Inilah Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo


jokowi_prabowo

Tiba-tiba, Jokowi ngajak Prabowo ketemuan. Minta tolong. Padahal mereka dulu rival berat pada Pilpres 2014. Padahal para pendukung mereka “bermusuhan” dengan amat seru.

Pertemuan kedua tokoh ini berlangsung ketika Jokowi mengalami dilema super berat, mungkin seperti memakan buah simalakama, terkait pencalonan Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri. Terkait kemelut Polri-KPK.

Jokowi mungkin sangat bingung, tak tahu harus berbuat apa, karena dia seperti maju kena mundur kena. Mau membatalkan pelantikan BG, ada Bu Mega yang siap “menjewernya”. Mau melantik BG, para pendukung dan relawannya akan menentang keras. Bahkan mereka sudah mengancam akan demo besar-besaran.

Dulu para Jokowers selalu berburuk sangka bahwa Prabowo dan KMP hendak mengkudeta Jokowi. Namun fakta yang tergelar saat ini justru membuktikan bahwa yang merongrong pemerintahan Jokowi justru dari kalangan internal KIH sendiri.

Adapun Prabowo, dia sudah legowo, sudah mengakui kemenangan Jokowi. Dia sekarang fokus mencari rezeki, mengembangkan bisnisnya, hampir tak pernah lagi mengurus politik.

Dan tiba-tiba Jokowi hendak bertemu Prabowo. Barusan saya lihat siaran langsung di televisi, Prabowo sudah tiba di Istana Bogor. Artinya, pertemuan mereka benar-benar terjadi.

Apa yang mereka bicarakan? Saya belum tahu, karena belum ada berita apapun soal itu ketika artikel ini ditulis.

Yang jelas, Fadzi Zon sebelumnya sudah menegaskan bahwa Prabowo tidak mau ikut campur pada konflik KPK-Polri. Ini tentu sikap yang sangat terpuji!

“Pak Prabowo tidak pernah mau ikut campur (masalah KPK-Polri). Ngobrol-ngobrol saja,” kata Fadli Zon di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, sebagaimana dikutip CNN Indonesia.

Apapun isi pertemuan Jokowi-Prabowo tersebut, bagi saya ini mengisyaratkan banyak hal:

  1. Jokowi mengakui kehebatan Prabowo
  2. Jokowi mungkin sudah putus asa, tak tahu lagi harus berbuat apa.
  3. Jokowi sudah tak tahu harus minta tolong pada siapa, hingga akhirnya dia “terpaksa” minta tolong pada Prabowo, yang notabene adalah rival politiknya saat Pilpres 2014.
  4. Prabowo sungguh figur negarawan yang sangat bijaksana, ikhlas dan legowo. Walau sudah dikalahkan dengan curang, walau sudah dikhianati, namun dia tetap berlapang dada, mau menerima undangan Jokowi.
  5. Prabowo terbukti sama sekali tidak ada niat untuk mengkudeta pemerintahan Jokowi. Artinya isu soal kudeta, penculikan dan sebagainya, yang santer beredar sejak dulu, ternyata itu semua hanya fitnah belaka.

Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik, bukan hanya bagi kedamaian dan kemajuan Indonesia, tapi juga bisa memperbaiki hubungan antara para pendukung kedua capres, yang selama ini masih sibuk bersiteru.

Semoga pula, pertemuan ini membuat para Jokowers makin sadar mengenai kualitas sang idola mereka yang sebenarnya. Aamiin… 🙂

Iklan

23 responses to “Inilah Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo

  1. Becik Ketitik Olo Ketoro,
    Sopo Seng Nandur Bakal Ngunduh,
    Nandur becik yo Thukule Becik,
    Nandur Olo yo Thukule Olo nuw. 😀
    Kebenaran pun Akan Menemui Jalannya Sendiri,
    Meskipun Terkesan Lambat,
    Dan Itu Pasti, Percayalah ! 🙂

    Sem0ga dengan adanya Pertemuan antara Pak Prabowo dan Pak Joko tsb, Semoga dapat memberi Nilai Kebaikan dan Dampak Positif pada keadaan Republik ini ntuk lebih Baik lagi ke depannya. *Иgarep*

    Sem0ga saja para JokowiLovers Mania yang pada saat waktu kampanye Pilpres yg lalu, dapat lebih membuka Mata, Buka Telinga dan Gunakan Hati, karna Akal tanpa Nurani, Logika kelian pun Mate. 😀 heuheuii… 😀
    *Gaya Rakyat Jelata yg Sok Intelek Belek*

    Jika Pertemuan tsb Demi dan untuk Kebaikan dan Perbaikan keadan Republik ini lebih Baik lagi ke depan, Mari Gue Dukung.! 😀

    Masalah Akhlak,
    Masalah Moral,
    Biar Gue Cari Sendiri,
    Meskipun mempertahankan Hidup,
    Dengan Cari Mengais Rezeki dari Setumpuk Limbah.

    Urus Saja Moral Mu,
    Urus Saja Akhlak Mu,
    Peraturan Sehat tak pandang siBulu yang Gue Mau.! 😀

    Pancung Para KORUPTOR diRepublik ini !

    ( ⌒_⌒) ( •̃͡-̮•̃͡) hέuhέέuii … 😀 🙂 ^_^

    Suka

  2. LEBIH BAIK BERTEMAN DENGAN SINGA, DARIPADA DIMAKAN BUAYA …

    Suka

  3. Lebih baik bu manajer jokowi lempar handuk sebelum ‘jagonya’ babak belur dihajar people power.

    Disukai oleh 1 orang

  4. Wow, prabowo is the best.

    Suka

  5. Reblogged this on Madriva News and commented:
    Jokowi Temui Prabowo di Istana Bogor

    Suka

  6. Dialektika politik memang slalu seru utk disimak… yang smula lawan kapan saja jadi kawan demikian sebaliknya… smoga pertemuan elite politik tersebut dapat melahirkan kepemimpinan bangsa yang lebih berkualitas….

    Suka

  7. Pertemuan 2 tokoh Politik ini ibarat bertemunya Pedang Langit dan golok Pembunuh Naga yang diperebutkan di dunia persilatan. Konon ..Golok pembunuh naga jatuh ke tangan xie xun yang berjulukan singa emas dari partai sesat ming,sedangkan pedang langit ada di partai Gobi,pendiri partai Gobi itu sendiri ialah putri dari pendekar Kwee Ceng
    Tokoh utamanya adalah Thio Boe Ki / Zhang Wuji, dengan menguasai 9 jurus matahari membawanya membantu resolusi konflik antara Sekte Ming dengan enam perguruan aliran lurus yang ingin menghabiskan Sekte Ming yang dianggap sesat. Ia mendapat kehormatan untuk menjadi ketua Sekte Ming.
    Makna dari pertemuan Jokowi-Prabowo ini cukup multi Tafsir, jika di lihat dari berbagai sisi. dari segi presepsi kepala negara, ada pertanyaan yang muncul, apa sebenarnya presepsi Jokowi terhadap Probowo terkait Konflik POLRI Vs KPK sehingga Presiden RI ke 7 itu memandang perlu untuk melakukan pertemuan tertutup dengan pembina partani Gerindra.
    Tentunya pertemuan itu menyodorkan rekonsiliasi penyelesaian konflik antara KPK vs POLRI, karena bagaimanapun konflik yang terjadi antara Jokowi prabowo setelah pemilu, bisa di jadikan alasan kuat kenapa penunjujan BG sebagai KAPOLRI bisa berbuntut panjang. ibarat sebauah wayang pasti ada dalangnya.

    Suka

  8. HAYOOOOOOO…… siapa yang dulu milih jokowi…..hehehehehehe

    Suka

  9. Saya bangga dan tidak menyesal memilih pak Prabowo karena sedari awal saya sudah mengetahui siapa itu Joko widodo sesungguhnya. Berawal dari memimpin Solo yang tak usai kemudian menjadi Gubernur DKI yang juga tak usai lalu melompat menjadi presiden RI semuanya melalui politik pencitraan, dari situ kita bisa melihat kualitas sesungguhnya dari Joko Widodo yang tak ubahnya sebagai presiden yang lemah, dan gampang ditekan oleh pihak lain.

    Suka

  10. hehehe… untung sy mah gak suka ngejelek-jelekin jokowi..mr. jonru teruskan kritik2 mu untuk Indonesia yg lebih baik

    Suka

  11. haaa n ya bisa bisara

    Suka

  12. Jokowi menyesal menang pilpres.
    Nagajak pak prabowo untuk pilpres ulang.(???)

    Suka

  13. Manaa ini para jokowers?

    Udah pd ketutup ya mulutnya stlh melihat deretan fakta yg terjadi selama 100hr kepemimpinannya?

    Suka

  14. Semoga jokowi bisa mengerti betapa besarnya n resiko ngurusin negara, buka seperti kmu ngurusin kota solo/DKI….maklum yg nyetir nenek pelet

    Suka

  15. Jokowi presiden kami, Jokowi pilihan kami..
    Selain Jokowi, mohon untuk sadar diri..
    Kalau emang peduli, suka tidak suka silahkan beri masukan ke Jokowi.

    Suka

  16. Semoga amiiiiin

    Suka

  17. analisa yg menarik Pak Jonru,,,

    Suka

  18. bagus pak jonru.. semoga dngn bgini, pak jokowi bisa memecahkan masalah terkait internal kedua icon masyarakat..

    Suka

  19. Canggih analisanya bro

    Suka

  20. Mnrt sy Jokowi sdg bingung!

    Suka

  21. smua sama2 punya kelebihan dan kekurangan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s