Bambang Widjojanto Ditangkap, Haruskah KPK Dibubarkan?


bambang_widjojanto_kpk

Polemik mengenai KPK sebenarnya sudah terjadi sejak lama, dan memuncak ketika muncul kasus LHI. Saat itu, aroma kejanggalan dan rekayasa sangat terasa. Terjadi kriminalisasi dan penghancuran nama baik yang sangat masif terhadap LHI juga PKS.

Sungguh tragis, karena saat itu KPK terkesan tebang pilih. LHI baru terduga tapi langsung ditangkap. Sedangkan tokoh lain yang sudah jadi tersangka, namun masih bebas berkeliaran.

Belakangan, tak ada tuduhan terhadap LHI yang terbukti. Barang-barangnya yang awalnya disita, sudah dikembalikan semua. Namun LHI tetap dipenjara, karena sepertinya KPK tetap harus dianggap benar.

Dengan perilaku KPK yang seperti itu, wajar jika banyak pihak yang mengecam KPK dengan keras. Bahkan banyak yang mengira PKS hendak membubarkan KPK.

Apa benar PKS seperti itu? Setahu saya tidak!

Secara pribadi, saya pun tidak setuju jika KPK dibubarkan. Bagaimanapun, kita masih butuh KPK untuk memberantas korupsi di negeri ini.

Yang tidak saya sukai dari KPK adalah sikap tebang pilihnya. Misalnya ketika era Pilpres 2014 lalu, mereka sibuk menangkapi koruptor dari kubu KMP. Sedangkan koruptor dari kubu KIH dibiarkan bebas merdeka. Bahkan kasus Busway Karatan yang diduga melibatkan Jokowi pun dibiarkan lewat begitu saja.

KPK juga makin terkesan sebagai lembaga superbody yang tak tersentuh oleh apapun. Mereka pun bebas bertindak sewenang-wenang. Salah satu yang sempat dikritik dengan tajam oleh Fahri Hamzah adalah ketika KPK menyita harta LHI tanpa adanya surat pengantar apapun. Asal ambil begitu saja.

Padahal menurut Fahri Hamzah, seharusnya KPK melengkapi tindakan penyitaan tersebut dengan surat yang resmi.

KPK punya banyak kekurangan, tapi banyak pihak yang ketika itu menganggap KPK seperti lembaga malaikat yang tak pernah salah. Inilah masalah besarnya!

Kita bukan menghendaki KPK bubar. Kita hanya ingin KPK berbenah, memperbaiki diri, agar menjadi lembaga antikorupsi yang semakin ideal, adil, dan profesional.

foto_abraham_samad_editan

Kini, ketika Jokowi mengangkat Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri, dan KPK menetapkannya sebagai tersangka korupsi, babak baru pada tubuh KIH pun dimulai. Para Jokowers yang selama ini membabi-buta dalam membela KPK, tiba-tiba berbaik badan, menyerang KPK habis-habisan.

Terlihat jelas, mereka dulu membela KPK bukan karena mereka antikorupsi atau membela kebenaran. Tapi semata-mata karena KPK masih SATU GENG dengan Jokowi. Dan ketika KPK sudah berseberangan dengan Jokowi, maka mereka pun ikut memusuhi KPK.

Lihatlah apa yang terjadi setelah BG ditetapkan sebagai tersangka. Tiba-tiba muncul foto Abraham Samad bermesraan dengan wanita cantik, yang belakangan ketahuan ternyata cuma editan. Lantas hari ini, tiba-tiba Bambang Widjojanto ditangkap dengan alasan yang masih kurang jelas.

Besok, entah apalagi yang terjadi dengan orang-orang KPK.

Terlihat jelas upaya mereka untuk “membunuh” KPK, hanya gara-gara KPK kini berseberangan dengan Jokowi.

Dalam situasi seperti ini, saya sebagia pribadi tiba-tiba amnesia pada “kesalahan KPK” pada kasus LHI dulu. Tiba-tiba saya menaruh simpati yang luar biasa terhadap KPK. Saya ingin ikut menyelamatkan KPK, agar tidak dihajar tanpa ampun oleh kubu sebelah.

Apakah KPK harus dibubarkan? Seperertinya yang punya keingian seperti itu saat ini justru para Jokowers. Padahal dulu mereka sangat membela KPK.

Tragis, bukan?

Jakarta, 23 Januari 2015
Jonru
– Twitter: @jonru
– Instagram: @jonrugnting

Iklan

12 responses to “Bambang Widjojanto Ditangkap, Haruskah KPK Dibubarkan?

  1. Entahlahh.. Meskipun perihal penangkapan wakil Ketua KPK tsb #BukanUrusanSaya, Akan tetapi sepertinya gegara polemik #Kapolri beberapa waktu yang lalu akan semakin Memanas Ngeri~Ngeri Mancap, dan pastinya Kebenaran pun akan menemui jalannya sendiri, Becik Ketitik Olo Keturu, dan itu pasti, hanya soal waktu yg akan Menjawabnya. 😀

    Percayalah.!

    ╭( ⌒-⌒)人 (⌒o⌒ )ノ

    Suka

  2. gak perlu di bubarkan karena utk saat ini, KPK adalah lembaga yg masih bisa diandalkan untuk membersihkan pemerintahan dari para koruptor

    Suka

  3. POLITIK MEMANG KEJAM JENDRAAALLLLL………. HEHEHEHEEHEHHE

    Suka

  4. maling teriak maling

    Suka

  5. Aye izin share ya bang Jon 🙂

    Suka

  6. percayalah bahwa KPK itu adalah manusia juga yg tak luput dari kesilapan

    Suka

  7. musuh no 1 pks adalah kpk. musuh no 2 pks adalah pdip… jika pdip perang dengan kpk. maka pks akan mau berteman dengan pdip untuk menghabisi kpk.

    Suka

  8. Mantap sekali . Saya suka

    Suka

  9. Sama-sama institusi negara harusnya saling mendukung, kalo saling tangkap itu namanya maenan gobak sodor hehe…

    Suka

  10. adi partasudirdja

    Hapan saya masyarakat jangat terlalu fokus pada konflik KPK VS Polri karena ini hanya settingan dari rejim jokowi untuk mengalihkan perhatian masyarakat pada penanda tanganan perpanjangan kontrak Freeport McMoran serta pencabuta Keppres (Nomor Keppres nya saya lupa) tentang larangan export bahan tambang mentah (Keppres ini yg merupakan pelaksanaan UU yg telah di undangkan thn 2009) arti nya dengan pencabutan keppres ini rejim jokowi bertindak dengan “melanggar UU”. Maka nya dia buat “Huru-hara” untuk mengalihakn perhatian proyek besar nya ini (mengingat ini pesanan khusus “Tuan besar Uncle Sam” buat dukungan penuh nya sehingga jokowi menjadi RI 1 melalui Arkansas Connection).

    Suka

  11. adi partasudirdja

    Karena bila ada “Good Will” dari Presiden jokowi konflik ini bukan suatu perkara luar biasa – karena saking sangat sederhana nya konflik ini seperti kita menikmati hidangan pencuci mulut setelah makan siang. Cukup presiden batalkan pencalonan BG kemudian ajukan calon baru ke DPR dan bersamaan dengan itu minta Kapolri agar Bareskrim menerbitkan SP3 untuk kasus BW (karena memang sejati nya kasus yg melibatkan BW ini sudah di tutup sejak tahun 2010 lalu). Akan tetapi bila ini di lakukan oleh jokowi maka fokus masyarakat akan bergeser pada kausus proses perpanjangan kontrak Freeport McMoran yg jelas di lakukan rejim jokowi hingga dengan melanggar UU nya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s