Dari Bob Sadino, Saya Belajar Jadi Orang Goblok


bob sadino

Sumber foto: Kompas.com

Beberapa tahun lalu, saya bertemu seorang sahabat bernama Farid. Dia lulusan S1 dari Universitas Al Azhar, Mesir. Saat bertemu itu, Farid mengutarakan niatnya untuk melanjutkan studi S2. Alasannya, “Mumpung masih ada dana dari orang tua, akan saya gunakan untuk membiayai kuliah di bidang bisnis. Ilmu dari kuliah akan saya gunakan sebagai bekal untuk memulai usaha.”

Waktu itu saya menjawab dengan argumen, “Menurut saya, lebih baik uang itu kamu gunakan sebagai modal usaha. Untuk jadi entrepreneur, tak perlu sekolah tinggi-tinggi.”

bob sadino

Ya, itulah argumen saya yang terinspirasi dari Bob Sadino, seorang pengusaha sukses yang meninggal dunia tanggal 19 Januari 2015 kemarin. Saya terkejut oleh berita duka tersebut, merasa kehilangan salah seorang inspirator dalam berbisnis.

Ya, saya yakin banyak orang yang kehilangan beliau. Banyak teman saya sesama pebisnis yang juga mengungkapkan perasaan serupa. Bob Sadino telah menjadi salah seorang inspirator luar biasa bagi para entrepreneur, termasuk saya.

Memang, saya hanya mengenal beliau dari jarak jauh. Saya “bertemu” langsung dengan beliau pun hanya satu kali, yakni pada acara Pesta Wirausaha di Jakarta beberapa tahun lalu. Beliau tampil jadi pembicara, dan saya menonton dari kejauhan. Itu saja.

bob sadino

Belajar jadi orang goblok, itulah salah satu hal yang saya pelajari dari beliau. Ya, memang kebanyakan orang akan marah jika disebut goblok. Namun jika kita merasa diri ini bodoh, itu bisa memotivasi kita untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri.

Bob Sadino memang terkenal dengan sebutan “goblok”. Baginya, untuk jadi pengusaha itu tak perlu sekolah tinggi-tinggi. Yang penting langsung action, berusaha, belajar dari pengalaman. Dan itulah yang dia praktekkan.

“Orang goblok sulit dapat kerja, akhirnya dia usaha sendiri. Ketika sukses, orang goblok mempekerjakan orang pintar.”
“Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.”

Itulah dua “kalimat bijak” Bob Sadino yang sangat sering dikutip di mana-mana.

Walau banyak ucapan atau prinsip hidup Bob Sadino yang tidak kita setujui (karena terlalu nyentrik dan terkadang kurang bisa diterima oleh logika kita yang masih mainstream), namun secara umum saya mencoba menarik benang merah dari ajaran bisnisnya. Bahwa untuk menjadi seorang pengusaha sukses, kita tidak harus sekolah tinggi-tinggi. Yang penting berani mencoba, bekerja keras dan pantang menyerah.

bob sadino 21

Ternyata saya dan om Bob Sadino punya satu kesamaan aneh: Suka pada angka 21 tanpa sebab dan alasan yang jelas. Sumber foto: Kompas.com

Oh ya, saat googling untuk mencari bahan penulisan artikel ini, saya terkejut ketika menemukan artikel di Kompas Online (). Ternyata Bob Sadino menyukai angka 21 tanpa alasan dan sebab yang jelas. Takjub, karena saya pun sama seperti itu. Sejak dulu, entah kenapa saya pun sangat suka angka 21, tanpa alasan dan sebab yang jelas. Hm, ternyata kami punya satu kesamaan yang aneh, hehehe… 🙂

Selamat jalan om Bob Sadino. Semua inspirasi bisnis dan hidupmu akan tetap hidup di hati kami yang mencintaimu.

Iklan

10 responses to “Dari Bob Sadino, Saya Belajar Jadi Orang Goblok

  1. Luar Biasa, selamat jalan Bapak Bob Sadino. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Than Yang Maha Esa

    Suka

  2. Luar Biasa Bapak Bob Sadino, Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, aamiin

    Suka

  3. Almarhum adalah sosok yang bersahaja, semoga segala amal ibadah almarhum di terima oleh ALLAH SWT. amin..

    Suka

  4. innalillahi wa innalillahi raji’un..selamat jalan P.BOB..smga amal dan ibadahnya diterima di sisiNya..amiim..

    Suka

  5. Om Bob memang luar biasa, banyak menelurkan pemikiran unik dan cara2 baru yg berbeda dari entrepreneur lainnya

    Suka

  6. “Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.”

    Itu kalimat biijak nan keren.

    Suka

  7. tokoh yang luar biasa

    Suka

  8. masalahnya gmna biar tau kalo saya ini bodoh atau pintar? berati kalo q pintar beruntunglah saya, kalo q bodoh kayalah saya ? 😀

    Suka

  9. luar biasa bapak (y)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s