Gerhana Matahari Total 2016 Bikin Saya Teringat pada Kodok, Ini Alasannya!


gerhana matahari total 2016

Inilah bukti sejarah, larangan melihat langsung gerhana matahari total tahun 1983, yang belakangan diklaim sebagai pembodohan belaka.

Gerhana Matahari Total 2016 insya Allah akan terjadi tanggal 9 Maret 2016, besok. Secara pribadi, peristiwa langka ini membuat saya bersyukur, sekaligus teringat pada sebuah kata: KODOK.

Kok bisa? Begini ceritanya.

Pada tanggal 11 Juni 1983, saya masih anak alay, berasal dari keluarga miskin yang belum punya TV sendiri. Bahkan kendaraan pun (termasuk sepeda) belum punya. Miskin banget deh, pokoknya.

Pada tanggal 11 Juni 1983 itulah, peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) terjadi di Indonesia. Saya yang ketika itu masih anak alay, ikut menjadi saksi sejarahnya.

Dan tanggal 11 Juni 1983 itu, secara kebetulan menjadi hari pertama keluarga kami punya TV sendiri. Dan acara TV yang pertama kali kami tonton adalah… ya siaran langsung GMT itu.

Sekadar info: Saat itu satu-satunya siaran TV di Indonesia hanya TVRI. Belum ada RCTI, Metro TV, TV One dan teman-temannya. Tentunya Youtube dan Indovision pun belum ada 🙂

gerhana matahari total 2016

Pak Harmoko, Menteri Penerangan yang sangat terkenal dan setiap hari masuk TV.

Saya masih ingat, TV pertama kami tersebut sangat kecil ukurannya. Layarnya hitam putih, merek Kawaguchi. Di rumah kami belum ada listrik, sehingga kami menggunakan air aki sebagai sumber tenaga.

Jika air aki mulai “low bat” (meminjam istilah zaman sekarang), gambar di TV perlahan-lahan mengecil, hingga akhirnya hilang dan mati (Peristiwa paling menjengkelkan saat itu adalah ketika di malam hari lagi asyik-asyiknya nonton acara favorit, tiba-tiba layar TV mengecil lalu mati. Padahal toko tempat nge-charge aki sudah tutup).

Saat aki lowbat, biasanya Ayah membawa kotak aki yang berat tersebut ke toko terdekat (kadang-kadang saya atau saudara lainnya ikut membantu), berjalan kaki (karena kami belum punya kendaraan apapun, termasuk sepeda), jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah. Di-charge agar penuh lagi. Setelah penuh, aki tersebut dibawah ke rumah, dan kami bisa nonton TV lagi seperti biasa.

Saat terjadi GMT tahun 1983, sekolah diliburkan (bukan karena kebetulan bertepatan dengan tanggal merah seperti 9 Maret besok, tapi memang sengaja diliburkan) dan semua orang dilarang keluar rumah. Bahkan jendela di rumah disarankan agar ditutup rapat pakai gorden. Sebab katanya, melihat langsung GMT bisa menyebabkan mata jadi buta (belakangan, dari sebuah berita di media online, saya mendapat info bahwa “ancaman mata buta” tersebut ternyata pembodohan belaka. Baca selengkapnya di sini).

Masih segar di ingatan: Saat momen-momen terjadinya gerhana matahari total itu, saya merasakan udara jadi sejuk, cahaya matahari yang awalnya menerangi pagi, tiba-tiba meredup, namun hanya berlangsung beberapa menit.

Bagi teman-teman yang ingin bernostalgia, menonton siaran TVRI saat menyiarkan peristiwa GMT 1983, silahkan tonton di sini.

gerhana matahari total 2016

Penampakan layar TVRI saat menyiarkan peristiwa gerhana matahari total 1983.

* * *

Bagi saya pribadi, peristiwa langka GMT tanggal 9 Maret 2016 besok merupakan momen bersejarah untuk BERSYUKUR LUAR BIASA terhadap semua rezeki, kesuksesan dan kenikmatan hidup yang saat ini saya miliki dan rasakan. Saya membandingkan kehidupan saat ini dengan kondisi sebelum 11 Juni 1983, di saat keluarga kami masih sangat miskin, bahkan televisi dan sepeda pun belum punya.

Dulu, Ibu kami bahkan pernah memutuskan untuk makan bubur nasi selama sebulan, demi menghemat pemakaian beras.

Alhamdulillah, merasa sangat bersyukur karena hari ini, saya bisa menikmati kehidupan yang jauh lebih baik dibanding tahun 1983 lalu, saat Gerhana Matahari Total menyapa Indonesia, saat TVRI masih menjadi satu-satunya stasuin TV di Tanah Air.

“Lho, lantas soal kodoknya gimana?”

Oh ya, hampir lupa. Padahal nama kodok disebutkan di judul, ya, hehehe…. Begini Teman:

Saat peristiwa GMT tahun 1983 tersebut, untuk pertama kalinya saya mengenal nama Tanjung Kodok. Sebuah pantai di daerah Lamongan, Jawa Timur, yang saat itu digunakan oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk mengadakan pengamatan dan penelitian tentang Gerhana Matahari Total.

Dan tentu saja, nama pantai ini berulang-ulang disebutkan pada siaran TVRI, sehingga menjadi sangat terkenal. Dalam konteks hari ini, mungkin sudah masuk Trending Topic Twitter International.

gerhana matahari total 2016

Tanjung Kodok, Lamongan, Jawa Timur

Dan 9 Maret 2016, Gerhana Matahari Total kembali mengunjungi Tanah Air. Peristiwa ini terjadi di saat Indonesia dipimpin oleh seorang presiden yang hobi memelihara kodok.

Begitulah kira-kira.

Jakarta, 8 Maret 2016

JONRU
Follow my Twitter & Instagram >> @jonru
Yuk JOIN di Channel Resmi Jonru di Telegram: @infojonru

Iklan

10 responses to “Gerhana Matahari Total 2016 Bikin Saya Teringat pada Kodok, Ini Alasannya!

  1. saya pikir kodok akan pada keluar kalo matahari tertutup rembulan, ternyata ada yang namanya pantai kodok, … silahkan dilanjutkan… ekek

    Jangan lupa tutup pintu, tidak usah jendela, nanti akan banyak kodok masuk rumah yang bisa membuat rumah jadi kotor.

    kodok-kodok… memang menjijikkan.

    Suka

  2. Ada yang sepesial dengan kodok… 🙂
    Salam kenal untuk semuanya… Terimakasih telah berbagi.

    Suka

  3. Sama-sama kodok, bukan katak yooo… hehe

    Suka

  4. hehehe, tulisan nya mantap dari bang jonru

    Suka

  5. Postingan yang sangat menarik.. kirain kodok asli.. wkkk

    Suka

  6. Kirain kodok Asli, hehe ternyata Tanjung Kodok toh. trik supaya pembaca penasaran.

    mau Printer Gratis? klik http://www.sewaprinterjakarta.com

    Suka

  7. Penasaran baca cerita kodoknya sampai akhir. Ternyata “cuma begitu”.

    hahaha…

    Suka

  8. Jujur bnaget waktu itu saya masih kecil, ketika terjadi gerhana disuruh masuk oleh umi dan bapa dengan alesan takut Gosong hahaha… tapi senangnya dulu aman dan tenteram

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s