Kisah Gadis dari Daerah Rawan Narkoba yang Menjadi Penghafal Quran


Subhanallah…
Kita yang belum hafal Al Quran jadi malu nih. Semoga bisa menjadi motivasi.

Akrom Foundation

ortu_asuh_penghafal_quran_0

Lahir dari keluarga sederhana di Kedung Badak, Bogor, Rasti tinggal bersama ibu dan dua adiknya di rumah yang hanya beralaskan semen dan berdinding bilik. Sewaktu-waktu rumah itu bisa tergerus longsor atau digusur. Sebuah lingkungan yang terkenal dengan sebutan ‘Kampung Pemulung’.

ortu_asuh_penghafal_quran_03

Bukan hanya itu. Rasti juga tumbuh di kawasan rawan narkoba dan pergaulan bebas. Namun itu tidak menjadikan Rasti kehilangan impian. Ia bercita-cita menjadi orang sukses.

Maka ketika datang kesempatan masuk Ma’had Askar Kauny, Rasti merasa bersyukur dan segera memanfaatkannya.

ortu_asuh_penghafal_quran_04

Ditinggal ayahnya sejak kecil membuat Rasti tak pernah mengenal sosok bapak. Sejak belia ia sudah merasakan hidup serba kekurangan.Ibunya hanya bekerja sebagai buruh dan menyempatkan diri berjualan cilok demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Saat kelas 4 SD, Rasti harus putus sekolah karena kekurangan biaya. Ia pun terpaksa membantu ibunya menjadi penjaga warung makan. Pernah juga ia menjadi Asisten Rumah Tangga.

ortu_asuh_penghafal_quran_05

Allah juga Yang Maha membolak-balikkan keadaan. Tak ada seorang pun yang…

Lihat pos aslinya 224 kata lagi

Iklan

Amanda Todd dan Kekacauan Sebuah Negeri yang Berawal dari Adegan Mesum


amanda todd afi

Video curhat Afi yang ternyata hanya jiplakan, membuat kita mengenal Amanda Todd. Ya, video gadis bule 14 tahun inilah yang ditiru oleh Afi. Namun kali ini, bukan Afi yang hendak saya bahas, namun si Amanda Todd.

Apa yang menarik dari gadis bule ini? Agar lebih jelas, mari simak cerita singkat berikut.

Amanda Todd adalah gadis belia yang cantik. Suatu hari, dia melakukan video call dengan pria yang memintanya untuk memperlihatkan bagian tubuhnya yang paling rahasia. Dan Amanda Todd menurut. Baca lebih lanjut

Afi dan Sebuah Negeri yang Memuja Kejahatan


afi_plagiator

Banyak teman yang menyayangkan, kok saya ikut-ikutan membahas Afi. Kata mereka, Afi bukan level Jonru. Dia masih kecil, sedangkan Jonru sudah senior.

Hm, begini teman…

Sejujurnya, saya sudah mengenal nama si Afi ini sejak lama. Saat itu, ada teman yang “melaporkan” keberadaan Afi pada saya. Namun saat itu saya tidak peduli. Karena Afi ketika itu hanya dikenal di kalangan tertentu saja yang sangat terbatas. Jadi saya merasa tidak perlu membahasnya. Sebab membahasnya akan membuat Afi jadi terkenal.

Kini, situasinya benar-benar berbeda. Afi sudah diundang ke istana, sudah tampil di televisi nasional, namanya sudah terlanjur terkenal ke seantero Indonesia. Saya membahasnya atau tidak, toh Afi sudah terlanjur terkenal.

Pada situasi seperti ini, justru membahas Afi sangat penting dilakukan. Sebab sudah demikian banyak orang yang terkecoh oleh sosok si plagiator yang satu ini. Baca lebih lanjut

Ketika Provokator Menari-nari di Atas Penderitaan Indonesia


fahri_hamzah_diusir

Tahun 2016 lalu, saya untuk pertama kalinya berkunjung ke NTT, tepatnya di kota Kupang. Saat itu, tugas saya adalah survey penggalangan dana di Pesantren Hidayatullah Kupang. Dan alhamdulillah, saat itu saya aman-aman saja, tidak ada gejolak, tidak ada yang mengusir.

Padahal ketika itu, saya justru satu pesawat dengan seorang pria berbaju kotak-kotak ala Jokowi. Namun dia baru mengetahui keberadaan saya ketika kami sama-sama menunggu bagasi di bandara Eltari.

Saya masih ingat, ketika itu dia memperhatikan saya dengan seksama. Baca lebih lanjut

Prinsip “Semua Agama Sama” Itu Cacat Logika. Ini Buktinya!


semua_agama_benar

 

Sejak bertahun-tahun lalu, teman-teman dari komunitas Indonesia Tanpa JIL (ITJ) telah sangat intens melawan pemikiran orang-orang liberal yang beranggapan “semua agama sama.”

Jadi jika hari ini muncul seorang ABG yang berkata “semua agama sama”, maka ITU BUKAN PEMIKIRAN BARU. Adek kita ini hanya mengulang pemikiran para dedengkot liberal seperti Ulil Abshar Abdalla, Goenawan Muhamad, dan sebagainya.

Prinsip “semua agama sama” itu sebenarnya sangat CACAT LOGIKA.

Kenapa? Begini penjelasannya: Baca lebih lanjut