Kenaikan Harga BBM: Jokowi VS Prabowo


Kenaikan Harga BBM: Jokowi VS Prabowo

Para Jokowers berkata, “Kalau Prabowo yang jadi presiden, dia pun pasti menaikkan harga BBM. Bahkan dia pernah berkata akan menaikkan harga BBM jadi Rp 12.000. Sedangkan Jokowi cuma 8.500. Jadi lebih bagus Jokowi, kan?

Itulah salah satu argumen para Jokowers dalam membela diri.

Maka, berikut saya jelaskan, ya:

1. Penolakan kami terhadap kenaikan harga BBM tak ada hubungannya dengan Prabowo atau siapapun. Jokowi menaikkan harga BBM, maka itulah yang kami lawan.

Memang kalian ini suka banget menghubung-hubungkan hal-hal yang tak perlu dihubungkan!

2. Jika Prabowo yang jadi presiden, dan dia menaikkan harga BBM, maka kami pun pasti menentangnya.

Bagi kalian, Jokowi mungkin seperti nabi yang tak pernah salah dan tak boleh dikritik. Tapi bagi kami, Prabowo adalah manusia biasa yang bisa saja berbuat salah. Kalau dia benar, kami dukung. Kalau dia salah, ngapain juga dibela-bela! Kurang kerjaan amat!

3. Memang ada berita di masa lalu yang menyebutkan Prabowo akan menaikkan harga BBM jika dia jadi presiden. Oke, kita asumsikan saja bahwa berita itu benar.

Maka jika Prabowo jadi presiden, lantas dia menaikkan harga BBM, berarti dia MENEPATI JANJINYA. Betul?

Sedangkan Jokowi?
Dia dulu berkata tak akan menaikkan harga BBM. Tapi ternyata, dia akhirnya menaikkan harga BBM

Artinya, Jokowi INGKAR JANJI.

Itulah bedanya Prabowo dengan Jokowi.

Paham?

Iklan

26 responses to “Kenaikan Harga BBM: Jokowi VS Prabowo

  1. Quote:
    Dia dulu berkata tak akan menaikkan harga BBM. Tapi ternyata, dia akhirnya menaikkan harga BBM

    Kapan sih Jokowi bilang tidak akan menaikkan BBM?
    Justru saat debat dia pernah ngaku akan mengurangi subsidi BBM (bukan menghilangkan), yang artinya bahwa harga BBM akan dinaikkan.
    Jokowi tidak melanggar janji, janjinya tidak akan menghapus subsidi, dan memang sampai sekarang (setelah harga naik), BBM tetap disubsidi.

    Katanya wartawan, kok gak ngerti kalimat sederhana seperti ini?

    Suka

  2. Sy tau anda srg memplitir perkataan jokowi dan memutar balikkan fakta. Ketauan bgt bahwa anda tdk sk dgn jokowi. Tp skrg masyarakat udh pintar. Buktinya dsini tdk ada komentar yg mendukung anda

    Suka

  3. Setuju banget sama komentarnya candra wiguna, Seharusnya kita memang lebih pintar untuk memberikan komentar/aspirasi atau apapunlah itu namanya. Cermati baik2 bahasanya, pahami dan cobalah selalu melihat dari sisi positif, jgn dari sisi negatifnya saja :). Terkadang memang lebih mudah berkomentar daripada memberikan aksi pisitif, Pak Jonru sendiri hal positif apa yang sudah bapak lakukan kpd Negara ini??

    Suka

  4. Saya jg setuju bgt dgn pendapat candra. Jonru ini slalu memplintir kata2 dan memutar balikkan fakta. Makanya klo kita dpt berita negatif dr jonru pst di plintir kata2nya. Pendukungnya jg cm sedikit skali. Hy segelintir org saja

    Suka

  5. @bangaji, trus lu mau ngomong apa coeg?? tanggapin tu komen @Candra Wiguna, bener tu!! Dah mangap apa lo sekarang???

    Suka

  6. yaaah begitu lah jokowi, seribu kali salah pun oleh jokowers di pandang bener -___- #pertanggung jawaban di akhir itu berat, janji = hutang

    Suka

  7. mungkin dampak kenaikan subsidi bbm dapat mempengaruhi kebutuhan pangan tapi saya sangat “setuju” dengan itu .semoga di era pemerintahan Beliau masyarakat akan memiliki pola pikir yang lebih maju kedepannya dan semakin sejahtera.amin

    Suka

  8. sebenernya banyar yang dukung jonru untuk masalah bbm naik, tapi mereka tidak mmiliki akses internet . mau protes atau ngatain pak jokowi takut di bui . yang kaya makin kaya, yang miskin nunggu mati .

    Suka

  9. mafia migas tuh yg sejahtera .

    Suka

  10. yah beritasatu dibuat pijakan,, sama aja dpt info di jokowers juga.. u.u betul tuh mafia migas yg bakal sejahtera.. 😀

    Suka

  11. klu w gk stju bbm naik .. nnti ada wktunya klu kebijakn jokowi ini slh bsr .. kt mau sejaterahkn rakyat indonesia ..tp mlhn kebalik rakyat indonesia semakin susah .. klu emg bbm naik knpa hrga kebutuhan sembako mahal smua.. dn knpa anggota dewan tdk boleh rapat dgn menteri2 dikabinet jokowi ini utk membahas mslh bbm ini ..

    Suka

  12. Kalau menaikan harga bbm jangan pakai logika yang sederhana, pake logika yang tinggi dong, logika sederhana hanya dipakai oleh orang2 yg gak mau mikir kedepan mereka yg hanya memikirkan hari ini tak peduli esok mau seperti apa.

    Suka

  13. Chandra……berarti berita republika di atas bohong….dasar gak mikir…salah tetep aja di bela….bilang jaksa agung bukan dari partai…nyata nya daripartai apa bukan….trus yg boong siapa….km apa pak jokowi apa jonru

    Suka

  14. Anti pemerintah

    kalian para jokowers dan Prabowod Lovers Kalian itu cma dibodohi. sama mereka kalian cpek2 ngebela Ke plin plan nan jokowi dan keegoisan prabowo.

    Suka

  15. mamanya mahdy dan izdi

    Mau di komentari apa aj jg skrg ini gk guna. Cuma bikin sakit hati aj baca balasan dari org” pintar dan kebetulan berada “diatas”. Yg jelas, uang saku buat jln anakku sekolah wajib nambah, gk tega soalnya waktu supir angkot ngomelin dia krn oks nya kurang. Belum berani beli cabe merah segar, terpaksa beli yg sudah di olah (campur). Gaji sebulan gk nyampe seminggu, untung masih ada bank keliling dengan bunga 20% buat nyambung asap dapur, gampang lah ntar gajian bulan depan ditutup. Bensin motor wajib dihemattttt, jatah seminggu 2x ngisi harus diubah jadi 3x ngisi soalnya walau cuma dipake buat keperluan dirumah, bukan buat kerja loh krn si papa trpaksa nginep di mess atau basement parkiran kantor dan pulang seminggu sekali demi penghematan pengeluaran hilir mudik. Udah ahh, kepanjangan. Gk ada habisnya sih law emak emak yg diajak ngobrol. Bodo amat mo siapa presidennya dan mo apa kebijakannya, yg jelas itulah realita yg tiap hari saya rasakan. Mau lebih komplit lg? Mampir aj ke tempat saya, jgn mampir ketempat yg “salah”.

    Disukai oleh 1 orang

  16. Gara² politik, selamanya rakyat akan pecah menjadi dua, kubu ini kubu itu, pro ini pro itu..

    Suka

  17. aneh sekali kalia semua ini suka sekali berpihak pada orang-orang yang menipu diri kalian, entah para pendukung jokowi, entah pendukung prabowo, manusia itu tak ada yang sempurna bodoh….., dan dalam hal BBM ini terlihat lah bahwa mwmang jokowi itu hanya orang yang memang tidak kompeten untuk menjadi presiden, dia itu cuman jadi babu daripada para mafia-mafia yang menjadi “dalang dalam permainan ini”. kalian yang mendukung jokowi harusnya kasian sama dia karna dia jadi KACUNG YANG GOBLOK DAN GA NGERTI, hhahahaha…..,, dan untuk pendukung prabowo, udah deh, masa orang yang ga punya titit gitu masih didukung aja…, jelas-jelas udah kalah gajadi presiden masih aja jadiin KMP sampe sekarang, BEGO, hahhhaha…..

    Suka

  18. Jika menaikkan BBM adalah “CARA” utk mensejahterakan rakyat. Apa gak ada cara lain mensejahterkan rakyat tanpa harus menaikkan bbm (baca:harga2 kebutuhan pangane anak2ku)?Atau mgkin banyak? gak ngerti le le pakmu iki..sabar..sabar

    Suka

  19. pd akhirny rkyat kecil yg jd korban,,, klo udh hrga2 naik gni, pa mau trun lg??? mikir donk kalo mau buat keputusan, bukan asal2n, ni negara hoi bukan warung bkso!!!

    Suka

  20. Udah ga usah ribut-ribut ..okelah harga BBM naik kalau perlu cabut subsidi tapi syaratnya gaji harus naik, harga-harga tetap termasuk sembako kalau perlu harga turun untuk rakyat kecil, ini malah semua harga naik termasuk tarif dasar listrik, tarif PDAM naik, harga gas sudah naik langkah pula dipasaran. Terus dari sisi memakmurkan rakyat kecilnya mana??? yang ada para pedagang mengeluh hampir semua harga pada naik sedangkan penjualan sepi karena perilaku konsumtif diubah menjadi produktif. Apa yang terjadi rakyat menengah keatas melakukan penghematan pengeluaran, yang terjadi usaha kecil menjadi terjepit karena kehilangan omset penjualan….Disini kita bukannya ngomongin prabowo atau jokowi lagi masa kampanye sudah lewat, Sekarang bagaimana solusinya agar rakyat kecil tidak tercekik?…rakyat menengah keatas ga usah dipikirin karena masih bisa makan tapi ulah hematnya ini yang mematikan usaha kecil….

    Salam Jonru dari Master Seo Academy

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s