Category Archives: Sosial Budaya

Afi dan Sebuah Negeri yang Memuja Kejahatan


afi_plagiator

Banyak teman yang menyayangkan, kok saya ikut-ikutan membahas Afi. Kata mereka, Afi bukan level Jonru. Dia masih kecil, sedangkan Jonru sudah senior.

Hm, begini teman…

Sejujurnya, saya sudah mengenal nama si Afi ini sejak lama. Saat itu, ada teman yang “melaporkan” keberadaan Afi pada saya. Namun saat itu saya tidak peduli. Karena Afi ketika itu hanya dikenal di kalangan tertentu saja yang sangat terbatas. Jadi saya merasa tidak perlu membahasnya. Sebab membahasnya akan membuat Afi jadi terkenal.

Kini, situasinya benar-benar berbeda. Afi sudah diundang ke istana, sudah tampil di televisi nasional, namanya sudah terlanjur terkenal ke seantero Indonesia. Saya membahasnya atau tidak, toh Afi sudah terlanjur terkenal.

Pada situasi seperti ini, justru membahas Afi sangat penting dilakukan. Sebab sudah demikian banyak orang yang terkecoh oleh sosok si plagiator yang satu ini. Baca lebih lanjut

Iklan

Ternyata Benar, Sonya adalah Anak Arman Depari. Ini Buktinya!


sonya anak arman depari

Beberapa hari ini, media sosial dikejutkan oleh berita mengenai Sonya, seorang gadis yang mengaku sebagai anak Arman Depari, saat dia ditertibkan oleh petugas lalulintas karena berkonvoi usai ujian nasional. Sebuah sikap yang dinilai sangat arogan, angkuh, mengandalkan beking pejabat penting untuk menghindari hukuman petugas keamanan. Baca lebih lanjut

Propaganda Pelangi


pelangi LGBT

Salah satu tujuan PROPAGANDA adalah ingin mempengaruhi pikiran umat manusia. Contohnya adalah penggunaan warna-warna pelangi sebagai simbol LGBT. Baca lebih lanjut

Ternyata Banyak Penyuka Sesama Jenis yang Tidak Setuju Gerakan LGBT. Ini Faktanya!


lgbt_penyakit_01

Isu LGBT (Lesbian, Gay, Bisex, Transgender) sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Bahkan di Al Quran pun terdapat kisah umat Nabi Luth yang berperilaku sex sesama jenis.

Namun entah kenapa, belakangan ini tema LGBT makin ramai saja diperbincangkan. Bahkan acara Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One sampai membahasnya secara khusus, dan ditayang ulang empat hari kemudian. Setahu saya, inilah untuk pertama kalinya tema LGBT dibahas di acara tersebut. Artinya, isu LGBT hari ini memang sangat masif beredar di segala penjuru. Baca lebih lanjut

Toleransi, Antara Natal, Valentine’s Day, dan IMLEK


perayaan_imlek

Perayaan Imlek baru saja berlalu. Tidak seperti Natal atau Valentine;s Day yang biasanya ramai oleh pro kontra, Imlek selama ini boleh dibilang sepi dari perdebatan. Para warga Tionghoa merayakannya dengan meriah, sementara kita diam saja, menghargai, menghormati, membiarkan mereka merayakan ibadah sesuai kepercayaannya. Baca lebih lanjut