Peringatan Hari Ayah Membuatku Merasa Bersalah


hari ayah
Sebenarnya saya termasuk orang yang tidak peduli terhadap peringatan hari ayah, hari ibu, dan sebagainya. Sebab tanpa adanya hari-hari tersebut pun, kita telah menjadi ayah atau ibu untuk anak-anak kita, telah menjadi anak bagi ayah dan ibu kita. Sebagai seorang ayah misalnya, saya tetap punya tanggung jawab untuk mendidik anak-anak saya setiap hari, walau tak pernah ada peringatan khusus hari ayah.

Namun karena suasana hari ayah sedang terasa hari ini, baiklah saya coba bahas mengenai tema ini.

Hampir setiap hari, saya sebenarnya telah menjadi ayah bagi tiga anak yang masih kecil. Saya ngantor di rumah, bekerja sambil menjaga anak, nyuapin anak makan, mengantar anak ke sekolah, menggendong anak, memandikan anak, dan seterusnya. Gantian dengan istri, yang juga berbisnis dari rumah.

Alhamdulillah, saya merasa bersyukur karena bisa mendampingi anak-anak saya hampir sepanjang waktu. Mereka pun merasa sangat dekat dengan saya.

Saking dekatnya, anak-anak sering protes jika saya ada urusan ke luar rumah, walau hanya setengah hari. Padahal ayah tetangga, mereka setiap hari pergi pagi pulang malam, jarang ketemu anak, tapi anak mereka tidak protes.

Ya, di satu sisi saya merasa bersyukur karena bisa menjadi ayah yang punya banyak waktu bagi anak-anak tercinta. Namun di sisi lain, terkadang muncul pula perasaan bersalah.

Saya sering bertanya, “Apakah saya sudah menjadi seorang ayah yang baik? Apakah saya sudah mendidik anak-anak dengan serius? Apakah saya sudah membekali mereka dengan ilmu, iman, dan aqidah sesuai ajaran Islam?”

hari ayah

Saya sering merasa bahwa saya belum menjalankan semua kewajiban tersebut dengan baik. Karena itulah, saya merasa malu dan bersalah.

Maka, sebagai seorang manusia, setiap hari saya pun terus berusaha menjadi ayah yang lebih baik dari sebelumnya.

Salah satu usaha yang saya lakukan adalah memberikan mainan yang edukatif dan Islami bagi anak-anak tercinta.

Beberapa waktu lalu, ada teman yang memperkenalkan sebuah mainan bernama APPLE LEARNING QUR’AN. Bentuknya mungil, warnanya cerah, membuat anak-anak saya langsung jatuh cinta saat melihatnya.

Saya pun langsung jatuh cinta saat melihat mainan ini, sebab fitur-fiturnya sangat mendidik plus Islami pula:

  1. 26 Doa Harian
  2. 16 Surat Al Qur’an
  3. Doa bacaan Sholat
  4. Nasheed anak dalam bahasa Arabic
  5. Bisa Sebagai Lampu Tidur dengan proyeksi Bulan dan bintang-bintang di langit , dengan 3 pilihan warna lampu Merah, Biru dan Hijau.

Mainan APPLE LEARNING QUR’AN ini menggunakan Batre AAA X 3pcs ukuran 15 cm x 20cm. Harganya Rp 100.000 ditambah ongkir dari Jakarta.

Jika teman-teman minat beli, dipersilahkan langsung saja menghubungi penjualnya, yakni RIZKYTA STORE.

Di  Fan Page RIZKYTA STORE sudah tersedia info lengkapnya. Berikut saya copy paste:

apple_learning_quran

Untuk tatacara pemesanan, ketik:
“Pesan Apple-Nama – Alamat lengkap (termasuk kode pos dan nama kecamatan) – Jumlah pesan – nomor HP”
Kirim ke salah satu saluran berikut:
– Inbox fan page ini
– PIN: 53FAD608
– LINE: @RizkytaStore
– LINE@: http://line.me/ti/p/%40bnp0843h
– SMS atau WA: 085945814496
(Fast Respond Senin s/d Jumat, 08.00 – 17.000 WIB. Untuk di luar jam kerja, bisa via inbox FB, SMS atau WA ke 085714078512)

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Jonru

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s