Ketika Uang Rp 2,7 Juta Salah Transfer ke Rekening Orang Lain


transfer_uang_atmKemarin sore (15 Januari 2014), saya mentransfer uang sebesar Rp 2,7 juta untuk membayar biaya percetakan buku. Ternyata salah masuk ke rekening orang lain!

Tentunya saya langsung gusar. Terbayang betapa ruginya kehilangan uang yang jumlahnya tidak sedikit, masuk ke rekening orang yang tidak berhak. Dan saya tentu saja harus kembali mentransfer uang dengan jumlah yang sama ke percetakan. Rugi dua kali, dong!

Saya pun buru-buru mengecek, siapa penerima transfer nyasar itu. Ternyata dia bernama AP (maaf ya, pakai inisial saja). Saya tidak ingat sama sekali, siapa AP ini. Jadi bagaimana mungkin saya bisa menghubungi dia untuk mengembalikan uang tersebut?

Untungnya, salah seorang staf saya berkata, “Kayaknya dia dulu yang pernah membuat cover salah satu buku, Pak.”

Oh, benarkah?
Maka segera saya cek arsip email. Saya searching namanya. Awalnya tidak ketemu. Namun setelah terus berusaha, alhamdulillah akhirnya ketemu sebuah email yang berisi surat lamaran AP untuk menjadi tenaga freelance desainer cover di Dapur Buku. Tentu saja, ada nomor HPnya di situ.

Segera saya hubungi. Awalnya tidak nyambung. Tapi setelah dicoba lagi, alhamdulillah nyambung. “Saya lagi di jalan, Pak. Ada apa, ya?” katanya.

Maka saya ceritakan soal uang nyasar tersebut, dan minta tolong agar dikembalikan kepada saya.

“Oke, Pak,” sahutnya.

Sekitar jam 22.30 malam hari, AP menghubungi saya di inbox Facebook. Katanya:

“maap pak, baru transfer sekarang, maklum tadi kuota Inet saya habis , coba cek lg apa sudah masuk, soalnya saya cek lagi e-banking BCAnya error”

Saya segera cek internet banking. Dan ternyata… sudah masuk!

Alhamdulillah. Saya senang dan bersyukur, bukan hanya karena uang saya telah kembali. Tapi yang paling penting, ternyata masih banyak orang jujur di negeri ini.

Harapan masih ada, Saudara-Saudara Sekalian!

Iklan

6 responses to “Ketika Uang Rp 2,7 Juta Salah Transfer ke Rekening Orang Lain

  1. Berharap semoga makin banyak orang jujur seperti mas AP ^_^

    Suka

  2. Bagus…
    Tapi kok nggak hubungin pihak bank aja Pak, (Ini kalo nggak ketemu kontak yang bersangkutan) kan bisa diproses kalau nggak salah 😀

    Tapi kalau uda ketemu ya bagus.
    Apalagi orangnya jurur 😀

    Suka

  3. Susah menemukan orang jujur dewasa ini. Tentu mas jonru bernasib baik terkirim ke orang yang dpaat dipercaya

    Suka

  4. saya juga pernah mengalami hal yang sama, tapi nominalnya gak sebanyak ini. tapi alhamdulillah uangnya di kemabliin soalnya temen sendiri.

    Suka

  5. Untung orang yang menerima bisa terlacak dan tentunya orang itu menyadari bahwa itu bukan haknya. Alhamdulilah kalau begitu, bisa jadi pelajaran juga untuk saya. Terimakasih 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s