Verrys Yamarno :-(


Verrys_Yamarno2

Kemarin sore, saya mendapat kabar mengejutkan tentang kepergian Verrys Yamarno untuk selamanya. Nyaris tak percaya. Sebab di antara semua aktor cilik di film Laskar Pelangi, pemeran tokoh Mahar inilah yang paling menyita perhatian saya. Saya ketika itu percaya, bahwa dia akan menjadi salah seorang aktor terbaik Indonesia di masa depan. Apalagi ia memang memiliki passion yang lebih kurang sama dengan Mahar; berjiwa seni, pintar menyanyi pula.

“Bunga Seroja” yang dinyanyikan Verrys di film Laskar Pelangi, menjadi salah satu lagu yang paling sering saya dengarkan. Bukan hanya karena suara si bocah tersebut yang sangat bagus, namun secara pribadi saya punya “kedekatan jiwa” dengan budaya Melayu.

Sejak kecil hingga lulus SMA saya tinggal di Binjai, sebuah daerah yang penduduk aslinya adalah orang Melayu Deli. Hampir setiap hari saya mendengarkan lagu Melayu, juga drama radio berlatar budaya Melayu. Saya orang (Batak) Karo, tapi selalu tersentuh luar biasa setiap kali mendengarkan lagu-lagu Melayu. Dan “Bunga Seroja” menurut saya adalah lagu yang tidak hanya enak didengar, indah liriknya, namun juga menyampaikan pesan moral yang lumayan baik.

Verrys_Yamarno1

Ini salah satu foto terbaru Verrys Yamarno yang saya dapatkan dari hasil googling.

Setelah berita kematiannya tersiar, saya pun baru tahu bahwa saat ini Verrys Yamarno ternyata kuliah di IKJ. Sebuah pilihan yang menurut saya sangat sesuai dengan passion si pemeran Mahar ini. Mungkin ia sangat serius ingin menekuni dunia seni, punya mimpi besar menjadi salah seorang aktor papan atas Indonesia.

Saya yakin, banyak orang yang berharap bahwa suatu saat nanti Verrys Yamarno akan akan menjadi aktor papan atas Indonesia. Namun ternyata Allah punya rencana terbaik untuknya.

Verrys_Yamarno

Mungkin Allah terlalu mencintai Verrys, tak ingin dirinya terlalu larut dan hanyut dalam godaan dunia yang sering melenakan dan bikin lupa diri.

Biarlah, kita mungkin harus melupakan impian untuk melihat Verrys Yamarno di masa depan sebagai salah seorang aktor terbaik Indonesia. Mungkin kita harus puas saat memutar lagi film Laskar Pelangi, atau menikmati alunan suara si bocah lucu ini saat menyanyikan lagu Bunga Seroja.

Jakarta, 13 Januari 2015
Jonru
Salah seorang pengagum Verrys Yamarno

Iklan

15 responses to “Verrys Yamarno :-(

  1. I missed you Verrys….

    Suka

  2. Innalillahiwainnailaihi rooji’uun

    Suka

  3. emang kenapa sih om? sakit kah?

    Suka

  4. Selamat jalan…mudah-mudahan itu yang terbaik bagimu kawan..benar kata abang “Mungkin Allah terlalu mencintai Verrys, tak ingin dirinya terlalu larut dan hanyut dalam godaan dunia yang sering melenakan dan bikin lupa diri.”

    Suka

  5. Semoga ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah Swt…

    Suka

  6. inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’un. .
    insy Allaah d tmpatkn d tmpat yg layak.

    Suka

  7. inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’un.

    Suka

  8. innalillahi.. we will miss u. tenang dan bahagia disana yaa boy 😦

    Suka

  9. innalillahi wa innalillahi roojiun
    semoga diterima segala amal baiknya n diampuni segala kesalahannya aamiin

    Suka

  10. selamat pulang kawan. moga kau baik2 aja di sana..
    al-fatihah. 😦

    Suka

  11. Selamat jalan Kak Verrys semoga hidupmu tenang di sana … di sisi Allah SWT. amin..

    Suka

  12. tribute for Verrys Yamarno 😦 😦

    Suka

  13. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)

    Suka

  14. Ping-balik: Foto Verrys Yamarno - Cari Sweater Wanita

  15. Semoga amalnya diterima dsisi allah.dan diampuni segala dosanya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s