Kenapa Harus Marah Disebut Kafir?


pengertian_kafir

Misalnya kulit kamu putih mulus bersih berseri. Lalu ada orang yang mengejek, “Hei, hitam pekat! Kamu ini orang atau arang!”

Apakah kamu marah? Pasti tidak. Karena kamu tidak merasa hitam seperti arang.

Lantas sebaliknya, kulit kamu memang hitam pekat seperti arang. Lalu ada orang yang mengejek, “Hei, arang. Boleh dong gue pake kamu untuk bakar sate?”

Apakah kamu marah?

Pasti ada rasa marah, tersingung atau sakit hati, walau dalam skala yang paling kecil sekalipun.

Kenapa? Karena kamu merasa diejek, kekurangan atau aib kamu diungkit dan dijadikan bahan ledekan.

* * *

Mari gunakan logika yang sama untuk istilah KAFIR.

Banyak sekali teman nonmuslim yang marah atau protes ketika disebut kafir. Padahal istilah “kafir” itu hanya soal status. Sama seperti ucapan “SBY orang Jawa” atau “Ahok Orang China” atau “Obama Orang Amerika”. Itu hanya status. Tak lebih dan tak kurang.

Kafir adalah mereka yang tidak menyembah Allah SWT dan tidak percaya Muhammad sebagai Rasulullah. Hanya sesederhana itu. Just that simple.

(Karena hanya soal status, maka TAK PERLU dikaitkan dengan masalah moral). Misalnya “Lebih baik kafir tapi bersih daripada muslim tapi korupsi.” Siapapun bisa jadi koruptor, tidak peduli apapun statusnya, apapun agamanya.

Status kafir TAK ADA KAITAN LANGSUNG dengan moral. Saya punya teman yang nonmuslim atau kafir, tapi pribadi mereka sungguh terpuji. Jadi tak perlu mengaitkan status kafir dengan moral. Sebab bisa jadi sangat rancu.

Saat menyebut seseorang sebagai kafir, itu BUKAN tuduhan yang berbau vonis bahwa anda tidak bermoral, anda bejat, dan seterusnya. Sekali lagi, ini hanya soal status.

Setiap status tentu berkaitan dengan hak dan kewajiban tertentu. Misalnya saat kita bertemu teman sesama Muslim, ada perintah untuk mengucapkan “Assalamualaikum….”. Tapi untuk teman nonmuslim, perintah seperti itu tentu tak ada.

Dalam konteks yang lebih besar seperti negara, tentu hak dan kewajibannya lebih besar pula. Misalnya jika di sebuah negara diterapkan hukum Islam, maka yang muslim wajib menyetor zakat kepada negara, sedangkan yang kafir tak perlu. Karena zakat hanya untuk kaum muslim.

* * *

Jika KAFIR hanya soal status, kenapa banyak orang yang marah disebut kafir?

Jika dikaitkan dengan logika dan contoh cerita pada bagian awal tulisan ini, maka sebenarnya secara PSIKOLOGIS ini bisa dipahami dengan sangat mudah:

Seseorang marah atau tersinggung disebut kafir, karena di lubuk hatinya yang terdalam terdapat PENGAKUAN TULUS bahwa menjadi kafir itu tidak baik. Yang baik adalah menjadi Muslim.

Jika Anda yakin akan kebenaran agama Anda, jika Anda yakin agama Anda baik, tentu tak perlu marah atau tersinggung disebut kafir, bukan?

Coba lihat bagaimana sikap kami umat Islam terhadap ajaran agama lain:
Pada ajaran Kristen, semua yang tidak menerima Yesus sebagai tuhan disebut “domba yang tersesat”.

Umat Islam tentu tidak mengakui Yesus sebagai tuhan. Karena itu, pasti kita yang Muslim termasuk golongan “domba yang tersesat” (versi mereka) tersebut.

Namun apakah kita umat Islam selama ini pernah marah atau tersinggung disebut “domba yang tersesat”?

TAK PERNAH SEKALIPUN. Karena kita yakin akan kebenaran Islam.

Karena yakin benar, maka sebodoh amat dengan semua julukan dari agama lain untuk kita. Emang gue pikirin. Terserah mereka menyebut kita apa saja. Itu tak akan berpengaruh apapun terhadap keyakinan kita.

Betul?

Jadi jika Anda tak suka disebut kafir, cara mengatasinya gampang saja. Silahkan masuk Islam. Just that simple 😀

Iklan

127 responses to “Kenapa Harus Marah Disebut Kafir?

  1. Logika yg bgs bgt
    Setuju saya
    Teruskan bang jonru

    Suka

  2. betul sekiali bang Jonru 🙂

    Suka

  3. ya ga mau disebut kafir ya masuk islam saja tapi jangan islam-islaman saja. tapi harus faham dan mengerti apa itu islam

    Suka

  4. Bung Jonru, Semua agama samawi (Islam, Kristen, Yahudi) mengenal kata “kafir”. Bagi Islam, orang nonmuslim disebut kafir. Demikian juga bagi Kristen, orang non kristen bisa disebut kafir. Bagi agama Yahudi juga sama, diluar agama yahudi disebut kafir. Jadi karena sebutan kafir ini status, tidak usah dipermasalahkan ya. Shalom Aleichim.

    Suka

    • Tirta RA @bisakah anda tunjukkan kata “kafir” dalam ayat alkitab ??

      Suka

      • @HA: ada di Matius 5:22
        “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: KAFIR! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.”
        ***
        Jadiiii… orang² Islam tuh yg paling sering nyebut Kafir –> harus dihadapkan ke Mahkamah Agama. Jahat sekali memang ajaran Islam !

        Suka

      • Sebab dari puncak gunung-gunung batu aku melihat mereka, dari bukit-bukit aku memandang mereka. Lihat, suatu bangsa yang diam tersendiri dan tidak mau dihitung di antara bangsa-bangsa kafir.
        Bilangan 23:9

        Suka

      • lihat…. Matius 10:32-34…
        10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.

        10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

        esensinya sama….bahwa orang kristenpun meyakini bahwa orang yang menolak yesus…tidak akan masuk surga….

        nggak menyebut kafir…tetapi meyakini nggak masuk surga…ya sami mawon

        ttd- mantan kristen

        Suka

      • Oleh paulus saad menegur rasul pertrus.” Tapi waktu ke fas datang ke antiokahia…bla…bla
        “Jika engkauseorang yahudi.hidup secara kafirdan bukan secara yahudi.bagai mana engkau dapat memaksa saudara” yg tidak berhitan untuk hidup secara yahudi.menurut kelahiran kami adalah orang yahudi.dan bukan orang” berdosa dari bangsa” lain”.
        Islam tidak memasalahkan di sebut sebagai domba domba yang tersesat kok.

        Suka

    • Yah semoga semua umat agama samawi juga paham akan pengertian itu, agar tidak di salah tafsirkan oleh mereka sendiri

      Suka

  5. jujur az untuk bang jonru……..jika anda dikatain kafir sama orang non-muslim, apakah anda tidak akan marah? mohon dijawab !!!!!!!!!!!!!

    Suka

  6. saya sangat setuju, lanjutkan..
    kunjungi balik ya pak jonru , https://jfananda.wordpress.com/ .. terima kasih

    Suka

  7. Baca Perjanjian Baru jon, yg gak percaya Kristus itu Kafir, kalo gak ketemu kata kafir berarti harus benar2 baca nya, tapi sebelum baca alkitab harus berdoa dulu ya…

    Suka

  8. Membaca sekilas artikel Jonru diatas saja, hakikat kafir dan analogi2nya ke ras kurang tepat. Kafir dlm perspektif Islam (quran dan bbrp hadis), tdklah se simple itu-dlm tautan berikutnya kafir (harbi) dpt bermakna : musuh Allah (koq Sang Pencipta bermusuhan sama yg diciptakan Nya ya); seburuk2 nya makhluk (lbh buruk dari anjing dan kera?); dll. Jika makna kafir ke analogi binatang ini, apa ikhlas “kam” dipanggil si Tongat yg nonmuslim : hei Jonru kafir?

    Inti masalah polemik beragama ada pd Doktrin ‘buku suci’ yg seolah2 plokkk!! jatuh dari langit segepok buku.- inspirasi boleh saja dari YME-namun menjadi buku, tentu perantaraan manusia menulis s/d menjadi “buku suci” . Yg namanya manusia, kan biang nya khilaf/salah. Bukankah lbh bijak menduga manusia yg menulis mungkin keliru, drpd menuduh Allah/YME mewahyukan yg lucu2 (kontradiksi menghormati/memusuhi sesama ciptaan NYA : contoh Yahudi dipuja krn seluruh nabi sebelumnya adlh Yahudi vs Yahudii dicerca sbg musuh abadi s/d kiamat; Isa dihormati sbg sirotol mustaqiem s/d hakim adil akherat vs pengikut Isa yg dianggap kayu bakar neraka).

    Kasihilah Allahmu dgn segenap akal budimu dan Kasihilah sesamamu manusia “seperti dirimu sendiri”. Itulah hukum tertinggi, yg dpt kita debatkan kemudian.

    Disukai oleh 1 orang

    • Sanga pencipta pastilah marah jika kalian ingkar dan tidak tunduk kepadanya setelah kalian di ciptakan,simpel ajah ketika anda punya seorang anak dan anak itu tidak berbakti kepada dan selalu membangkang anda pastilah andasedih karena sudah susah payah merawat tapi hasilnya speerti itu sudah tuntun tapi tidak mau menirut dan mungkin anda pun kesal,tuhan pun sama halnyadengan kita tapi tuhan juga pemaaf bagi yang mau bertobat kepadanya dan memohon ampun.

      Suka

  9. ya orang2 kristen mengatakan bahwa siapapun yg tidak mengakui yesus sebabagi tuhan adalah domba yg tersesat. buat saya yg muslim, jelas masa bodo banget mau dibilang anjing yg tersesat kek, putri yg tertukar kek, domba tersesat kek atau bakalan masuk neraka versi mereka atau dibilang kafir oleh mereka yg tidak mengakui ketuhanan yesus saya tidak peduli. karena saya yakin kebenaran islam dan seluruh ajarannya yg sempurna dan lengkap jadi tidak pedui mereka mau bilang apa,tersinggung juga tidak. karena mungkin bagi mereka saya domba tersesat namun saya menyakini diri sendiri bahwa saksikanlah kami adalah muslim yg tidak akan pernan pernah mengakui yesus sebagai tuhan. tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah

    Suka

    • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
      Yohanes 14:6

      Suka

      • artinya segala sesuatu harus melalui BAPA, nah kalo gitu yesus tidak bole meyetarakan dirinya dengan BAPA. Karena Bapak tidak sama dengan Yesus.

        Suka

  10. Just that simple…, as simple as joy with your own ego.

    Suka

  11. Saya Muslim. Seandainya dalam kitab suci agama lain ( Injil misalnya ) ada mengatakan bahwa yg tidak percaya pada Yesus sebagai Tuhan , maka dia adalah kafir atau sejelek2 manusia , maka saya senang dan tidak marah karena itu versi mereka. Wajar2 saja mereka bilang begitu karena sy tidak pengikut ajaran itu.
    Apa bila sy tersinggung dan marah berarti sy percaya pada Injil tersebut ,
    sementara sy pemeluk Islam sejati , ya udah cuek aja lagi.
    Mari kita taati kitab suci agama kita masing2.

    Disukai oleh 1 orang

  12. Artikel Jonru diatas tidak tepat dikomentari oleh non muslim jd percuma kalo didebatkan dgn dalil dr alkitab perjanjian baru atau lama krn masing2 pnya keyakinan sendiri. Sama halnya kami tdk prnah ikut campur meskipun sekedar komentar di blog/web site org non muslim.. Lakum diinukum waliadiin

    Suka

  13. ada yg seorang yg mengaku muslim mengatakan bahwa kita dilarang sembarangan memberik gelar kafir kepada siapapun karena penisbatan kata kafir hanya Allah yg bisa menjudge nya. mungkin teman yg mengaku muslim itu lupa, kalau kata kafir hanya sebatas pengetahuan di Allah saja lalu apa gunanya seorang manusia bernama Muhammad diutus. nabi Muhammad diutus Allah agar beliau menyampaikan kebenaran kepada seluruh umat manusia dan ajakan itu adalah kepada islam. dan pengingkaran kepada islam, Allah melalui Rasulnya mengatakan bahwa orang itu adalah kafir. umat islam hanya pengikut Nabi Muhammad saja, sang utusan mengatakan yg begini begini kafir dgn ciri – ciri tertentu ya maka kita juga harus mengkafirkan apa yg Allah dan RasulNya kafirkan. soal dalil jgn tanyakan ke pak Jonru, orang yg mengatakan bahwa mencap orang lain kafir atas pengingkarannya terhadap islam adalah salah maka silahkan saja dia sendiri yg mencari dalilnya,semoga dia tidak tetap dgn keangkuhannya karena dari banyak ulasan para ulama salaf dgn hadist – hadist Nabi Muhammad bahwa kata kafir itu khusus milik orang yg mengingkari Muhammad sbg Nabi dgn segala hal yg dibawanya. betapa gobloknya Allah kalau Dia hanya penyimpan kata kafir untuk dirinya sendiri tanpa Dia share ke Utusannya untuk menunjukan kebenran pada bangsa manusia. ternyata kita yg picik orang kafir kita bela atas nama toleransi lagi lagi toleransi seakan – akan umat islam paling dungu soal toleransi. ah sudahlah,yg pasti Allah sudah utus Nabi Muhammad untuk mengatakan bahwa yg mengingkarinya sbg Nabi dan segala yg dibawanya adalah Kafir. “siapapun diantara Yahudi dan NAsrani yg mendengar tentang islam agama yg aku bawa namun ia tidak mau masuk islam maka ia adalah penghuni neraka jahannam”(RAsulullah) kira2 begitulah maknsa hadistnya tentang kafirnya orang selain pemeluk agama islam. barangsiapa yg tidak mengkafirkan orang kafir maka ia kafir,kalimat barusan sering saya baca dalam ulasan para ulama salaf. hanya Allah yg memberi petunjuk

    Suka

  14. yg perlu di gais bawahi. kalau gak mau di sebut kafir maka dari itu berhentilah mengikuti syiar syiar kafir.

    Suka

  15. bang jonru, btw apakah nabi Muhammad pernah ngomong ‘kafir’ langsung di hadapan seorang non-muslim???

    Suka

    • Jawabannya: Enggak. Memang manggil-manggil, “Eh, kamu kafir!” itu tidak diperbolehkan, faktanya memang Rasulullah SAW memperlakukan orang non-Muslim dengan baik, dan Abu Abbas As-Siisi pernah berkata bahwa walaupun kata ‘kafir’ itu benar adanya, akan lebih baik kalau tidak diucapkan karena itu menyakitkan hati.

      Oh ya, memang sebagai Muslim kami nggak boleh menyebut-nyebut orang ‘kafir’ walaupun sebenarnya dia memang begitu. Jadi intinya, walaupun umat Islam harus percaya bahwa ‘kafir’ itu nyata, kami ga boleh seenak jidat ngatain orang kafir–alasannya simpel, karena agama Islam tidak mengajarkan seperti itu walaupun istilah kafir itu ada. Sekali lagi, itu cuma ‘status’ kok, jangan sensi deh.

      Islam baik, kan? Jadi apa alasan kenapa ada nada sarkastik dari komentar Anda? :v

      Suka

  16. kenapa umat islam marah, nabi Muhammad digambar agama lain, padahal kalau mengucap kafir ‘kita’ agama lain gak boleh marah karena artinya ‘hanya’ untuk Islam sendiri ? 😀

    Suka

    • Karena , nabi muhammad adalah nabi agung umat islam , sekarang saya tanya , apa gunanya menggambar figure nabi agama lain ??? Dan untuk apa menggambar nabi agama lain ??? Sedangkan islam pun tidak menggambarkan nya , bahkan di larang . Kenapa tidak menggambar nabi dari agama sendiri aja ??? Kenapa mesti nabi Muhammad yang di gambar ???

      Suka

    • Allah SWT berfirman:

      لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوْۤا اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ ؕ وَقَالَ الْمَسِيْحُ يٰبَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ اعْبُدُوا اللّٰهَ رَبِّيْ وَرَبَّكُمْ ؕ اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَـنَّةَ وَمَأْوٰٮهُ النَّارُ ؕ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ
      “Sungguh, telah kafir orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu dialah Al-Masih putra Maryam.” Padahal Al-Masih (sendiri) berkata, “Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu.”
      (QS. Al-Ma’idah: Ayat 72)

      Mengapa umat islam marah jika ada penggambaran rupa Nabi Muhammad SAW krn beliau pun tak menyukainya..
      Awal dari adanya berhala krn penyerupaannya dg suatu makhluk sdgkn nabi Muhammad SAW tdk ingin wajahnya digambarkan agar wajahnya tdk dikultuskan dan disembah oleh umat islam demi menjaga kemurnian dan kesucian aqidah umat islam krn nabi Mumammad SAW pun menyadari bahwa Ia pun hanya manusia..

      Ma Syaa Allah nabi Muhammad SAW sudah memikirkan keadaan kaumnya shg beliau marah jika ada yg menggambar/melukis wajahnya..

      Sedangkan yang patut kita sembah hanyalah Allah SWT , tuhan yang menciptakan seluruh langit dan bumi termasuk KAMU kaum yg masih tdk mempercayai bahwa Allah SWT itu esa dan satu tidak ada tuhan yg lain..

      Maha benar Allah dg segala firman-Nya..

      Suka

  17. DUNIA YANG ANEH pusiiiing ngurusin yg begituan

    Suka

  18. Subhanallah. bagus sekali bang.
    Bagi ateis, muslim adalah kerbau dungu bebal.
    Otaknya sudah dibutakan oleh iman alias KAFIR juga,
    Allohu akbar!

    Suka

  19. Waah..waah.., makin lama komentarnya qo pada ngawur..yang muslim juga ngawur.. sudah jelas artikel diatas, bahwa kafir adalah orang yang tidak mengakui ke Esaan Tuhan (Allah swt) dan atau mempersekutukan Nya.. Lha., qo orang muslim dikatakan kafir oleh non muslim gak marah itu dari mana dasar pemikirannya? Jika gak marah berarti anda mengakui bahwa anda tidak percaya kepada Allah swt atau mempersekutukanNya.. Di alkitab (perjanjian lama dan perjanjian baru) ada kata kafir., itu juga pengertian sama karena itu ajaran yang dibawakan oleh Nabi Musa as dan Nabi Isa as.. tentang ke Esaan Allah swt. cuma orang yang mengimani alkitab sudah tidak lagi percaya kepada ayat2 tersebut..mereka lebih percaya kepada ayat2 karangannya paulus..yang menuhankan Nabi Isa as.. Nah sebaliknya.,jika mereka non muslim dibilang kafir trus marah ya kebangetan..karena mereka memang mempersekutukan Allah swt.

    Suka

  20. “Status kafir TAK ADA KAITAN LANGSUNG dengan moral. Saya punya teman yang NON “MUSLIM” atau kafir, “…………..

    Maaf ikut nimbrung..
    KAFIR, merupakan tuduhan terhadap orang yang melanggar suatu ATURAN, baik itu Moral maupun SOSIAL, apalagi ATURAN itu di buat langsung oleh TUHAN….orang tersebut akan di CAP KAFIR..atau mengingkari perintah TUHAN…

    KAFIR tidak sama dengan NON MUSLIM…
    NON MUSLIM hanya orang yang tidak beragama “ISLAM”, sering di sebut AHLI KITAB…tapi sayang sekali istilah KAFIR sudah lama di pakai hanya KHUSUS orang yang tidak percaya kepada ALLAH, tapi itu hanya dalam disipilin ilmu AQIDAH, sebab dalam ilmu aqidah, masyarakat hanya di bagi dalam tiga kategori, orang ber IMAN, Munafik dan KAFIR…

    istilah KAFIR sudah di gunakan oleh orang arab sejak dahulu, baik ISLAM, MAJUSI, NASRANI dan YAHUDI…secara umum mereka hanya merujuk kepada satu makna, yaitu orang yang tidak percaya kepada TUHAN (Baca : ATEIS)..secara khusus mereka merujuk pada makna orang yang tidak menjalankan perintah kitab SUCI…lebih khusus lagi mereka merujuk pada makna orang yang tidak percaya kepada TUHAN dan KITAB SUCI yang di yakini agama masing-masing….

    intinya istilah “KAFIR” memilki konotasi NERAKA, sedangkan IMAN memiliki konotasi SURGA…dan setiap orang apapun agamanya tidak akan mau di doakan masuk NERAKA atau alam penderitaan, maka wajar jika ada yang MARAH…

    Suka

    • Jika Anda tidak percaya pada ajaran agama A, tentu anda tidak percaya pada apapun ajaran mereka, bukan? Jadi jika Ajaran agama A menyebutkan bahw Anda kafir, lalu anda marah, itu artinya Anda percaya pada ajaran mereka. Jika tidak percaya pada ajaran mereka, maka untuk apa marah?

      Mari bermain logika saja 🙂

      Suka

  21. Sesungguhnyalah kita menjadi KAFIR PADA SAAT KITA BERIMAN..untuk menjadi orang beriman maka kita dituntut untuk meyakini, mengucapan dan melaksanakan apa yang kita pilih sehingga kita harus menolak/tidak mau (kafir) dengan yang lain.

    Suka

  22. Sebenarnya muslimlah yang marah, non muslim bukan marah tapi bereaksi akibat kemarahan muslim. Lho,,,mengapa muslim marah? Karena muslim tidak enak hati melihat non muslim yg tidak bersedia menganggap Sembahan muslim sebagai sembahan non muslim. Sehingga, apabila ada ucapan atau bacaan oleh muslim kepada non muslim dengan tuduhan kafir, maka reaksi si non muslim adalah, ” Grrrrr,,,ini orang kok marah2 karena sembahannya ga dianggap..”, kira2 begitu

    Suka

  23. Menurut quran nasrani dan yahudi diatas orang-orang kafir, bahkan islam dibawah orang kafir, bahkan syirik karena menyembah berhala quraisy sedangkan menurut orang nasrani dan yahudi diluar kaum mereka disebut kafir, tetapi orang nasrani dan yahudi tak pernah menyebutkan islam itu kaum kafir, mereka cuma diam, tapi mereka tau islam itu kafir.

    Suka

  24. Menurut quran nasrani dan yahudi diatas orang-orang kafir, bahkan islam dibawah orang kafir, bahkan syirik karena menyembah berhala quraisy sedangkan menurut orang nasrani dan yahudi diluar kaum mereka disebut kafir, tetapi orang nasrani dan yahudi tak pernah menyebutkan islam itu kaum kafir, mereka cuma diam, tapi mereka tau islam itu kafir.

    Suka

  25. Menyapa Indonesia, Live from Europe. https://euroitinerary.wordpress.com
    Kami ingin berbagi dan mencerahkan meskipun sedikit.

    Suka

  26. Jonru, Kafir di Indonesia konotasinya sudah NEGATIF.
    Contoh : Beberapa dan mungkin banyak orang Medan tuh marah klw ada orang tionghua/cina berbicara menggunakan bahasa cina didepan dia.
    nah itu sebabnya telinga dan mata saya pun tidak sedap ada kata” kafir yang keluar, yg mengeluarkannya dengan bangga. Sebagian Agama mungkin mensakralkan kata KAFIR, tidak semudah seperti saat ini di Indonesia.

    Mungkin bagi anda sederhana.

    Suka

  27. Mat 5:22: “Raka”= kafir?

    HAHA baca dulu tong, kitab berubah mulu dari Perjanjian Lama aja bukan kafir tapi jahat / gila.

    Suka

  28. Sebutan kafir itu memang ada di kitab suci agama gw bahkan di surat Al kafirun yg artinya hai orang orang kafir disitu dijelaskan knpa sewot ? Anda mau nyebut gw sbg domba tersesat sbg status orng diluar nasrani yah silahkan gw pribadi ga marah karna gw percaya agama gw . Dan lu harusnya ga usah marah karna lu percaya agama lu kalo lu terus terusan sewot lu sama aja nyurh surat Al kafirun dihapus dong ? Maunya ditoleransi aja mentolerir umat lain ga mau kan aneh

    Suka

    • kalau toleransi tentang keburukan beda pak.
      bertoleransilah dalam kebaikan.
      – mereka tidak menyebut anda kafir dan anda menyebut mereka kafir(secara logika mereka juga sudah tolerir dan bersabar karena ga nyebut anda kafir walau anda menyebut mereka kafir).
      toleransi yg baik :
      – kedua pihak tidak ada yg mengatakan kafir satu sama lain (ini jauh lebih baik) dari pada tolerir versi anda yang mengatakan
      – lebih baik saling sebut kafir.

      Suka

  29. Sangat setuju dengan ulasannya, karna banyak yang panas akhir” ini dengan istilah kafir 😀

    Suka

  30. taufik apriyanto

    Assalamu’alaikum bang jonru.
    Tulisan luarbiasa yang tentu saja membuat tetangga sebelah uring-uringan. Terus berpikir dan mencari cara bagaimana mendefinisikan makna KAFIR dengan sebenarnya. Sebab, tetangga sebelah kita seringkali pura-pura bego mengartikannya. Dan tentunya kita maklum, toh sudah dari sananya sifat mereka seperti itu. Batu!

    Terimakasih, bang jonru

    Wassalam

    Suka

  31. assalamu”alaikum teman2 sekalian.
    sya ingin brtanya bgaimana caranya mnghadapi kesusahan hati disaat ingin masuk islam tapi terhambat karna yakin akan diusir atw terjadi perselisihan diantara keluarga … trima kasih dan assalamu”alaikum.

    Suka

    • waalaikumussalam wr wb,
      adapilah dan yakinlah Allah akan menolong anda. Firman Allah ” Inna maal usri yusro : sesungguhnya setelah kesulitan akan datang kemudahan”. Tugas anda segeralah ambil tindakan untuk masuk islam dan laksanakanlah apa yang islam ajarkan. yakni berbuat lebih baik dari sebelum menjadi muslim. Insa Allah saudara atau keluarga anda akan lebih sayang lagi pada anda dan mungkin akan mengikuti langkah anda. semoga Allah menolong anda

      Suka

  32. Selain memposisikan kitabnya sebagai buatan manusia yang terbatas akan jangkauan efek antar manusia di masa depan,,mengkafirkan umat lain juga memposisikan dirinya sebagai kuda yang berkacamata,alias pernyataan kacamata kuda.Dan jangan heran kalau kuda itu harus pu;a dipecut

    Suka

  33. Yang mengatakan Umat Nasrani Kafir itu Allah bkn sy ato jonru .
    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (5: 72)

    Suka

  34. KAFIR adalah istilah,
    Tidak saja Islam yang memakai istilah ini, Kristen dan mungkin agama lain memakai istilah ini dalam terjemahan Kitab Sucinya atau Literatur agamanya, dan arti ‘KAFIR’ pada masing-masing agama berbeda.

    Khusus pada Alkitab, ada sangat banyak kata ‘KAFIR’ yang langsung menunjuk bangsa atau orang selain Yahudi dan Nasrani.

    Terdapat 278 kata KAFIR di dalam Alkitab yang sangat jelas menunjuk pada bangsa-bangsa atau orang-orang di luar Yahudi dan Nasrani (terdapat merata di Kitab-Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)

    Bahkan di dalam Alkitab beberapa ayat Alkitab dengan jelas menyebut nama bangsa-bangsa Kafir tersebut, dan secara umum menyebut semua orang yang berdosa yang tidak mengenal TUHAN.

    Jadi sebenarnya adalah kembali kepada kita manusia yang menyandang Agama, supaya berkelakuan dan berbuat Baik dan Benar tidak sama seperti orang kafir, tidak mengenal dan tidak percaya TUHAN.

    Dalam Alkitab, khususnya Injil, Yesus Kristus sangat tegas melarang manusia menjadi Kafir (berbuat dosa).

    Kata kafir dalam Alkitab bermakna umum ‘tidak percaya kepada TUHAN’

    Suka

  35. Artikel yg bagus bung tapi untuk sy pribadi kafir atau tidak nya manusia tdk bisa di tentukan oleh manusia biarlah TUHAN YME yg menentukan seseorang kafir atau tidak.syalom

    Suka

  36. Sy ikut nimbrung yoooo…..:
    Pertama: Kata KAFIR bukan saja ada dalam Alquran tapi juga dalam ajaran Alkitab (Kristen). Dalam pandangan Kristen, istilah KAFIR itu sendiri adalah ditujukan kepada orang-orang yang tidak percaya kepada Allah, atau orang-orang yang tak beragama, atau orang-orang penyembah berhala (Menurut pemahaman yg sy pelajari).
    Jadi, adalah salah jika kita menyebut orang lain yang sudah beragama dan menyembah Allah (menurut keyakinannya) kemudian disebut KAFIR.
    Ingat! Bahwa agama Kristen/Nasrani itu beriman kepada Allah yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub (dalam Perjanjian Lama), jadi yang beragama Kristen bukan kumpulan orang-orang yang tak ber-Tuhan! Mereka ber-Tuhan dan beriman kepada Allahnya Ibrahim juga!
    Kedua : Saya tidak setuju dgn pembahasan Jonru ttg pandangan umat Kristen ttg “Domba-Domba Tersesat”. Dalam Kristen memang diajarkan bahwa orang yang tidak percaya kepada Isa Almasih atau Yesus Kristus adalah kumpulan domba-domba tersesat! Itu benar! Namun, apakah orang Kristen selama ini dengan terang-terangan “menyerang” agama lain yang tidak percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan kemudian dengan arogansi yang dibuat-buat mengata-ngatai agama lain sebagai DOMBA-DOMBA TERSESAT??? Sepengetahuan saya, mungkin tidak ada! Karena biasanya hal itu hanya menjadi konsumsi interen dalam berjemaat untuk membedakan Domba Yang Baik dan Domba Yang Tersesat! Tidak akan kita temui orang Kristen kemudian dengan muka penuh kebencian menyebarkan dan mengatakan agama lain (apalagi dengan pakai toa/pengeras suara) bahwa agama lain adalah domba-domba tersesat!! Tidak Pernah!! Mengapa? Karena dalam pandangan Kristen, sekalipun mereka adalah “Domba-Domba Tersesat” namun mereka pun adalah “sesama domba” yang perlu untuk dikasihi! Makanya mereka sama-sama perlu seorang Gembala Yang Baik untuk merangkul mereka jangan sampe masuk dalam jurang kebinasaan!
    Sangat berbeda dengan perlakukan orang-orang yang MENGKAFIR-KAFIRKAN orang lain atau agama lain yang tidak seagama dengan mereka! Dengan lantangnya mereka menyebarkan roh kebencian terhadap umat yang mereka “anggap” kafir!
    Jonru pun mengatakan bahwa soal KAFIR berbicara soal status.
    Mengapa harus marah jika dikatakan kafir? Apakah karena tersinggung?
    Alasan marah :
    1. Karena mereka paham betul bahwa mereka bukanlah golongan kafir! Mereka terlalu bahagia dengan status mereka sebagai “Anak Tuhan” (Pengikut Isa Almasih), kok disebut2 kafir? Coba saja Anda yang begitu yakin dgn agamamu tapi kemudian ada orang yang berulang-ulang mengatai Anda Kafir. Bagaimana perasaan Anda??
    2. Karena mereka paham betul bahwa mereka bukanlah golongan kafir, tapi tetap saja dipaksakan! Khan aneh? Coba Anda yang suku Jawa kemudian setiap ketemu orang dikatakan orang Batak! Awalnya mungkin Anda akan tersenyum dan membetulkan kekeliruannya, “Oh maaf, saya orang jawa bukan batak….” Tapi selalu saja diulang-ulang, setiap ketemu Anda disebut sbg orang Batak, padahal dari logatnya aja udah jelas! Lama-lama Anda kesel juga! Aduuuh ini orang-orang bloon bangeth ya? Sy udah bilang sy Jawa tapi tetap aja mereka paksakan menyebut sy orang batak?
    3. Marah, karena mereka mengulang-ulang berita/ucapan yang sama sekali keliru!
    4. Marah karena selain beritanya/ucapannya/sebutanya keliru, juga karena mereka yang sok mengkafir2kan orang terlalu ngotot, bahkan dengan nada tinggi, seperti mengandung kebencian! Loh, yang dikatain “Kafir” itu juga khan manusia juga, bukan malaikat??!! Jadi, wajarlah kalo marah! 
    5. Saya pun agak “marah” karena Anda kurang tepat mengupas hal ttg ucapan Kafir ini! (Sorry, out of context )… Peace!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s