonru pelatihannya !!!!!

    Suka

  5. Kalau Thomas Alva Edison benar-benar menemukan benda yg belum ada, ya. Sedangkan konsep seperti SMO sebelumnya sudah ada, bahkan banyak di luar negeri, hehe….

    Suka

  6. mas jonru memang penuh dengan kejutan

    Suka

  7. Ayo Kita bikin Tim!!!!

    Suka

  8. hampir setiap tulisan pak jonru sarat dengan campaign:D

    Suka

  9. pengen belajar nulis yang benar dan asik

    Suka

  10. Yup! Meskipun harus memulainya dengan berbagai kendala, namun asalkan kita serius pasti suatu hari nanti ada hasilnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s