“Jokowi, Kamu Hanya Petugas Partai”


jokowi_petugas_partai

Arsip berita 5 April 2014.

Kutipan pada judul artikel ini diucapkan langsung oleh Megawati kepada Jokowi sekitar SEMBILAN bulan lalu. Silahkan baca arsip beritanya di sini.

Saat itu, para Jokowers masih sibuk ngeles dan mencari pembenaran.

“Anies Matta juga petugas partai PKS. Semua kader partai adalah petugas partai. Jadi Jokowi sebagai petugas partai adalah bla… bla… bla….”

Begitulah cara mereka membela diri, ngeles, mencari pembenaran. Mereka tidak bisa menerima fakta bahwa “petugas partai” yang dimaksud adalah pesuruh. Ya, Jokowi hanya ditugaskan sebagai capres, sedangkan si pemegang kendali tetaplah Megawati.

Hingga sebulan lalu, para Jokowers boleh tak percaya pada fakta ini. Namun sejak muncul kasus Budi Gunawan (BG), satu-persatu di antara mereka mulai sadar. Mereka mulai menyadari betapa kuatnya pengaruh Bu Mega, sampai-sampai Jokowi tak kuasa menolak penunjukan BG sebagai Kapolri. Walau KPK sudah menetapkan BG sebagai tersangka korupsi, Jokowi tetap sulit mengambil keputusan. Karena perintah Ibu Suri sangat tidak mudah untuk dibantah.

Ya, kini para Jokowers sudah sadar, walau masih ada juga di antara mereka yang ngeles dan mencari pembenaran. “Penundaan pelantikan BG merupakan trik cerdas Jokowi untuk menghindari tekanan dari Megawati,” ujar mereka memberi alasan. Padahal itu adalah alasan yang sangat jauh dari logis. Mereka bahkan tak bisa menjelaskan trik cerdas apa yang dimaksud tersebut. Dan kalau memang Jokowi cerdas, kenapa juga sejak awal dia tidak berkutik di bawah tekanan Megawati?

jokowi_petugaspartai1

Sentilan berita dari harian Pos Kota

Penyesalan memang selalu datang terlambat. Seperti itulah yang dialami oleh para Jokowers saat ini.

Padahal sudah sejak awal kita wanti-wanti, membeberkan fakta bahwa Jokowi hanya Presiden Boneka, sang petugas partai. Bahkan Megawati sendiri sudah pernah mengutarakan itu dengan sangat gamblang.

Mengapa Megawati menugaskan Jokowi sebagai capres? SECARA LOGIKA, mari kita bahas dengan cerdas:

  1. Megawati masih berambisi jadi presiden.
  2. Tapi ia tak berdaya karena saat ini Jokowi jauh lebih populer dibanding dirinya.
  3. Mau tidak mau, dia dan PDIP pun mencalonkan Jokowi. Padahal di dalam hatinya terasa sangat berat. (Baca: Jokowi Jadi Presiden karena Mega, Itu Tak Gratis)
  4. Maka, Megawati pun bersedia mencalonkan Jokowi dengan berbagai macam syarat. Dan syarat utamanya adalah, “Jokowi, Anda hanya petugas partai.”
  5. Di lingkungan internal PDIP sendiri, Jokowi masih dianggap anak bawang, anak kemarin sore yang belum bisa apa-apa. Hanya popularitas karena dukungan media-lah yang memaksa mereka mencalonkan Jokowi. Padahal aslinya mereka tak suka.
jokowi petugas partai

Dulu Jokowers menuduh Taboid Obor memfitnah. Kini secara pelan-pelan mereka mulai sadar mengenai fakta dan kebenaran.

Seperti itulah FAKTA RIIL yang terjadi. Dan buktinya sudah bisa dilihat langsung oleh para Jokowers pada kasus Budi Gunawan. Mau mengelak seperti apa lagi?

Harus dengan cara apa lagi kami membeberkan fakta sehingga Anda bisa percaya bahwa Jokowi itu hanya petugas partai yang tak berdaya?

Iklan

10 responses to ““Jokowi, Kamu Hanya Petugas Partai”

  1. XiXiXiii… ( ⌒_⌒)

    Kalau Gue seh Ogah banget terlalu berlebihan menyanjung dalam pro akan suatu Tokoh policik seperti halnya mereka0 para JokowiLovers, karna ada kemungkinan dan bisa jadi Pak Joko yg Kelian (Jokowers) kagumi saat ini adalah yg paling Kelian Muaki dan Benci suatu hari nanti,
    Jargon waktu saat Kampanye seh Pro Rakyatlah, Berantas Korupsilah, Tak Bagi~Bagi Kursilah, Tak Menaikan Harga BBMlah, Bla, Bla, Bla, dll, dll..

    Jebule Cangkeme Mung Ngedabruz Modus tok, Alies Modal Dusta siPetugas Partai,.

    Ngapusi.!!!
    SalamGigitJari.!!!
    BukanUrusanSaya.!!!
    AkuRaPoPo… 😀

    Suka

  2. hihihi,,, setubuhh,,, eh, setujuhhh !!!

    Suka

  3. ya kita liat aj nanti. mudah”an pada melek smua matanya. walaupun ada sebagian kecil yg tetep ngotot ga jelas ckckckck…… ah gtu deh :D.

    Suka

  4. Artikel seperti ini pasti jadi meledak di website ini. Hehehe.

    Suka

  5. Alahhhh indo mnang debat doang, n gmpang di komporin,,,

    Suka

  6. mameng sijoko petugas partai, seluruh unsur penjabat dipilih mega.

    Suka

  7. nanti akan kelihatan orang yang benar2 bekerja sebagai pemimpin rakyat atau hanya cari sensasi saja, orang suruhan atau benar2 memimpin dari dirinya sendiri seperti presiden kita. kita tunggu hasilnya selama 5 th. akan datang

    Suka

  8. Reblogged this on Little Hasanah and commented:
    Waaahh, saya sangat tercengang membaca artikel ini hehe 😀 Keren deh Bang Jon ..

    Suka

  9. Ternyata poin 1 sampe 4 sama ky pemikiran ane.
    Klo di ibaratkan kontes indonesian idol mbah putri kalah populer sama jokobi.

    Suka

  10. jaman kemerdekaan ada kartosuwiryo, smaun, sukarno. kenapa yg jadi presiden sukarno?
    jaman revolusi ada aidit, ahmad yani, soeharto. kenapa yg menang soeharto.
    jaman reformasi 2004 ada banyaklah tp disitu ada amin rais
    2014 prabowo, jokowi; kok bisa2nya yg menang yg skarang ini.
    jadi kesimpulannya yg benar2 repot, pinter, ribut2 ttng ni negara kgk bakalan menang. skalinya menang dianggap cacat umurnya sebentar kyak habibi ma gusdur. jd maap kalo salah cuma pendapat org yg masih banyak belajar

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s