Cerita Seru Saya Ketika “Menyelamatkan” Lampu Philips


“Banyak hal yang jauh lebih berharga ketimbang uang.”

Itulah kesimpulan saya setelah pulang dari lapangan Monas, malam tanggal 1 Agustus 2012 lalu. Contohnya adalah rasa cinta pada keluarga, sahabat, juga nyawa saya sendiri yang – malam itu – bisa saja melayang dengan sukses.

Hiiiyyyy… kok kayaknya serem banget, ya?

Jika Anda penasaran, baiklah akan saya ceritakan.

Begini:

Malam itu, saya diundang untuk menghadiri launching produk baru, yakni lampu Philips LED myVision. Sekaligus, ada acara pemecahan rekor MURI yang melibatkan sekitar dua ribu orang. Gubernur DKI dan sejumlah artis ibukota ikut menyemarakkan acara.

spanduk_philips_lead_myvision

payung_philips_lead_myvision

Ribuan peserta yang datang untuk memecahkan Rekur MURI

Saya tiba di lokasi acara sekitar jam 03.45 WIB, bertemu dengan mas Jarot dari Idblognetwork, dan seorang rekan blogger, mas @Trisnoaji. Suasana terlihat sangat meriah. Sudah banyak masyarakat yang datang, plus tersedia berbagai macam acara menarik.

Di sebuah ruangan yang dihadiri oleh wartawan dari berbagai media, saya dapat menyimak penjelasan detil mengenai lampu Philips LED myVision yang diluncurkan pada malam itu.

about_philips_lead_myvision

jonru_philips_lead_myvision

Berpose di depan foto lampu Philips LED MyVision

Berikut empat keunggulannya:

  1. Umur lampu bisa bertahan hingga 15 tahun. Hm, can you imagine this? Jadi tak perlu ganti-ganti lampu selama 15 tahun. Saya bisa membayangkan, ketika harus ganti lampu lagi, usia saya sudah 57 tahun, sudah kakek-kakek, hehehe…. 😀
    .
  2. Super hemat eneergi hingga 80%, sehingga kita bisa sangat menghemat pemakaian listrik. Pihak PLN dijamin sangat senang dengan hal ini.
    .
  3. Aman dan ramah lingkungan. Nah, ini ada penjelasan khusus.
    .
    Begini:
    Lampu-lampu yang selama ini beredar di pasaran, ternyata mengandung gas mercury yang berbahaya, antara lain karena tidak bisa didaur ulang. Zat ini bisa membahayakan kesehatan, dan berperan besar dalam melubangi lapizan ozon. Masya Allah! Ngeri enggak, tuh?
    .
    Alhamdulillah, lampu Philips LED myVision ini bebas dari gas berbahaya, dan bisa didaur ulang. Inilah alasan kenapa lampu ini disebut aman dan ramah lingkungan.
    .
  4. Cahaya lebih nyaman untuk mata, sehingga cocok dipakai di ruang belajar, atau bagi kita yang ingin membaca buku.

Sekadar info:
Teknologi LED (Light Emitting Diode) pada lampu Philips ini merupakan generasi terbaru teknologi pencahayaan yang akan menjadi tren lampu masa depan.

Menurut saya, secara ideal kita semua memang sudah seharusnya menggunakan lampu berteknologi LED. Sebab sangat menguntungkan bagi diri kita sendiri (dari segi usianya yang tahan lama, dan hemat sampai 80%), juga bagi lingkungan dan kesehatan kita. Sebab lampu LED ini aman dan ramah lingkungan.

touch_philips_lead_myvision

Touch The LED, Touch The Better Future. Suasana ketika lomba Touch The LED.

 

lomba_philips_lead_myvision

Suasana ketika lomba Touch The LED

Bagi masyarakat umum, memang harga Philips LED myVision ini bisa menjadi kendala tersediri. Sebab seperti yang kemarin sempat saya lihat di sebuah minimarket, harga lampu canggih ini mencapai Rp 100 ribuan hingga Rp 140 ribuan. Mahal banget, ya?

Tapi kalau dihitung-hitung, ini sebenarnya tidak mahal, kok. Uang sebesar Rp 140.000 misalnya, kita keluarkan untuk membeli lampu yang bisa tahan 15 tahun. Bandingkan jika kita harus membeli satu lampu setiap tahun, yang harganya masing-masing Rp 25.000. Berapa totalnya untuk 15 tahun? Coba hitung sendiri, ya 😀

Atau untuk lebih jelasnya, coba lihat perhitungannya pada tabel berikut:

tabel_philips_lead_myvision

Tabel Perbandingan. Sumber: Brosur produk lampu Philips LED myVision

Belum lagi keuntungan dari segi hematnya, keamanannya, dan ramah lingkungannya. Tentu menggunakan lampu Philips LED myVision ini jauh lebih menguntungkan.

Sekadar informasi lagi:
Saat ini sudah banyak ikon di Indonesia dan dunia yang diterangi oleh lampu Philips LED myVision. Antara lain Tugu Monas, jembatan Suramadu, Giant dan Carrefour Hypermarket, sejumlah SPBU Pertamina, sejumlah hotel bintang lima di Jakarta, dan masih banyak lagi.

see_philips_lead_myvision

Di stand ini, pengunjung bisa melihat keunggulan-keunggulan lampu LED, juga tempat-tempat terkenal se-dunia yang telah disinari oleh lampu Philips LED myVision

foke_philips_lead_myvision

artis_philips_lead_myvision

Artis ibukota pun ikut memeriahkan acara.

* * *

Ups… sampai di sini Anda mungkin heran. “Mana cerita tentang penyelamatan, juga yang menyangkut nyawa tersebut?”

Oke deh, saya ceritakan sekarang ya.

Begini:

Ketika menghadiri acara launching produk tersebut, saya merasa sangat senang karena panitia memberikan goodie bag yang berisi berbagai macam produk. Termasuk di dalamnya, sebuah lampu Philips LED myVision. Wow!

Tentu saya sangat gembira, karena bisa mendapatkan produk yang sangat bagus ini secara gratis.

Seusai dari acara di Monas tersebut, saya pulang mengendarai motor, melintas di tengah kota Jakarta yang mulai sepi karena malam kian larut. Goodie bag yang berisi lampu Philips tersebut saya gantungkan di cantelan motor sebelah kanan.

Begitu melintas di jalan Sudirman yang mulai lengang, saya ngebut dengan kecepatan tinggi. Pada saat itulah, setelah melewati kolong jembatan Kasablanka (Benhil), ketika motor saya berada di jalur paling kanan, tiba-tiba goodie bag tersebut terjatuh dengan sukses!

monas_philips_lead_myvision

Tugu Monas jadi penuh warna-warni setelah diterangi oleh lampu Philips LED MyVision. Bisa dilihat juga dalam format video di bawah ini.

Saya tentu sangat panik. Padahal saya sudah berjanji untuk mempersembahkan lampu tersebut untuk istri dan anak-anak tercinta. Saya membayangkan, mereka pasti sangat senang karena bisa mendapatkan produk yang sangat bagus tersebut sebagai oleh-oleh dari saya.

Pikiran spontan saya saat itu adalah, “Lampu itu tak boleh lepas dari saya. Saya harus bisa membawanya pulang dengan selamat, demi rasa cinta pada keluarga saya!”

Maka dengan gagah berani, saya segera menghentikan motor di sisi KANAN jalan. Ingat ya, KANAN. Bukan kiri 😀

Lalu saya segera berlari untuk mengambil tas tersebut.

Saat itu, lumayan banyak mobil dan motor yang melaju dengan kecepatan tinggi. Sempat terpikir oleh saya, bagaimana kalau motor saya ditabrak oleh mobil atau motor yang lewat? Atau bagaimana kalau saya yang tertabrak? Tapi saya mengacuhkan pikiran seperti itu.

Saya berlari-lari di atas trotoar yang letaknya di tengah jalan. Saya tak peduli jika ada banyak orang yang memperhatikan saya ketika itu. Yang saya pikirkan saat itu hanya satu: Mengambil tas itu dan memberikan Lampu Philips LED myVision kepada keluarga saya.

Begitu kaki saya hampir mendekati tas tersebut, tiba-tiba muncul sebuah mobil yang melajur dengan kecepatan tinggi di jalur paling kanan. Hampir saja bannya menggilas tas milik saya!

Tapi ajaibnya, tiba-tiba mobil itu membelok ke kiri, sehingga tas itu pun akhirnya aman!

Saya sangat bersyukur. Tapi setelah itu jadi khawatir, jika ada mobil atau motor lainnya yang menggilas tas tersebut. Jika ini terjadi, wah… betapa galaunya hati ini, hehehe… 😀

Alhamdulillah. Kekhawatiran saya tidak terbukti. Saya akhirnya berhasil mengambil tas tersebut, mempererat ikatannya di cantelan motor, dan kembali melaju untuk pulang ke rumah.

Lampu Philips LED myVision berhasil saya “selamatkan” lewat sebuah “adegan berbahaya” di tengah jalan Sudirman, Jakarta.

Setelah kejadian tersebut, saya sering berpikir bahwa tindakan saya malam itu sebenarnya sangat berbahaya. Tapi rasa cinta pada keluarga, juga apresiasi dan rasa kagum terhadap kecanggihan dan kebaikan lampu Philips LED myVision, telah mengalahkan segalanya 🙂

Alhamdulillah, untung sekali saya selamat, tak kurang satu apapun. Namun demikian, buat teman-teman semua, saya sarankan untuk TIDAK meniru perbuatan saya tersebut, ya. Hehehe… 😀

Semoga bermanfaat, salam sukses selalu!

Jonru
Ingin selalu tampil percaya diri, bebas rasa minder? Follow @percaya_diri 🙂

Iklan

18 responses to “Cerita Seru Saya Ketika “Menyelamatkan” Lampu Philips

  1. meriah banget ya pak acaranya, jadi pengen ganti lampu philips walau sedikit mahal di banding merek yang sejenis 🙂

    Suka

  2. Baru kenal dengan ini pak, terima kasih infonya…
    sedikit kritik boleh ya pak>> itu tulisannya salah ketik>>Coba hibung sendiri, ya 😀
    huruf b mestinya t pak..

    syukron

    twitter : @satriasarbaini

    Suka

  3. mantap ulasannya pak jonru, sy juga pake lampu philips 🙂

    Suka

  4. wah taruhan nyawa ya demi lampu philip….salut deh…mudah2an gak ada yang niru tuh berbahaya

    Suka

  5. lampu philips memang bagus, tapi harga mahal. di rumah, lampu philips jumlahnya sangat terbatas, hanya lampu utama saja.

    Suka

  6. saya baru tahu kalo ada cerita “super heroik” Bang Jonru malam itu, syukurlah kalo akhirnya baik-baik saja 🙂

    Suka

    • @Trisnoaji: Iya mas. Justru kejadian itu ada hikmahnya, karena saya jadi punya bahan tulisan yg menarik. Sebelumnya, saya masih bingung harus menulis apa, hehehe…. 🙂

      Suka

  7. Itu benar ya Pak Jonru, bisa tahan sampai 15 tahun? pemakaian berapa jam perhari?

    Suka

  8. Ngomong lampu lED Philips ada garansinya tidak pak ? saya kebetulan mau berniat untuk membeli.

    Suka

  9. Wah-wah, benar-benar dramatis kejadiannya Om Jonru. Alhamdulillah masih selamat. Sampai segitunya yah dalam tragedi penyelamatan sebuah lampu. Mungkin Philips LED myVision punya cahaya aura positif pada manusia meski dalam keadaan padam. Buktinya Om Jonru bersusah payah sampai bertaruh nyawa hanya buat nyelametin sebuah Lampu. Tapi, saya sependapat. lampu Philips LED myVision memang super manfaatnya. Jadi kalau boleh usul seluruh kantor instansi pemerintah semua diganti dengan lampu Philips LED myVision, karena kebetulan saya bekerja di salah satu instansi Pemerintah.

    Suka

  10. lampu philips ,,, memang benar bagus sekali dan kulitasnya terjamin,,, saya pun mengunakan lampu bermerek philips itu tapi saya pernah mengunakannya tapi ko cepat rusaknya apakah ada yang meniru dengan merek yang sama

    boleh di berikan beberapa ciri lampu philips yang asli itu yang gimana ya agar membedakan dengan yang palsu

    terimaksih

    Suka

  11. Mahalan dikit nggak apa2 yang terpenting lampu philips ini awet dan tahan lama hingga 15 tahun

    Suka

  12. ada yang sudah di bongkar belum ya? penasaran 6 wattnya kelewatan terangnya. rencananya mau dipasang buat lampu senja di mobil, 6 watt kecil banget dibanding 60 wattnya lampu senja mobil. mungkin tinggal cabut rangkaian penurun tegangannya saja (biasanya lednya diseri dengan tegangan kira-kira 2 volt per led)

    Suka

  13. wah asik bgt di acr philips ms jonru,..
    lampu segede itu di taruh di kamar kos kyaknya bagus 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s