Ketika Penjara Menjadi Sekolah Kehidupanmu


Nabi Yusuf berhasil menolak godaan Siti Zulaikha – sang permaisuri raja- yang ingin bermaksiat dengannya. Namun kejadian ini membuat kerajaan merasa wibawa mereka jatuh. Terlebih karena nama Nabi Yusuf pun jadi perbincangan di mana-mana.

Maka, Nabi Yusuf pun dijebloskan ke dalam penjara. Dia harus dihukum, padahal tak ada kesalahan yang ia perbuat.

Pengadilan dunia memang tak selamanya adil. Kita bisa menemukan banyak orang yang tak bersalah tapi harus mendekam di dalam penjara. Di negeri tetangga, ada Anwar Ibrahim yang harus masuk penjara karena persoalan politik belaka. Di negeri kita, ada Pramoedya Ananta Toer dan sejumlah tokoh lainnya yang harus mendekam di penjara, padahal mereka tidak bersalah.

Kasihan. Itulah tanggapan kita untuk mereka yang harus dihukum dan hidup menderita bertahun-tahun untuk kesalahan yang tak pernah dibuat. Tapi terlepas dari rasa kasihan dan penderitaan tersebut, ada satu hikmah yang bisa kita renungkan:

Johny Indo – seorang mantan penjahat – bertaubat dan mendapat hidayah setelah ia masuk penjara. Narapidana lain pun banyak yang berubah menjadi orang baik setelah dihukum bertahun-tahun di penjara.

Ternyata, kehidupan penjara yang penuh derita itu bisa menjadi SEKOLAH KEHIPUPAN bagi sebagian orang.

Nabi Yusuf berdoa di dalam penjara:

“Ya Allah, jika memang kehidupan penjara lebih berarti bagiku daripada dunia luar, maka aku lebih memilih tinggal di penjara tapi dekat denganMu, daripada aku hidup bersama manusia pendusta.”

Memang, kita tak pernah berharap masuk penjara. Tapi ketika seseorang masuk penjara, dan setelah itu dia menjadi manusia yang lebih baik, menjadi lebih dekat dengan Allah, maka sebenarnya itu merupakan bukti bahwa Allah sangat mencintainya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s