Monthly Archives: Oktober 2013

Akun Twitter Saya Pindah ke @jonru21


Sedih rasanya. Itu pasti. Akun Twitter @jonru yang sudah eksis sejak 15 Oktober 2008, dengan jumlah follower lebih dari 16.000 orang, dengan sangat terpaksa saya tinggalkan. Akun tersebut kena hack. Penjelasan lengkapnya bisa dibaca di sini.

(Catatan: Hingga hari ini, saya masih bisa ngetweet di @jonru melalui Tweetdeck, karena alhamdulillah akun tersebut masih terhubung ke sana. Namun untuk login, sama sekali tidak bisa. Karena itu, selama masih bisa ngetweet via tweetdeck, saya akan berusaha untuk terus ngetweet dari sana).

NB: Peristiwa ini membuat saya sadar bahwa Twitter ternyata SANGAT LEMAH dari segi keamanan. Jika ada orang yang mengetahui password kita, dan dia mengganti alamat email, maka konfirmasi keamanan dari Twitter hanya ditujukan ke email yang baru. Ke email yang lama hanya berupa pemberitahuan. Dengan cara ini, maka kita TIDAK BISA melakukan pencegahan dari email yang lama. Akibatnya, si pencuri akun bebas mengambil alih akun kita, dan dia tidak perlu meng-hack email kita. Pencurian akun bisa dilakukan dengan sangat mudah via halaman Setting di Twitter.

Sedih rasanya. Tapi ya sudahlah. Twitter hanyalah dunia maya. Di dunia nyata, Insya Allah saya tidak kehilangan apapun.

Mulai sekarang, akun Twitter saya pindah ke @jonru21. Silahkan difollow jika berkenan.

NB: Bagaimanapun, saya akan terus berusaha agar bisa mendapatkan kembali akun @jonru. Tapi santai sajalah. Saya akan berusaha untuk ikhlas, tawakkal dan sabar saja.

Dan jika ada di antara teman-teman yang bersedia membantu saya secara sukareka, dengan sangat senang hati akan saya terima.

Thanks, salam sukses selalu!

Jonru

Iklan

Kenapa Akun Twitter Saya Bisa Di-hack?


Sejak dulu, saya termasuk orang yang paling berhati-hati di internet. Kejahatan online seperti PHISHING dan sebagainya, alhamdulillah sudah saya kenal dengan baik, sehingga tidak mudah tertipu.

Namun kemarin sore (27 Oktober 2013), saya seperti sedang “lupa diri”. Selama dua hari menjadi panitia Seminar Pusaka Indonesia, bekerja seharian penuh, jarang istirahat, membuat saya lelah bukan main. Sesampai di rumah sekitar jam 14.30, saya sempatkan diri untuk online. Baca lebih lanjut