Benarkah Asma Nadia Syiah?


asma_nadia_syiahSaya butuh waktu berminggu-minggu untuk memutuskan, apakah harus menulis ini atau tidak. Dan pagi ini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, akhirnya saya putuskan untuk angkat bicara.

Saya dan Asma Nadia sudah berteman sejak tahun 2004. Bahkan, dia termasuk orang yang paling berjasa membantu saya menerbitkan buku untuk pertama kalinya, tahun 2005 lalu. Kami sama-sama aktif di Forum Lingkar Pena (FLP), sering bertemu, sering ngobrol. Bahkan pada saat bedah buku saya “Cowok di Seberang Jendela”, Asma Nadia menjadi moderatornya.

Pada premier film Assalamualaikum Beijing beberapa bulan lalu, saya merasa sangat tersanjung karena Asma Nadia mengundang saya secara pribadi. Saya pun datang, ikut menonton, ikut mempromosikan film tersebut, bahkan VIDEO ENDORSMENT saya sempat ditayangkan di Fan Page Asma Nadia.

Namun hanya beberapa menit setelah diposting, video itu dihapus oleh admin Asma Nadia*, karena banyak sekali penggemar beliau yang protes, “Jonru kan tukang hasut, tukang fitnah. Kenapa videonya ada di sini? Apakah akun Asma Nadia dibajak?”

(*maksudnya dihapus postingnya dari fan page, tapi di Youtube masih ada)

asma_nadia_syiah2

Foto bareng sebelum nonton film Assalamualaikum Beijing. Dari kiri ke kanan: Saya, Mas Mono, Asma Nadia, Ahmad Gozali dan istrinya.

Sebenarnya, saya ketika itu berharap, semoga pemuatan video tersebut di fan page Asma Nadia, sedikit banyaknya bisa menyadarkan banyak orang bahwa Jonru tidak seperti yang dituduhkan oleh para haters. Sebab hadirnya saya di fan page seorang tokoh seperti Asma Nadia, tentu bisa menjadi endorsment tersendiri.

Tapi mungkin admin Asma Nadia punya pandangan yang berbeda, dan saat itu mereka sedang fokus berusaha agar filmnya laris. Mungkin protes para penggemar di fan page bisa menggangu konsentrasi mereka. Maka video itu pun dihapus. Ya, mungkin seperti itu, dan saya bisa maklum, ikhlas, tetap berbaik sangka pada siapa saja.

Kini, tiba-tiba Asma Nadia dituduh sebagai orang syiah. Sebagai orang yang sering menjadi korban tuduhan (bahkan tuduhan terhadap saya jauh lebih sadis dan kejam), saya bisa merasakan apa yang saat ini dialami oleh Asma Nadia. Orang yang sedang dituduh, sedikit banyaknya pasti merasa galau, butuh dukungan dari orang-orang yang mempercayainya, orang-orang yang tidak percaya pada tuduhan tersebut.

Saya termasuk orang yang TIDAK PERCAYA bahwa Asma Nadia Syiah. Saya yakin dia masih seorang muslimah yang aqidahnya lurus. Orangnya sangat baik, ramah, dan dermawan.

asma_nadia_syiah1

Asma Nadia memberikan endorsment untuk buku saya.

Tapi kenapa Asma Nadia sampai dituduh Syiah? Menurut saya, penyebab utamanya adalah karena dia banyak bergaul dengan orang-orang syiah, orang-orang liberal, dan sebagainya. Terutama teman yang berhubungan dengan bisnis. Mungkin karena hal ini, kadang-kadang pemikiran atau pendapat Asma Nadia sedikit agak aneh, dan itu membuat banyak orang CURIGA.

Namun tentu konyol pula jika kita dituduh syiah hanya gara-gara berteman dengan orang syiah.

Saya bahkan punya banyak saudara yang agamanya Kristen atau Katholik. Apakah itu berarti saya kafir?
Saya juga pernah dua bulan bekerja di penerbit Mizan. Apakah itu artinya saya Syiah?

Saya sebagai orang yang bukan siapa-siapa, hanya teman biasa bagi Asma Nadia, hanya bisa berharap dan berdoa semoga saudara muslimah kita ini tetap istiqomah di dalam aqidah dan iman Islam, di tengah pergaulannya yang semakin luas dan beragam.

Bukan pada tempatnya jika saya menasehati atau menceramahi. Emangnya saya siapa? Sebagai teman, yang bisa saya lakukan adalah memberikan dukungan kepada teman yang sedang mendapat tuduhan keji, berdoa untuk kebaikannya. Karena keindahan dan kelezatan di akhirat nanti hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang berislam secara baik dan benar.

Semoga kita semua – termasuk Asma Nadia – termasuk ke dalam golongan orang-orang yang merasakan indah dan lezatnya akhirat. Aamiin…

Jonru
Follow me:
Twitter: @jonru
Instagram: @jonruginting

Iklan

10 responses to “Benarkah Asma Nadia Syiah?

  1. adi partasudirdja

    Menurut hemat saya orang bergaul dengan siapapun sah saja, masalah aqidah itu urusan ybs dengan sang Khalik, sekarang sudah terlalu banyak manusia sok merasa diri seperti sudah menjadi “Tuhan lain yg baru” dengan judge kafir saleh, haram halal dsb, yg mebjadi ranah Allah biarkan itu menjadi hak prerogrative Nya sementara kita yg manusia kan cuma di perintah untuk sujud dan beribadah saja Bukan untuk menjadi “Tuhan yg baru”

    Suka

  2. Semoga saja mbak Asma nadia tetap dalam aqidah yang lurus, mencintai rasulullah, sahabat sahabat nya, istri rasulullah dan meyakini ali adalah saudara dan sahabat terbaik rasulullah, semoga istiqomah

    Suka

  3. Sip..sepakat banget mastah..sangat mencerahkan

    Suka

  4. semoga mbak asma nadia selalu dalam aqidah yang lurus, mencintai rasulullah dan sahabat sahabatnya

    Suka

  5. syamsir alamsyah

    Mungkin tuduhan ini bermula saat ybs membuat tulisan tentang tragedi mina yang baru lalu dimana ybs yang agak tendensius terhadap KSA dengan berdasarkan pengalaman pribadi ybs.

    Suka

  6. Saya juga termasuk orang yang TIDAK PERCAYA bahwa Asma Nadia Syiah.. Tetap semangat mbak Asma Nadia,, masih banyak kok yang percaya bahwa tuduhan itu hanya fitnah.

    Suka

  7. Sulit memang bergaul dengan orang yang tidak seaqidah, baunya akan tercium orang lain seolah-olah kita bagian dari mereka, padahal tidak begitu kenyataannya.

    Semoga kita semua selalu berada pada jalan yang diridhoi Allah. Aamiin.

    Suka

  8. Zuhri Abu Gibran

    Ketika kita berada dekat dengan penjual minyak wangi maka kita akan mendapatkan wanginya, minimal mencoba minyak wanginya. Begitu juga orang yg bergaul dgn kelompok tertentu, minimal ideologinya juga nyangkut, sedikit banyaknya Mindset Pardigm dan Value nya akan terpengaruhi.
    Saya mengutip pernyataan Bang Jonru ketika diserang Pendukung Jokowi. “orang-orang yang memiliki satu visi cenderung akan cocok satu sama lain dan berkumpul.” Nah, bagaimana dengan Asma Nadia?
    Hanya Allah Yang Maha Tahu, manusia hanya makhluk dhaif.

    Suka

  9. saya juga sependapat …. semoga Asma Nadia diberi keteguhan menjaga imannya (y)

    Suka

  10. maaf pak jonru … berteman sama orang munafiqun seperti syiah memang di larang dalam agama islam… itu termasuk dosa besar.. ini ceramah ustad khalid basalamah…. https://www.youtube.com/watch?v=E13LhjyQNec

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s