[Diari Jonru #12] Ketika Hidup pada DUA DUNIA yang Kontradiktif


jonru_pestablogger_2007

Salah satu kenangan ketika saya berpose bersama sejumlah blogger papan atas Indonesia, pada Pesta Blogger 2007 di Jakarta.

Terbitnya dua buku pertama pada awal 2005 membuat saya tergerak untuk mempromosikannya lewat internet, khususnya blog. Ya, saya mulai tergoda untuk ngeblog, padahal sebelumnya saya merasa belum menemukan keasyikan apapun dari dunia yang satu itu.

Seperti yang sudah saya jelaskan, sejak awal saya suka membangun website secara manual dengan bahasa HTML (atau dengan bantuan software seperti Microsoft FrontPage dan Macromedia Dreamweaver). Saya sangat menikmati proses pembuatan website seperti itu, karena semuanya bisa diatur terserah kita. Berbeda halnya dengan blog yang dibangun dengan sistem tertentu, sudah ada template yang tinggal dipilih. Memang jauh lebih mudah dan praktis, namun itu menyebabkan saya kehilangan sejumlah kebebasan berkreasi. Dan itulah yang tidak saya sukai.

Namun terbitnya buku pertama menjadi alasan kuat bagi saya untuk mulai terjun ke dunia blog. Terlebih ketika itu, salah seorang penulis yang saya kagumi- Helvy Tiana Rosa – pun mulai aktif ngeblog di Multiply.

Saya pun membuat blog di Multiply, dan posting pertama saya adalah promosi kedua buku yang baru terbit. Ya, sejak awal saya memang meniatkan blog tersebut sebagai ajang promosi buku.

Namun ternyata saya keterusan! Sebab salah satu keasyikan ngeblog di Multiply adalah karena ada komunitasnya. Saya pun asyik bergaul dengan teman-teman di sana, termotivasi oleh mereka untuk menulis dan terus menulis di blog pribadi saya.

Saya menulis tema apa saja, mulai dari agama, kiat menulis, motivasi, kisah inspiratif, humor, dan masih banyak lagi. Intinya, tema tulisan saya masih gado-gado.

Di sela-sela tugas kantor yang membosankan, saya sering menulis sesuatu di blog, dan betapa senangnya karena banyak orang yang memberikan komentar.

Secara perlahan, saya mulai dikenal oleh banyak orang sebagai seorang blogger.

Selain di Multiply (yang sekarang sudah tidak ada), saya juga ngeblog di jonru.net, blogdetik, Kompasiana, dan belakangan membuat blog tambahan di jonru.wordpress.com.

Tema tulisan saya yang awalnya gado-gado, makin lama makin mengerucut ke tema penulisan, motivasi dan kiat bisnis.

Saya juga aktif di beberapa komunitas blogger, terutama di Blogger Multiply dan Indonesian Muslim Blogger (IMB). Beberapa kali kami sempat mengadakan kopdar. Bahkan saya dan teman-teman IMB pernah mengadakan pelatihan ngeblog di Bandung, tahun 2005 kalau tak salah.

indonesian_muslim_blogger

Salah satu foto kenangan ketika saya dan teman-teman komunitas Indonesian Muslim Blogger mengadakan kopdar di Ragunan Jakarta, tahun 2005.

Saat itu, kehidupan saya seperti mengalami ketimbangan. Di satu sisi, saya adalah karyawan di sebuah perusahaan, dengan jabatan terendah, job desk yang sangat membosankan, dan eksistensi saya yang nyaris tidak dihargai oleh semua orang.

Di sisi lain, saya sudah eksis di dunia maya sebagai seorang blogger, nama saya mulai banyak dikenal oleh teman-teman sesama penulis dan blogger. Eksistensi saya diakui dan dihargai oleh banyak orang.

Bahkan, di tahun 2006, tak terduga Bank Indonesia mengundang saya menjadi pembicara pelatihan di Bandung, disejajarkan dengan penulis lain yang sudah sangat terkenal, yakni pak Hernowo. Pulangnya, saya mendapat honor yang besarnya sama dengan satu bulan gaji saya di CBN Internet.

Situasi seperti itu membuat saya mulai dan makin bosan bekerja sebagai karyawan. Saya merasa bekerja dan mendapat rezeki dari bidang dan lingkungan yang SANGAT tidak saya sukai. Namun di sisi lain, saya memiliki aktivitas di dunia maya yang sangat saya sukai, namun belum berhasil memberikan penghasilan apapun kepada saya. Memang sih, sesekali ada penghasilan dari sana, tapi jumlahnya tidak seberapa dan tidak cukup untuk membiayai hidup.

Salah satu impian terbesar saya ketika itu adalah ingin bekerja dan mencari rezeki di bidang yang paling saya sukai, dan segera meninggalkan status sebagai karyawan yang sangat tidak saya sukai. Namun belum terwujud juga, membuat saya stress bahkan sempat depresi.

Saya pun makin produktif menulis di blog, mengelola milis dan situs PenulisLepas.com, juga aktif di berbagai komunitas penulis di dunia maya.

Saya merasa keasyikan dengan dunia blog, sehingga jadi malas mengirim tulisan ke media cetak. Saya lebih suka menulis di blog, karena tulisan kita dapat SEGERA dimuat dan dibaca oleh banyak orang, hanya dalam hitungan menit bahkan detik. Berbeda dengan media cetak, di mana kita harus menunggu jadwal pemuatan selama berhari-hari bahkan sering berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Dan saya malas menunggu.

Itulah sebabnya, tulisan saya hampir tak pernah dimuat di media cetak (walau sesekali, ada juga yang sempat dimuat di Annida, Koran Tempo, Sabili, dan beberapa media lain).

Tanpa disadari, hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang mengenal saya. Terlebih bila orang-orang (ketika itu) mencari data di Google.com dengan kata kunci “penulis”, “menulis”, “cara menerbitkan buku”, dan sejumlah kata kunci lainnya yang berkaitan dengan dunia penulisan, maka nama dan website-website buatan saya selalu muncul di hasil pencarian urutan teratas.

Namun secara kontradiktif, situasu yang bertolak belakang terjadi di kantor tempat saya bekerja. Saya masih menjadi karyawan level terendah yang tak pernah dihargai eksistensinya. Saya yang aslinya tak suka jadi pekerja kantoran, menjadi makin bosan karena situasi yang sangat kontradiktif seperti ini.

Saya ingin membebaskan diri dari kebosanan kerja sebagai karyawan. Tapi belum tahu kapan itu akan terjadi, dan bagaimana caranya.

Bersambung >>

Iklan

2 responses to “[Diari Jonru #12] Ketika Hidup pada DUA DUNIA yang Kontradiktif

  1. Mantab cita-citanya untuk tidak jadi karyawan. Ditunggu kelanjutannya…

    Suka

  2. Ping-balik: Inilah Diari Jonru Selengkapnya! | Jonru Ginting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s