Category Archives: SMO & Writers Academy

[Pernyataan Resmi] Saya akan Berhenti Mengelola Writers Academy


kursus menulis

Kenangan acara Pesta Penulis dan Launching Writers Academy tanggal 26 Februari 2011 lalu

Teman-teman sekalian,

Sejak akhir Februari 2012 lalu, saya memutuskan untuk berhenti mengelola Writers Academy(*). Mungkin teman-teman sangat terkejut mendengarnya. Tapi ini adalah fakta. Saya tidak sedang bercanda 🙂

Secara pribadi, ini adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup saya. Sama seperti ketika saya mendirikan Sekolah-Menulis Online (SMO) pada Juli 2007, atau ketika SMO bergabung dengan manajemen Oxford Course Indonesia (OCI) dan berubah nama menjadi Writers Academy (WA). Semua itu merupakan peristiwa terbesar dalam hidup saya.

Tentunya, peristiwa-peristiwa besar itu mengantarkan saya pada sejumlah pencapaian prestasi. Misalnya, saya akhirnya dikenal sebagai pelopor pelatihan penulisan lewat internet di Indonesia. Sebuah “gelar” yang sangat membanggakan, bersejarah, dan hanya saya yang memilikinya. Setidaknya di Indonesia 🙂

Kini, saya menyatakan hendak keluar dari Writers Academy. Apakah itu artinya saya rela meninggalkan “gelar” yang sangat berharga tersebut? Baca lebih lanjut

Iklan

Dilema Utama di Dunia Penerbitan Buku


cara_menerbitkan_bukuSemua penerbit pasti ingin menerbitkan buku sebanyak mungkin. Semakin banyak buku yang mereka terbitkan, maka diharapkan semakin banyak profit yang dihasilkan. Karena itu, mereka butuh banyak pasokan naskah dari para penulis.

Memang, banyak naskah yang mereka terima. Banyak penulis yang sangat antusias dalam mengirim naskah ke penerbit.

Tapi sayangnya, naskah yang sesuai keinginan si penerbit, jumlahnya tidak seberapa. Baca lebih lanjut

Dalam Menulis, Pentingkah Menguasai Tata Bahasa?


tata bahasaKetika pertama kali mendirikan Sekolah-Menulis Online (SMO) tahun 2007 lalu, saya merasa surprise luar biasa, karena salah seorang pendaftarnya adalah Oma Ning Harmanto. Dia seorang pengusaha sukses dan sudah menerbitkan 18 buku, yang semuanya best seller! Saya tak habis pikir, “Mengapa penulis sehebat dia masih mau belajar menulis bersama saya?”

Dalam sebuah kesempatan, saya pun bertanya pada beliau. Dan inilah jawaban dia (saya tulis ulang, insya Allah tanpa mengurangi maknanya):

“Saya sering heran terhadap kerja editor. Begitu menerima naskah saya, langsung mereka edit, dan setelah itu diterbitkan. Memang tulisan saya menjadi lebih bagus. Tapi saya tidak tahu di mana kekurangannya. Saya sudah menerbitkan banyak buku, tapi cara kerja editor yang seperti itu membuat saya tidak tahu bagaimana cara meningkatkan kualitas tulisan-tulisan saya. Nah, saya bergabung dengan SMO dengan tujuan untuk belajar tentang cara memperbaiki tulisan-tulisan saya.”

Saya pun manggut-manggut, dan rasa penasaran itu pun hilang. Saya jadi ingat salah satu fenomena di dunia penulisan kita: Banyak sekali penulis yang belum menguasai tata bahasa. Tragisnya, mereka pun tidak termotivasi untuk mempelajari keahlian yang satu ini. Kenapa? Mungkin salah satu sebabnya adalah cara kerja editor seperti yang diceritakan Oma Ning Harmanto di atas. Baca lebih lanjut

Di Balik Layar: Proses Kerjasama Sekolah-Menulis Online dengan Oxford Course Indonesia


“Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.” (Andrea Hirata pada novel Sang Pemimpi)

Saat ini, saya merasa Tuhan tidak memeluk mimpi-mimpi saya. Namun Ia sedang menuntunnya menuju gerbang sukses.

Sejak kecil, saya sudah sangat cinta pada dunia penulisan. Cita-cita terbesar saya adalah ingin menjadi penulis sukses. Setelah lulus kuliah, cita-cita saya hanya satu: bekerja di mana saja asalkan masih di bidang penulisan. Titik. Tak ada tawar-menawar!

kursus menulis

Baca lebih lanjut

Pendaftaran GRATIS, Tapi Anda Justru Dibayar!


penghasilan onlineRekan-rekan sekalian,
Ini adalah berita gembira bagi kita berdua: Anda dan saya 🙂

Bagi saya:
Sejak dulu saya ingin sekali memiliki sebuah bisnis online yang punya sistem afiliasi. Kata salah seorang guru saya, Anne Ahira, setiap bisnis online harus dilengkapi dengan sistem afiliasi (alias reseller). Alasannya, agar bisnis tersebut makin berkembang pesat. Alhamdulillah, kini saya sudah berhasil mewujudkan keinginan tersebut, setelah beberapa tahun sebelumnya hanyalah sebatas mimpi (karena belum ada dana).

Bagi Anda:
Terwujudnya keinginan saya tersebut bisa mendatangkan banyak rezeki bagi Anda!

“Lho kok bisa?”

Tentu BISA!
Sebab Anda bisa bergabung dengan Program Afiliasi WebMerdeka.com. Setelah bergabung, Anda akan mendapat komisi bila berhasil mengajak orang lain untuk membeli produk-produk kami. Besarnya komisi ini tentu bervariasi, tergantung produk apa yang dibeli. Baca lebih lanjut