Inilah Beda Pencitraan dengan Kejujuran


jokowi_pencitraan

Ya, memang soal niat.. hanya Tuhan dan orangnya saja yang tahu. Jadi kadang-kadang kita juga mungkin terlalu sok tahu ketika menuduh seseorang itu melakukan pencitraan atau tidak.

Namun walau tak bisa mengetahui niat atau isi hati seseorang, namun kita bisa melihat gejala pencitraan atau kejujuran dari satu hal, yakni KONSISTENSI.

Contoh:

1. Istri Jusuf Kalla = Tiap hari pakai jilbab. Ada atau tak ada kampanye, suaminya jadi cawapres atau bukan, dia tetap pakai jilbab. KONSISTEN. Berarti dia jujur, apa adanya, bukan pencitraan.

2. Istri Jokowi = Sehari-hari tidak pakai jilbab. Ketika kampanye capres, tiba-tiba pakai jilbab. Setelah kampanye berakhir, dia lepas jilbab. TIDAK KONSISTEN. Berarti dia pencitraan.

3. Hidayat Nur Wahid = Saat banjir datang, dia selalu turun tangan langsung membantu korban banjir. Berbasah-basah, berkotor-kotor, membantu msyarakat yang butuh pertolongan. Itu dia lakukan walau tak ada wartawan yang meliput. Dia KONSISTEN melakukan itu setiap kali ada banjir. Artinya dia jujur, apa adanya, bukan pencitraan.

4. Jokowi = Ketika datang ke KPU, dia naik bajaj. Agar terkesan sederhana. Tapi di hari-hari lain, dia pakai mobil mewah. Bahkan berkampanye pakai jet mewah. TIDAK KONSISTEN. Berarti dia pencitraan.

5. Jokowi = Pergi ke Singapura naik pesawat kelas ekonomi. Terkesan sederhana. Tapi di Singapura, dia nginap di hotel mewah, naik mobil mewah pula. TIDAK KONSISTEN. Berarti dia pencitraan.

Sangat mudah mengenal pencitraan Jokowi. Alhamdulillah, saya TIDAK tertipu oleh pencitraannya. Dan betapa kasihan teman-teman kita yang selama ini masih saja tertipu.

Iklan

40 responses to “Inilah Beda Pencitraan dengan Kejujuran

  1. Org sirik kyk jonru itu tandanya dia selalu kalah dlm segala hal. Jd bs nya cm menfitnah org

    Suka

  2. Assalamu Alaikum Mas Jonru.

    Saat saya bersama suami menetapkan hati untuk mendukung pak Prabowo di pilpres lalu dengan memilih beliau di kotak suara kala itu, saya tinggal di bulukumba sulsel ikut suami tercinta tapi asal daerah kabupaten gowa masih di sulsel juga, waktu pilpres lalu nama kami tercatat di tps gowa sedang kami ada di bulukumba, sebagai bentuk dukungan kami kepada pak prabowo kami rela menempuh perjalan sejauh 170 km untuk memastikan pak prabowo mendapatkan suara kami di pilpres waktu itu, dan dukungan kami untuk beliau sesungguhnya telah melewati analisa dan tabayyun tingkat tinggi (hehehe), jauh sebelum masa pemilu di mulai kami masih bingung kala itu siapa2 yang akan menjadi capres, hingga kemudian pengumuman capres oleh KPU, disitu ada 2 calon,… benar2 hati nurani yang menentukan kalau kami yakinkan pilihan itu tepat untuk pak Prabowo, kami pelajari jejak rekam beliau, kami analisa karakter beliau dan kami tabayyun mengenai beliau, beliau banyak di dukung tokoh2 dan umat islam, dan beliau tidak berdiri di pondasi pencitraan seperti lawan beliau kala itu, kami berbeda dengan kebanyakan orang di kampung saya yang lebih condong ke pasangan lainnya dan benar2 memilih mereka,(kami dari sulsel), maklum orang sulsel banyak yang mendukung jokowi karena faktor yusuf kallanya.

    Kami analisa juga lawan beliau, kami temukan kalau dia hanya berdiri di pondasi batu pencitraan yang sangat rapuh, dan yang sungguh mengherankan adalah begitu tergodanya orang2 dengan pencitraannya, mereka di kelabui oleh taktik kebohongan tingkat tingkat tinggi, jargon mereka waktu itu “Orang Pintar Pilih Jokowi”, membuat kami tertawa dengan sangat terbahak2nya.

    JIka mas Jonru punya kesempatan untuk bertemu dengan pak prabowo tolong sampaikan salam kami, kalau kami akan tetap mendukung beliau sampai dengan detik ini, asal beliau tetap pada jalur yang selama ini diperjuangkannya.

    Disukai oleh 3 orang

  3. Saya setuju dengan tulisannya Bang Jonru

    Disukai oleh 1 orang

  4. Yang saya heran sampai saat ini adalah kenapa ada yang milih jokowi, para jokowers tidak tahu mana yang pencitraan mana yang tulus apa adanya. -,-

    Suka

  5. baru juga berapa bulan guys! kita lihat nantilah 1 tahun kedepan

    Disukai oleh 1 orang

  6. Lanjutkan bang jonru qu…eng ing eeng

    Suka

  7. Alhamdulillah kalo njenengan nggak tertipu dengan pencitraan. saya mahasiswa dan bukan pendukung setia jokowi, tapi saya berharap bapak cari bahan jualan lain, karena bapak tidak sedang mengkritisi pemerintah dan malah mengadili personal dan itu sama sekali tidak memberi sumbangsih bagi pendidikan politik. saya nggak terkesan dengan jualan bapak. have a nice day! 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  8. Kekaguman yang berlebihan memang bisa mematikan nalar..

    Suka

  9. Dunia ini hancur bukan karena perbuatan orang-orang yang jahat, tapi karena diamnya orang-orang yang baik. Harus ada orang yang berbicara dan mengingatkan. Lanjutkan bang Jonru, luruskan niat selalu untuk mencari ridho Allah semata.

    Suka

  10. Pencitraan artinya apa sih? Point 4 sama 5 lo gak jelasin itu pencintraan dari siapa.. Jawab mas

    Suka

  11. Tau ga klu di Singapura beliau dijamu PM singapura. Diberikan servis tamu khusus walaupun hadir utk urusan pribadi.

    Suka

    • Tau kok, aku di Singapore waktu itu. Surat kabar bahkan memuat foto mereka makan nasi lemak bareng PM Lee.

      Tapi nggak tahu kalau jamuannya mewah atau enggak. Itu kan mereka lagi hadiri wisuda anaknya yang baru lulus program diploma kalau nggak salah.

      Suka

  12. mudah2an selalu diberikan kemudahan dan petunjuk untuk mengelola negara yang kita cintai bersama. i hope

    Suka

  13. fitnah? hahhaaaaa… ini kenyataan… baru beberapa bulan? ini bukan soal kerja, tapi soal kejujuran atau pencitraan… bodong bener

    Suka

  14. Walau kalah tapi saya tetap berucap alhamdulillah telah memilih Prabowo, saya hanya berharap pemerintahan Jokowi ini walau belum sesuai ekspetasi rakyat kecil saya do’akan bisa membuka jalan untuk lahirnya pemimpin yang adil pasca Jokowi nanti

    Disukai oleh 1 orang

  15. Dari foto yag terpasang diatas itu saja sudahkelihatan kalaou pencitraan
    seolah-olah ngobrol dengan wong cilik. padahal lokasi sekitar udah di steril kan.
    lihat aja lingkungan sekitar nya

    Suka

  16. Sayang sekali cuma 5 point, seharusnyakan paling tidak 10…saya bisa menambahnya sampai 20

    Suka

  17. Iskandar Muda Siregar

    Jokowi itu bukan pembela rakyat kecil, itu hanyalah kampanye dan bukan dari hati untuk menarik hati rakyat.
    Contoh sampai saat ini harga karet di Indonesia masih murah dan tidak memadai untuk makan sehari-hari. Banyak petani karet ngomong “untuk apa deres/motong kalo hanya buat capek doang, karna untuk beli beras aja ga cukup”
    Akhirnya apa…?
    Didaerah perbatasan antara Lubuk Linggau dan Bengkulu meningkat kejahatan penodongan begitu juga antara Lubuk Linggau dan Sarolangun Jambi juga begitu…
    Orang pendukung jokowi adalah orang yg dibutakan mata, hati dan telinganya.
    Mohon untuk bapak jokowi untuk memikirkan petani dan rakyat kecil.
    Seperti halnya BBM yg naik dan turun, aku rasa ini keputusan plin plan yg tidak punya komitmen. Kalo naik ya naik…

    Suka

  18. Masih terlalu sulit dipahami untuk yang sudah cinta buta…

    Suka

  19. dan jawabarat msh setia dgn prabowo,malah pendukungnya makin bertambah bnyk.lihat saja yg nge like di FB nya pak prabowo

    Disukai oleh 1 orang

  20. jonru maju terus…sebarkan terus info kebohongan jokowow dgn bukti n fakata yg jelas nyata dan lengkap utk membuktikan kepada pemuja kojowi yg pd dibutakan….semua jokowers pada di bully didunia maya dll…bukti klo jokowow tidak diterima oleh rakyat bangsa ini…

    Suka

  21. sulit dipercaya bagi sebagian org. tp ini fakta.

    Suka

  22. ..iya deh,,semoga para anak buah kodok,cepat sadar dari mimpi2.mereka,,meskipun politok pemiskinan,tengah diterapkan sama pemimpin mereka,semoga pula,para benteng2 negara,,cepat siuman..seblum kejadian september 1965,terulang lagi..NKRI,bukan milik Jokowi..dan kroni2 nya.

    Suka

  23. analisa yg bagus mas,,sepakat dan mudahan menyadarkan banyak orang

    Suka

  24. harusnya prabowo yang unggul dan dapat dukungan besar, sayangnyabeliau salah memilih pasangan waktu pilpres kmrn. ini lah yg mengurangi dukungan terhadap prabowo…menurut pendapat saya. bagaimana menurut anda..?????

    Suka

  25. hahaha cuma bisa tertawa saya bacanya

    Suka

  26. Cristus Smauel Lee

    Wahai jokodok lover, gw ga heran wktu pilpres kemarin si wiwi wktu umroh pakai ihram terbalik, sudh diingatkan oleh Allah, SWT kepada kita, lihat saja setelah jd presiden apa yg dijanjikan si wiwi realisasinya pasti “Berbanding Terbalik” cam kan itu.

    Suka

  27. saya lahir, sekolah, dan tumbuh disolo. tapi dari hati saya percaya. bahwa pak Prabowo lebih pantas menjadi pemimpin negri kita Indonesia.
    saya ga peduli banyak di bully sama teman, bahkan keluarga karena kata mereka ga bangga dengan produk daerah.
    saya cinta Solo, tapi saya lebih bangga dan cinta Indonesia.

    Disukai oleh 1 orang

  28. sangat heran sama para jokowers… otaknya udah dijual ke jepang kayaknya…isinya cuma tokai

    Suka

  29. 1 lg dari saya.. buat om jonru dan mungkin tmn2 semua.. yang nama nya kritik itu sah2 aja.. apalagi kritik +saran serta solusi dan sifat nya membangun.. hanya saja yang nama nya kritik itu hanya akan membuat orang yg di kritik akan lebih mempertahan kan pendapat nya yg paling benar.. setiap org yg di kritik pada dasar nya akan memproteksi diri nya..mungkin dengan alesan yg di cari2 atau di buat2.. untuk mempertahan kan pendapat nya.. jarang ada org yang mau di salah kan.. walau pun fakta nya dia salah.. knp??? karena dengan mengkritik anda sudah membuat orang yg di kritik malu, kesal apa lagi kritik nya di lakukan sperti yg om jonru lakukan.. apa ga malu yg di kritik.. tentu aja ada bnyak pembelaan.. lewat media lg.. sekali lg saya tidak ada di pihak mana pun.. jd klo mau kritik, lakukan lah dengan cara yg baik dan usahakan ssesopan mungkin.. agar yang di kritik mau menerima kritik dan saran nya.. terima kasih..

    Suka

  30. lagian bukan kah itu yang kita ingin kan..?? agar orang lain mau menerima kritikan dari kita??

    Suka

  31. INILAH CIRI ORANG INDONESIA KITA LIAT SAJA KERJANYA PAK JOKOWI BISA GA NGATASIN INDONESIA YANG BERBAGAI MACAM2 SUKU DAN CARA BERPIKIR DAN KEBUDAYAAN INDONESIA YANG BERBEDA-BEDA. DAN BILA NANTI PAK JOKOWI GAGAL BAHKAN TAMBAH PARAH KONDISI INDONESIA YANG DOSA ADALAH YANG MEMILIH. SETIAP KEBIJAKAN YANG MERUGIKAN RAKYAT YANG DILAKUKAN OLEH PRESIDEN MAKA YANG DULU MENDUKUNG DAN MEMILIHNYA AKAN MENDAPAT DOSA PULA. …….

    Suka

  32. tulisannya memang selalu punya sudut pandang yang berbeda

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s