[Diari Jonru #10] Saat “Nyasar” ke Komunitas Teknologi Informasi


jonru_pintunet

Foto kenangan ketika saya dan teman-teman pintunet mengadakan kopdar di TMII Jakarta, beberapa tahun lalu. Saya berdiri paling kiri.

Yang saya ceritakan di bagian ini adalah kegiatan-kegiatan sejak saya mengenal internet (tahun 1999) hingga tahun 2004. Berikut adalah bagian 2, sekaligus tulisan terakhir yang membahas aktivitas-aktivitas saya ketika “mati suri” dari dunia penulisan.

* * *

Walau “mati suri” sebagai penulis, sebenarnya ketika itu saya tetap menulis, kok. Bukan menulis cerpen atau novel artikel, namun menulis di mailing list, forum diskusi, website/blog pribadi, juga di website milik perusahaan tempat saya bekerja, dan sejumlah website milik orang lain.

Jika dulu saya rajin menulis dengan tujuan untuk dimuat di media cetak, sejak tahun 2000 hingga 2004 saya menulis hanya karena ingin berbagi dan dorongan hobi berdiskusi saja. Tak lebih dan tak kurang. Saat itu, saya masih melupakan mimpi besar untuk jadi penulis.

Berikut adalah beberapa aktivitas menulis saya selama “mati suri” di dunia penulisan, khususnya tahun 2000 hingga 2004.

EMPAT: Aktif Menulis di Pintunet.com

pintunet

Pintunet adalah website di mana para anggota bebas me-review produk/jasa yang dia gunakan. Ada imbalah uang untuk setiap tulisan kita yang dimuat. Memang jumlahnya masih tergolong uang receh. Namun demikian, saya tetap rajin menulis di sana, terutama karena di situ terdapat sebuah komunitas yang sangat solid dan akrab. Saya bahkan sempat kopdar beberapa kami dengan teman-teman Pintunet tersebut. Bahkan hingga saat ini, banyak di antara kami yang masih intens berkomunikasi. Dan secara tak terduga, sebagian besar di antara kami ternyata memilih Prabowo ketika Pilpres 2014 kemarin.

Salah seorang teman Pintunet yang saat ini sangat aktif berdiskusi di Twitter adalah @irwank2k2. Dari dia pulalah saya untuk pertama kalinya mengenal akun @triomacan2000.

LIMA: Aktif dan “Terjerumus” di Komunitas Teknologi Informasi

Saya termasuk orang yang punya banyak minat. Salah satu di antaranya adalah teknologi informas alias IT.

Di saat “mati suri delapan tahun” tersebut, saya sangat aktif berdiskusi di sejumlah mailing list IT. Satu di antaranya adalah milis Mailplus yang dikelola oleh tabloid PC Plus. Di situlah saya sangat aktif, sehingga ketika itu menjadi salah seorang anggota yang paling dikenal.

Kemampuan IT saya sebenarnya sangat basic alias standar-standar saja. Namun saya orangnya senang berbagi info. Sekecil apapun pengetahuan yang saya miliki, ingin segera saya bagikan kepada orang lain.

Tulisan-tulisan yang saya kirim ke milis ketika itu pun sebenarnya hanya hal-hal mendasar, seperti kiat mengelola email, cara menghindari spam, dan sebagainya.

Namun salah satu kebiasaan orang-orang di internet adalah suka menilai kita terlalu berlebihan. Saya pun akhirnya dikira ahli IT yang sangat mumpuni. Bahkan banyak orang yang mengira saya bekerja sebagai ahli IT di Detik.com. Padahal saya belum pernah bekerja di sana.

cybertech_cbn

CyberTech CBN, portal milik CBN Internet, yang dulu saya kelola ketika menjadi staf di perusahaan tersebut.

Oh ya, saya lupa menjelaskan satu hal: Salah satu penyebab saya akhirnya “terjerumus” di dunia IT adalah karena saat bekerja di CBN Internet, saya mendapat tugas mengelola portal bertema teknologi informasi. Saya tentu saja harus banyak membaca, menulis dan memantau berita-berita terbaru seputar komputer dan internet. Boleh dikatakan, sejak tahun 2001 hingga awal 2004, hidup saya benar-benar “bertema” teknologi informasi.

Saya juga pernah aktif menjadi kontributor untuk sebuah majalah bertema IT, yakni majalah MasterWeb. Saat ini, majalah tersebut sudah tiada. Namun majalah ini menjadi salah satu saksi sejarah mengenai kiprah saya di dunia IT di tahun 2001 hingga 2004.

Namun ketika pandangan orang-orang makin berlebihan terhadap saya, ketika saya makin dikira sebagai pakar IT padahal saya hanya seorang pemula dengan pengetahuan yang sangat mendasar, saat itulah timbul rasa gamang di hati saya. Saya merasa bahwa IT bukanlah dunia saya yang sebenarnya.

Terlebih, sejak tahun 2004 saya mulai tergoda untuk “bangkit” lagi di dunia penulisan setelah “mati suri” selama delapan tahun.

Maka, saya pun memutuskan untuk keluar dari milis-milis IT, dan mulai aktif di komunitas menulis. Saya ketika itu benar-benar berusaha mengubah personal branding saya dari “orang IT” menjadi “penulis”.

Saya pun mulai aktif lagi di milis-milis penulisan yang sebelumnya sempat saya tinggalkan. Dua milis yang paling ramai ketika itu adalah Forum Lingkar Pena (FLP), dan Bengkel Cerpen Nida (BCN) yang dikelola oleh majalah Annida. Saya aktif di kedua milis tersebut.

Masih segar dalam ingatan, saat itu saya menulis di milis FLP yang isinya kira-kira sebagai berikut:

“Perkenalkan, saya Jonru. Dulu tulisan saya sering dimuat di majalah Anita Cemerlang, pakai nama pena Jon Riyadi. Belakangan saya berhenti menulis selama delapan tahun, tapi sekarang ingin aktif lagi. Sejak tahun 1990 saya ingin menerbitkan buku. Sekarang sudah tahun 2004, tapi saya belum berhasil juga mewujudkan keinginan tersebut. Sekaranglah saatnya, saya ingin benar-benar serius berusaha, agar secepatnya bisa menerbitkan buku. Mohon doa dan dukungan teman-teman sekalian.”

Dan ternyata, respon teman-teman anggota milis ketika itu benar-benar di luar dugaan.

Bersambung >>

Iklan

4 responses to “[Diari Jonru #10] Saat “Nyasar” ke Komunitas Teknologi Informasi

  1. Kalau sekarang diskusi lepenulisan yang paling ramai di mana?

    Suka

  2. Bang Jonru, bisa bantu publikasikan petisi ini Bang di fan page? “Jokowi jangan menutup mata dalam memilih calon kapolri”. Saat ini responnya sangat aktif (tiap kali di refresh angka dukungannya berubah). Kalau Bang Jonru publikasikan, pasti akan lebih massif lagi

    https://www.change.org/p/jokowi-do2-jangan-menutup-mata-dalam-memilih-calon-kapolri

    Suka

  3. Ping-balik: Inilah Diari Jonru Selengkapnya! | Jonru Ginting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s