Ucapan Natal: Hidup Damai Penuh Toleransi, Tanpa Harus Mengucapkan “Selamat Natal”


ucapan natal Ucapan natal selalu jadi pro dan kontra di bulan Desember. Sebagai orang (Batak) Karo, saya punya banyak kerabat nonmuslim. Ada yang Kristen Protestan, ada yang Katholik. Bahkan bibi dan paman kandung saya penganut Kristen. Sewaktu saya kecil, setiap Natal dan Tahun baru kami berkunjung dan menginap di rumah Nenek. Saudara sepupu saya yang Kristen sering mengingatkan saya untuk shalat, atau membantu menyediakan tempat shalat di sebuah kamar. Saudara saya lainnya, meminta tetangganya yang Muslim untuk menyembelih ayam, dengan tujuan agar bisa dimakan oleh kami, dan kerabat lainnya yang beragama Islam. Jangan pernah mengajari toleransi kepada orang Batak, karena kami mempelajari dan mengamalkannya dari pengalaman hidup sehari-hari. Dalam Islam, toleransi merupakan sebuah ajaran yang sangat indah. Kita bersahabat dan berhubungan baik dengan teman-teman dan saudara nonmuslim. Kita saling membantu, saling mengunjungi, saling menghibur, ikut menghadiri pesta pernikahan mereka. Namun toleransi tak boleh kebablasan. TOLERANSI ADALAH MEMBIARKAN Saat umat agama lain merayakan ibadah agama mereka, kita membiarkannya, menghargainya, bahkan membantu mengamankan pelaksanaannya jika perlu. Namun jika kita ikut merayakan ibadah agama lain, itu BUKAN toleransi namanya. Ucapan Natal memang terkesan sepele. Itu hanya sekadar ucapan. Namun di balik itu, terselip sebuah makna yang sifatnya SANGAT PRINSIP. Sebab ini menyangkut hal paling penting dalam ajaran Islam, yakni Aqidah. Aqidah itu ibarat nyawa bagi seorang Muslim. Jika aqidah sudah tergadai, maka keislaman kita pun mati, atau setidaknya sekarat. Mengapa ada unsur aqidah di dalam Ucapan Natal? Karena bagi umat Nasrani, Natal adalah ibadah untuk merayakan “Kelahiran Tuhan Yesus”. Padahal di dalam Islam, Yesus atau Isa bukanlah tuhan. Dia hanya manusia biasa yang diangkat sebagai Rasul oleh Allah. Mengucapkan Selamat Natal sama artinya kita mengakui ketuhanan Yesus, sama artinya kita setuju bahwa Yesus lahir tanggal 25 Desember. Padahal menurut sejarah, 25 Desember BUKAN tanggal lahir Nabi Isa (bahkan banyak umat Kristen sendiri yang telah mengetahui hal itu). Banyak cara untuk hidup damai penuh toleransi dengan teman dan saudara kita yang nonmuslim. Namun khusus untuk Ucapan Natal, MAAF KAMI TAK BISA.

Iklan

25 responses to “Ucapan Natal: Hidup Damai Penuh Toleransi, Tanpa Harus Mengucapkan “Selamat Natal”

  1. Gue Lebih Baik Pilih #menJONRU daripada Gue #menJoKuwi Kemungkaran.

    Suka

  2. Yes of course, toleransi hanya sebatas hubungan sosial, kalau menyentuh wilayah akiqah itu harga mati

    http://www.sejutaumat.com/2014/12/25/cerita-etape-pertama-road-warriors-2014-jakarta-bandar-lampung/

    Suka

  3. Sangat setuju dan memang demikian seharusnya sikap seorang muslim

    Suka

  4. Ucapan “Selamat Natal” dibandingkan dengan Syahadat. Ini jelas tidak seimbang karena makna dari keduanya sangat berbeda. Pengucapan Syahadat adalah salah satu proses yang harus dilakukan seseorang yang ingin menjadi Muslim. Harusnya, jika ingin membandingkan Syahadat, bandingan yang cocok adalah Pembaptisan. Ucapan “Selamat Natal” harusnya dibandingkan dengan ucapan “Selamat Idul Fitri” yang memiliki makna setara.

    Disukai oleh 1 orang

  5. #menJONRU lebih baik dari fitnah.. keren pal artikel tentang natal nya, saya juga setuju hidup damai merupakan toleransi dalam ber agama..
    Singgah ya pak ke blog sederhana saya : https://jfananda.wordpress.com/ , terima kasih

    Suka

  6. Mathius 15 ayat 8 dst

    Suka

  7. Jika mengucapkan dianggap sebuah pengakuan, apa bedanya dengan membiarkan pelaksanaanya? Bahkan undang2 sdh mengakui keberadaannya?

    Suka

  8. Jadi praktisnya, anda tidak perlu mengucapkan selamat hari besar kpd tetangga hidup anda yang nonmuslim manapun. Dan anda tidak akan menatap mata atau tersenyum atau melayani jabat tangan ucapan selamat dari tetangga kafir-muysrik manapun. Meskipun (seandainya) anda bekerja atau berdagang atau mencari nafkah diwilayah teritori berkultur haram, demi memegang prinsip teramat penting tersebut, maka anda akan pasang jarak: tidak akan mengucapkan selamat dan (konsekuensinya) dingin dalam menerima selamat. “Indah” sekali wejangan hidup yang anda sampaikan.

    Suka

  9. Memang benar…tanpa mengucapkan perkataan Selamat Natal pun sebenarnya kita masih tetap bisa berbuat baik dengan memberikan senyuman dan lainnya..

    Suka

  10. Cukup berikan senyuman atau makanan atau hal-hal bak lainnya tanpa mengucapkan Selamat Natal pada non Muslim

    Suka

  11. umat kristen tidak pernah meminta dan mengharap apalagi memaksa ucapan natal dr umat muslim,perdebatan ini diantara org muslim sendiri, jd ini masalah umat islam ..

    Suka

  12. Penyaliban Yesus, disebabkan oleh ketidak percayaan bangsa Yahudi kepada Yesus sebagai Tuhan itu…. terjadi 2000 tahun yang lalu. Kita mengenal adanya Tuhan yang disebutkan Abraham, dari bangsa Yahudi ini. Masalah gonjang-ganjing selamat Natal sebagai pengakuan akan ke Tuhanan Yesus sudah dilakukan oleh bangsa Yahudi, sehingga Yesus disalibkan. Apakah ini ada hubungannya dengan saat ini?

    Suka

  13. Selamat Natal = Selamat Idul Fitri, Syadhat = Pengakuan Iman Rasuli… sori bung jangan diputarbalikkan, lagi pula, banyak orang Kristen yang tidak terlalu perduli untuk mendapatkan ucapan selamat natal dari orang yg tidak iklas mengucapkannya…

    Suka

  14. Boleh bilang seperti itu, tatapi ingat, jika Anda mengatakan seperti itu, Anda tidak boleh membeli barang yang diskon karena NATAL!!

    Suka

  15. Sekilas Info Qs 13:5, Qs 40:73-75, Qs 9:68, Qs 5:9(5:8), Qs29:46, Qs10:27, Qs2:62, Qs23:101-103, Matius 13:49-50, Matius 12:36

    Suka

  16. Sekilas Info Qs 13:5, Qs 40:73-75, Qs 9:68, Qs 5:9(5:8), Qs29:46, Qs10:27, Qs2:62, Qs23:101-103, Matius 13:49-50, Matius 12:36

    Suka

  17. Qs 40:73 kemudian dikatakan kepada mereka: “Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan, 74 (yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu”. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. 75 Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). 76 (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong”.

    Qs 13:5 Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka: “Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?” Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

    Qs 9:68 Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.

    Qs 5:9 (5:8) Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

    Qs 5:3 (5:2) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian( mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

    Qs 10:27 Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gelita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

    Qs 2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    Qs 23:101 Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya. 102 Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. 103 Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

    Mat 13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,13:5 0lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

    Mat 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

    Suka

  18. Sekilas info Saat kapanpun KeilahianYesusKristus juga RohKudus bisa disebut Allah, (hanya jika berdasarkan KualitasKeilahian)

    Demikian juga saat kapanpun Yesus juga RohKudus bisa disebut Utusan, (hanya jika berdasarkan “selain” dalam hal KualitasKeilahian.

    14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
    14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
    +++
    16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa,
    16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.
    ( Sebutan Tuhan sebenarnya tidak ditujukan pada Manusia Yesus, tapi pada KualitasAllah yang terkandung dalam KeilahianYesus )

    5:3 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
    5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
    +++
    13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”
    ===

    Qs 11:37 Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
    Qs 21:29 Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: “Sesungguhnya Aku adalah tuhan selain daripada Allah,” maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim
    Qs 29:8 Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
    Qs 70:40 Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

    3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

    Suka

  19. 28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

    5:13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”
    5:14 Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.
    ***
    21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.


    8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
    8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

    9:18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.”
    9:19 Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.

    28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
    28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
    28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”
    28:8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
    28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
    28:10 Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, — bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
    1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
    1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s